Studi: 1 Miliar Kaum Muda Berisiko Kehilangan Pendengaran
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Studi: 1 Miliar Kaum Muda Berisiko Kehilangan Pendengaran

Sabtu, 7 Maret 2015 | 11:10 WIB
Oleh : Lis Yuliawati / B1

Berdasarkan penelitian terbaru, miliaran anak muda berisiko kehilangan pendengaran akibat mendengar musik dengan volume keras.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, Jumat, 1,1 juta remaja dan orang muda dewasa berisiko kehilangan pendengaran karena penggunaan audi pribadi seperti smartphone secara tidak aman.

Menurut data, di negara-negara berpenghasilan menengah dan tinggi menunjukkan hampir setengah dari mereka yang berusia 12 hingga 35 tahun terpapar suara dalam kadar yang tidak aman dari perangkat audio pribadi dan sekitar 40 persen terpapar suara yang berpotensi merusak pendengaran dari tempat hiburan seperti di klub alam, bar dan acara olahraga.

Pejabat WHO mengatakan tingkat paparan volume suara yang dianggap tidak aman yaitu di atas 85 desibel selama delapan jam atau 100 desibel selama 15 menit.

Dr. Theoder Benke dari Benke ENT Clinic, pusat audiologi dan pendengaran di Cleburne, mengatakan ini adalah epidemi diam-diam karena anak-anak tidak mengerti betapa bahayanya mendengarkan musik dengan volume keras.

"Ada tiga masalah di sini. Pertama soal volume yang menyimpang, kedua soal waktu paparan kebisingan dan ketiga adalah masalah speaker mini yang memasukkan suara lebih banyak," katanya.

Benke mengatakan 1 dari 5 remaja didiagnosis mengalami gangguan pendengaran. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, sekitar 12,5 persen anak-anak dan orang dewasa berusia 6-19 tahun (sekitar 5,2 juta) dan 17 persen orang dewasa berusia 20-69 tahun (sekitar 26 juta) mengalami kerusakan pendengaran permanen akibat terkena paparan suara berlebihan.

"Suara menggetarkan tulang kecil di telinga yang kemudian menggetarkan sel-sel rambut dalam ruang selaput telinga," kata Benke.

"Suara yang keras dapat merusak sel rambut secara permanen hingga menyebabkan kehilangan pendengaran. Makin keras suara makin merusaknya," ujarnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Cleburne Times-Review


BERITA LAINNYA

Ini Cara Vaksinasi Luar Negeri Dapat Sertifikat Terintegrasi PeduliLindungi

Warga negara asing (WNA) maupun WNI yang mendapatkan vaksin Covid-19 dari luar negeri, maka dapat memperoleh sertifikat yang teritegrasi dengan PeduliLindungi

KESEHATAN | 22 September 2021

Intervensi Pengendalian Pandemi Harus Bersamaan

Wiku Adisasmito mengatakan, pandemi Covid-19 adalah hal yang kompleks sehingga intervensi pengendalian tidak bisa tunggal bahkan harus bersamaan

KESEHATAN | 22 September 2021

Wiku: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Permenkumham 34/2021

Wiku Adisasmito meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) 34/2021

KESEHATAN | 21 September 2021

Pfizer-Biontech Nyatakan Vaksin Covidnya Aman untuk Anak

Pfizer dan Biontech menyatakan hasil uji coba menunjukkan vaksin Covid-19 mereka aman.

KESEHATAN | 21 September 2021

Tren Kasus Covid-19 Global Tak Memberi Dampak Signifikan pada Perkembangan di Indonesia

lonjakan kasus di Indonesia pada Juli 2021, tidak disebabkan oleh naiknya kasus global atau datang dari negara lain, melainkan dari dalam Indonesia sendiri.

KESEHATAN | 21 September 2021

Waspada Gelombang Ketiga Covid-19, Satgas Ingatkan Disiplin Prokes

Melihat pola kasus di Indonesia yang berselang 3 bulan dari negara lain seperti India, Malaysia dan Jepang, maka disiplin prokes sangat penting.

KESEHATAN | 21 September 2021

Wiku: Kasus Aktif Covid-19 Turun hingga 1%

Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan Covid-19 di Indonesia minggu ini kembali mengalami penurunan yang cukup drastis hingga menyentuh 1%

KESEHATAN | 21 September 2021

Nadia Sebut Vaksinasi Lansia Rendah karena Pengaruh Persepsi yang Salah dalam Masyarakat

Banyak lansia yang masih menolak divaksin karena takut akan efek samping yang ditimbulkan dari suntikan vaksin.

KESEHATAN | 21 September 2021

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wiku: Jika Tak Mendesak Lebih Baik di Rumah

Wiku juga mengimbau agar satuan tugas (satgas) yang ada di fasilitas publik untuk melakukan upaya penegakan dengan baik.

KESEHATAN | 21 September 2021

Update Covid-19: Positivity Rate di Bawah 2%, Tak Perlu Euforia

Situasi Covid-19 kian menunjukkan perbaikan, antara lain, dengan penurunan positivity rate yang berada di bawah 2%

KESEHATAN | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Ini Cara Vaksinasi Luar Negeri Dapat Sertifikat Terintegrasi PeduliLindungi

Ini Cara Vaksinasi Luar Negeri Dapat Sertifikat Terintegrasi PeduliLindungi

KESEHATAN | 23 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings