Pejabat PBB Memperingatkan Risiko Operasi Cesar bagi Ibu dan Bayi
Logo BeritaSatu

Pejabat PBB Memperingatkan Risiko Operasi Cesar bagi Ibu dan Bayi

Sabtu, 11 April 2015 | 12:33 WIB
Oleh : Lis Yuliawati / B1

Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa dokter menempatkan kesehatan wanita dan bayinya dalam risiko dengan terlalu mudah untuk melakukan bedah cesar.

Mereka mengatakan prosedur bedah cesar itu sebaiknya dilakukan ketika "secara medis diperlukan" sebab prosedur dapat mengakibatkan ineksi bahkan kematian.

Saat ini, lebih dari seperempat wanita yang melahirkan di Inggris melakukannya secara operasi sesar. Pertumbuhan operasi cesar itu menjadi dua kali lipat sejak awal 1990-an.

Hal itu termasuk semakin banyak perempuan yang memilih untuk operasi cesar karena mereka sangat cemas dengan melahirkan secara normal.

Namun para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), badan kesehatan publik PBB mengatakan angka itu idealnya hanya antara 10 hingga 15 persen karena berbahaya dan lebih memakan biaya.

Dalam pernyataannya, mereka mengatakan: "Walaupun itu dapat menyelamatkan nyawa, bedah cesar sering dilakukan tanpa kebutuhan medis, menempatkan wanita dan bayinya dalam risiko masalah kesehatan jangka pendek dan jangka panjang."

Mereka mengatakan, prosedur operasi cesar dapat menyebabkan "komplikasi signifikan, cacat atau meninggal" dan memakan biaya yang lebih banyak daripada pasien yang melahirkan secara normal. Di NHS misalnya, untuk operasi cesar rata-rata dikenakan biaya 2.369 pound sterling dibandingkan kelahiran normal 1.665 pound sterling.

Pernyataan WHO bertentangan dengan panduan NHS, yang menyatakan prosedur cesar dapat ditawarkan kepada wanita meski ketika tidak ada pembenaran medis.

Pengawas NICE mengeluarkan rekomendasi yang telah direvisi pada 2011, yang memungkinkan wanita untuk dioperasi cesar jika mereka sangat cemas dengan persalinan, sebuah kondisi yang dikenal sebagai tokophobia.

Wanita juga disarankan untuk merencanakan bedah cesar jika mereka memiliki proses kelahiran yang rumit sebelumnya, berusia lebih dari 40 tahun atau memiliki kondisi medis seperti asma, diabetes atau depresi.

Tapi WHO mengatakan dokter terlalu sering memberikan jalan keluar itu dan meremehkan risiko. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa satu dari 10 bedah cesar menyebabkan infeksi.

Sumber: Daily Mail


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Cetak Jejak Kaki Meriahkan "Hari Parkinson Sedunia" di Siloam Hospitals

Kondisi ini disebabkan oleh kematian sel substansia nigra atau otak tengah.

KESEHATAN | 11 April 2015

Penyakit Saraf Kejepit Serang Usia 30-50 Tahun

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk pencegahan adalah dengan mengontrol berat badan.

KESEHATAN | 11 April 2015

Kenali 6 Gejala Infeksi Saluran Kemih

Urine bisa berubah keruh, karena kehadiran bakteri.

KESEHATAN | 11 April 2015

WHO: Risiko Ebola Menurun Tapi Tetap Ada

Komite darurat WHO merekomendasikan bahwa beberapa pembatasan perjalanan sementara harus tetap diterapkan.

KESEHATAN | 11 April 2015

Masyarakat Diminta Cek Informasi Kesehatan dari Medsos

"Isu kesehatan melalui media sosial memang mudah didapat, tetapi banyak yang tidak benar."

KESEHATAN | 10 April 2015

6 Manfaat Rutin Konsumsi Oatmeal

Oatmeal memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

KESEHATAN | 10 April 2015

Perki Dorong Terbentuknya "Kota Ramah Jantung"

Perki mendorong adanya gerakan bersama melakukan pelayanan serangan jantung yang cepat dan berkualitas.

KESEHATAN | 10 April 2015

ASMIHA: Penyakit Jantung Ancam Keberlangsungan JKN

Sepanjang tahun 2014, penyakit jantung telah menyedot 26 persen anggaran JKN.

KESEHATAN | 10 April 2015

Studi: Bertubuh Pendek Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Tinggi badan dinilai hanya penanda untuk beberapa masalah lain yang menyebabkan sakit jantung.

KESEHATAN | 10 April 2015

Masa Menopause, Risiko Jantung Koroner pada Perempuan Lebih Besar

Pada pria gejala yang bisa dikenali seperti nyeri dada, sementara pada perempuan gejalanya tidak spesifik dan sering dianggap sebagai keluhan fisik biasa.

KESEHATAN | 10 April 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS