Ketahui Pemicu Utama Kanker Tulang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ketahui Pemicu Utama Kanker Tulang

Minggu, 12 April 2015 | 07:15 WIB
Oleh : Mohamad Rahmalio / MUT

Tangerang - Salah satu penyakit silent killer yang mulai banyak terjadi pada kaum muda adalah kanker tulang. Penyebabnya ternyata bukan karena makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Menurut CEO CTECH Labs EdWar Technology dr. Warsito Purwo Taruno, penyebab utama kanker tulang pada usia 30-40 tahun adalah karena perubahan hormonal.

"Sampai saat ini makanan tidak banyak mempengaruhi hormon, sebenarnya ada pengaruhnya tapi sedikit. Paling makanan karsiogeni saja yang memicu itupun tidak signifikan," kata Warsito di Seminar Hari Kanker Tulang Indonesia di Tangerang.

Dia menjelaskan hal utama yang lebih memengaruhi munculnya kanker tulang ialah faktor psikologis. Psikologis yang tidak baik dapat menimbulkan hormon negatif di dalam tubuh yang menyebabkan mutasi genetika.

"Maka banyak yang mulai terkena kanker di usia 30 - 40 tahun. Kemudian sel kanker biasanya baru masuk ke tulang pada usia diatas 40 tahun," ujar Warsito.

Menurutnya, penyebaran sel kanker tulang tergolong cepat karena penyebaran terjadi secara hematogenois atau melalui pembuluh darah.

"Selain itu kanker tulang mengandung kalsium tinggi, dan kalau masuk ke paru-paru itu muncul seperti bentuk tulang. Itu kalau muncul di paru-paru, satu step lagi muncul ke otak dan itu membuat seperti semacam jaringan tulang yang paling mematikan," ujarnya.

Ternyata kanker tulang ini tak bisa langsug menyebabkan kematian. Warsito beranggapan seseorang tidak akan meninggal saat mengidap kanker tulang.

"Seseorang tidak akan meninggal karena kanker tulang, tapi akan fatal dan menyebabkan kematian ketika kanker tulang sudah menyebar ke paru-paru atau otak," ujarnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satgas Minta Jemaah Umrah Indonesia Persiapkan Diri dan Harus Sehat

Wiku Adisasmito mengingatkan, jemaah umrah yang akan berangkat umrah ke Arab Saudi harus benar-benar sehat.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal

Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, kembali merilis sejumlah temuan dari hasil survei bertajuk “Asia Pacific Health Inertia Survey 2021”

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Puan Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Publik Soal Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Ketua DPR, Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat mengenai aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Selama 13 Minggu Sejak Lonjakan Kedua

Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebanyak 13 minggu berturut-turut yakni sejak lonjakan kedua

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Pola Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Berbeda dengan Negara Lain

Wiku Adisasmito mengatakan, jika dibandingkan dengan negara lain pola kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia cenderung berbeda

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Soal Subvarian Delta AY42, Begini Kata Pakar

AY.42, cabang baru varian delta Covid-19 bertanggung jawab atas sekitar 6% kasus di Inggris pada akhir September 2021.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wapres Dorong Jemput Bola untuk Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Wapres KH Maruf Amin meminta Forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah menjemput bola untuk mengakselerasi vaksinasi.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Strategi Kebijakan Penanganan Covid-19 Berdasarkan Fakta Lapangan

Wiku menyebutkan, analisis data pada PeduliLindungi digunakan untuk mengetahui efektivitas skrining kesehatan yang digunakan di berbagai fasilitas publik.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Update Covid-19: 4.336 Suspek, Kasus Positif Tambah 633

Hari ini Kemenkes mencatat sebanyak 4.336 suspek dan penambahan kasus positif sebanyak 633

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Kebijakan Penyesuaian Moda Transportasi Prinsipnya untuk Uji Coba Pelonggaran Mobilitas

Wiku juga mengatakan, swab test PCR Covid-19 sebagai metode testing yang lebih sensitif dapat mendeteksi orang terinfeksi lebih baik daripada rapid antigen.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
MUI: Lembaga Keuangan Syariah Dapat Basmi Pinjol Ilegal

MUI: Lembaga Keuangan Syariah Dapat Basmi Pinjol Ilegal

EKONOMI | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings