Cegah Keterbelakangan Mental, Hipotiroid Bayi Baru Lahir Harus Segera Diperiksa
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Cegah Keterbelakangan Mental, Hipotiroid Bayi Baru Lahir Harus Segera Diperiksa

Selasa, 26 Mei 2015 | 11:56 WIB
Oleh : Herman / FAB

Jakata - Kementerian Kesehatan (Kemkes) mendorong para orangtua agar melakukan skrining hipotiroid atau pemeriksaan terhadap kemungkinan kekurangan hormon tiroid pada bayi yang baru lahir. Hipotiroid kongenital atau hipertiroid bawaan merupakan salah satu penyebab terjadinya retardasi mental pada anak.

“Hormon tiroid itu sangat dibutuhkan untuk metabolisme tubuh dan untuk pertumbuhan sel-sel otak. Bila hormon ini tidak diproduksi, dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan, perkembangan, dan keterbelakangan mental,” ungkap Direktur Bina Kesehatan Anak Kemkes, Elizabeth Jane di Jakarta, Selasa (26/5).

Menurutnya, karena merupakan penyakit bawaan, hipotiroid kongenital harus cepat dideteksi tiga sampai lima hari setelah kelahiran. Bila terlambat, sel-sel otaknya bisa rusak, sehingga pengobatan tidak akan menjadi maksimal.

“Skrining sebaiknya memang dilakukan tiga sampai lima hari setelah kelahiran. Di bawah usia tersebut, bayi masih membawa homon tiroid dari ibunya. Jadi kalau pun kekurangan hormon tiroid, itu tidak akan ketahuan,” terang Jane.

Berdasarkan hasil pemeriksaan skrining hipotiroid kongenital (SHK) 2000-2014 di beberapa lokasi terpilih di Indonesia yang dilakukan Kemkes, ditemukan kasus positif dengan proporsi sebesar 0,4 per 1.000 bayi baru lahir. Bila tidak dilakukan intervensi, diperkirakan pada 16 - 26 tahun mendatang ada sekitar 24.000 - 39.000 penduduk Indonesia yang berpotensi menyandang keterbelakangan mental.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Studi: Wilayah Lebih Tinggi Berkaitan dengan Peningkatan Risiko "Sudden Death"

Bayi yang tinggal di wilayah yang lebih tinggi dari 2.438 m memiliki angka SIDS 2,3 kali lebih tinggi.

KESEHATAN | 26 Mei 2015

KARS Lantik 147 Surveior Akreditasi Rumah Sakit

KARS telah menyediakan sejumlah 304 orang surveior

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Akhir 2015, 200 Rumah Sakit Raih Akreditasi Bintang Lima

Manfaat akreditasi tersebut juga akan dirasakan oleh dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja di rumah sakit yang bersangkutan.

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Kalbe Farma: Kini Harga Obat Kanker Lebih Murah

Saat ini sudah ada 16 jenis obat kanker generik yang diproduksi di pabrik tersebut.

KESEHATAN | 25 Mei 2015

1,7 Warga Indonesia Berpotensi Kena Gangguan Tiroid

"Hal tersebut akibat masih rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia mengenai gangguan tiroid,".

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Untuk Tambah Stamina, Presiden Rutin Minum Temulawak Jahe

Produksi jamu memang tak mudah menembus pasar luar negeri, sebab memasukkan obat dan makanan ke pasar internasional memiliki regulasi yang sangat ketat.

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Dokter Anak: Tak Semua Penyakit Harus Disembuhkan dengan Obat

Demam yang ditandai dengan kejang, penurunan kesadaran, tidak bisa minum, hingga muntah-muntah merupakan petunjuk harus ke dokter.

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Studi: Polusi Bisa Sebabkan "Silent Stroke"

"Silent stroke", kerusakan yang disebabkan karena kekurangan oksigen ke jaringan otak.

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Sederet Cara Wajib Dicoba untuk Berhenti Merokok

Kunci utamanya adalah memiliki motivasi yang kuat.

KESEHATAN | 25 Mei 2015

Mengenal Aneka Jenis Susu

Perlu menimbang-nimbang dalam memilih susu yang paling menguntungkan

KESEHATAN | 25 Mei 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS