Dinkes Riau Imbau Masyarakat Waspadai MERS
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Dinkes Riau Imbau Masyarakat Waspadai MERS

Minggu, 21 Juni 2015 | 11:10 WIB
Oleh : FAB

Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau meminta masyarakat daerah itu mewaspadai penyakit sindrom pernapasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS), suatu penyakit pernapasan yang disebabkan oleh Coronavirus baru (CoV).

"CoV ini pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi pada 2012, dan Coronavirus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa untuk Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Sjafril di Pekanbaru, Minggu (21/6).

Menurut dia, gejala MERS umum termasuk demam, batuk dan sesak napas. Gejala umum lainnya adalah pneumonia, tetapi tidak selalu ada.

Gejala gastrointestinal, katanya lagi, termasuk diare, juga telah dilaporkan sebagai petunjuk umum penyakit MERS ini.

"Berdasarkan WHO, sekitar 36 persen dari pasien dilaporkan terbukti pengidap MERS telah meninggal," katanya.

Kendati sebagian besar kasus MERS pada manusia telah dikaitkan dengan infeksi manusia ke manusia, unta cenderung menjadi tuan rumah utama untuk MERS-CoV dan hewan sumber infeksi MERS pada manusia.

Namun demikian, alur penularan virus dari unta tidak diketahui. Virus MERS tampaknya tidak menular dengan mudah dari orang ke orang kecuali ada kontak dekat, seperti yang terjadi saat memberikan pelayanan kepada pasien yang tidak dilindungi.

"Oleh karena itu kewaspadaan diperlukan dengan melihat gejala-gejalanya, lebih untuk menghindari korban jiwa," katanya.

Berdasarkan fakta dari 166 kasus yang dikonfirmasi oleh WHO, tercatat sebanyak 165 kasus berasal dari Korea, 1 dari Tiongkok. 24 di antaranya meninggal dunia.

Sumber: Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Nia Dinata Antusias Rayakan Hari Yoga Internasional

"Justru dengan yoga, kita jadi lebih fit menjalankan puasa," kata Nia.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Berkeringat Tak Selalu Berarti Sehat

Tujuh puluh lima persen wanita melaporkan muka memerah dan berkeringat selama menopause dan menjelang menopause.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Ribuan Orang Meriahkan Hari Yoga Internasional

Sejumlah selebriti ikut hadir di acara ini.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Studi: Nonton Video Kucing Lucu di Internet Tingkatkan Energi Positif

Video lucu tentang kucing dapat meningkatkan energi, meningkatkan emosi positif dan menurunkan perasaan negatif.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

3 Kasus Baru MERS Muncul di Korea Selatan

Kementerian kesehatan melaporkan kematian ke-25, yaitu seorang pasien yang menderita penyakit jantung dan diabetes.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

175 Orang Kontak dengan Pasien MERS di Thailand

Kecil kemungkinan wabah MERS di Thailand seperti di Korea Selatan.

KESEHATAN | 21 Juni 2015

Setiap Hari, Rokok Renggut 500 Nyawa di Indonesia

Data dari Universitas Indonesia menyatakan setiap hari sekitar 500 orang meninggal dunia di Indonesia.

KESEHATAN | 20 Juni 2015

Orang dengan 11 Kondisi Ini Tak Disarankan Berpuasa

Kondisi-kondisi kesehatan tertentu tidak dianjurkan untuk berpuasa.

KESEHATAN | 20 Juni 2015

90% Warga Arab Saudi Berusia di Atas 60 Tahun Menderita Osteoporosis

Tren osteoporosis akan terus meningkat kecuali diambil langkah realistis dan praktis untuk mencegahnya.

KESEHATAN | 20 Juni 2015

Dua Balita di Bengkulu Diduga Alami Gizi Buruk

Sejak beberapa tahun ini kasus balita gizi buruk di Bengkulu terus menurun.

KESEHATAN | 20 Juni 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS