Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (3.49)   |   COMPOSITE 6258.75 (33.25)   |   DBX 1361.34 (0.42)   |   I-GRADE 179.18 (1.41)   |   IDX30 502.509 (3.5)   |   IDX80 134.874 (0.99)   |   IDXBUMN20 393.542 (2.29)   |   IDXESGL 138.721 (1.04)   |   IDXG30 140.869 (0.73)   |   IDXHIDIV20 444.908 (3.39)   |   IDXQ30 144.657 (0.96)   |   IDXSMC-COM 296.3 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (4.05)   |   IDXV30 132.413 (2.15)   |   INFOBANK15 1051.36 (5.92)   |   Investor33 433.839 (2.98)   |   ISSI 179.41 (1.13)   |   JII 608.801 (4.3)   |   JII70 214.954 (1.52)   |   KOMPAS100 1205.85 (8.78)   |   LQ45 941.363 (6.94)   |   MBX 1692.14 (10.5)   |   MNC36 321.868 (2.02)   |   PEFINDO25 321.871 (0.09)   |   SMInfra18 304.318 (4.08)   |   SRI-KEHATI 368.746 (2.68)   |  

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Minggu, 5 Februari 2017 | 18:56 WIB
Oleh : FER

Denpasar - Pengidap kanker payudara yang berhasil melawan penyakitnya (Survivor), Latini Winayanti (53), mengimbau wanita untuk melakukan deteksi dini sehingga mendapatkan pertolongan untuk menghambat perkembangan sel kanker.

"Periksa payudara sedini mungkin jika ada terasa benjolan, jangan menunggu, langsung ke dokter," kata Latini saat menjadi salah satu pembicara terkait kewaspadaan penyakit kanker payudara di Denpasar, Minggu (5/2).

Menurut dia, gejala awal kanker pada payudara dirasakan sakit yang berkelanjutan atau hampir mirip saat menjelang atau sedang memasuki periode menstruasi.

Saat ini, ibu rumah tangga sekaligus mantan perawat tersebut masih mengonsumsi obat hormonal sejak divonis kanker payudara tingkat 2B sejak tahun 2012, meski kanker tersebut telah berhasil diangkat pada Agustus 2012.

Latini mengungkapkan dirinya sudah menjalani rangkaian perawatan medis mulai dari biopsi, total enam kali kemoterapi sebelum dan setelah operasi, 25 kali radioterapi dan cek enam bulan sekali.

Menjaga pola makan sehat dengan meminimalkan konsumsi gula, garam dan makanan mengandung lemak serta diikuti dengan olahraga merupakan beberapa saran yang diungkapkan wanita bersemangat itu.

Dalam bincang-bincang yang digelar di komunitas Pink Ribbon (Pita Merah Muda) komunitas yang peduli kanker payudara, Level 21 mall dan produsen bra Retho tersebut, Latini juga menyarankan wanita untuk menggunakan bra yang nyaman dan menghindari kandungan zat kimia agar tidak iritasi.

Terkait kenyamanan menggunakan pakaian dalam untuk mencegah kanker payudara, perwakilan Retho, Monti Milati, menjelaskan wanita dengan frekuensi sebagian besar pekerjaaannya di luar ruangan diimbau tidak menggunakan bra dengan kandungan 100 persen katun.

"Karena katun itu menyerap keringat sehingga payudara wanita itu menjadi lembab," ucapnya dalam bincang-bincang memperingati Hari Kanker Sedunia 4 Februari itu .

Dia juga mengimbau wanita untuk tidak memilih pakaian dalam khusus payudara itu yang mengandung pewarna zat kimia karena berkontribusi memperburuk kanker payudara.

"Pakaian dalam itu menempel kadang dalam sehari lebih dari 12 jam. Keringat dan pori-pori kulit terbuka apalagi ada zat kimia masuk ke tubuh bisa menyebabkan kanker karena kandungan karsinogen, iritasi dan alergi," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Monti menjelaskan produsen bra buatan dalam negeri itu kini tengah mengembangkan bra yang dikhususkan bagi pengidap kanker payudara yang telah menjalani masektomi atau pengangkatan satu bagian payudara.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes Harap RS Cicendo Kurangi Kebutaan di Jabar

Katarak ditengarai menjadi penyebab sebagian besar gangguan penglihatan dan kebutaan di dunia, termasuk Indonesia.

KESEHATAN | 5 Februari 2017

Cegah Kebutaan, Menkes Optimalkan Kampanye "Pupil Putih"

Menurut Menkes, white pupil merupakan tanda bahaya yang dapat mengancam penglihatan.

KESEHATAN | 5 Februari 2017

Mengobarkan Semangat untuk Sembuh dari Kanker

Perhatian masyarakat kepada para penderita kanker, terutama anak-anak, masih minim.

KESEHATAN | 4 Februari 2017

Pemerintah Wajibkan Dokter Spesialis Bertugas di Daerah

Program tersebut efektif berlaku bagi dokter spesialis yang lulus setelah tanggal 12 Januari 2017.

KESEHATAN | 3 Februari 2017

Kanker Serviks Bisa Dicegah dan Disembuhkan

Kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang penyebabnya pasti, infeksi virus HPV.

KESEHATAN | 3 Februari 2017

Kanker Serviks Bukan Akhir Dunia

Kanker serviks memang menjadi kanker paling banyak kedua yang menyerang perempuan Indonesia setelah kanker payudara.

KESEHATAN | 3 Februari 2017

Lentera Anak Minta Iklan Rokok Dilarang Total

Lentera Anak mendesak pemerintah segera melarang iklan, promosi dan sponsor rokok secara menyeluruh.

KESEHATAN | 2 Februari 2017

MSG Dapat Menggantikan Peran Garam

Menggantikan garam dengan MSG pada sup bisa memberikan kontribusi besar untuk kesehatan manusia.

KESEHATAN | 1 Februari 2017

Kemkes Siapkan Layanan Kanker dan Jantung Tingkat Regional

Untuk mengurangi antrean pelayanan kesehatan yang masih terbatas sarananya.

KESEHATAN | 1 Februari 2017

20% Orang Tinggi Berpenghasilan Lebih Besar

Tinggi badan seseorang ternyata mempengaruhi penghasilan seseorang

KESEHATAN | 31 Januari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS