Deteksi Dini, Kunci Utama Perempuan Mencegah Penyakit Kanker
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Deteksi Dini, Kunci Utama Perempuan Mencegah Penyakit Kanker

Kamis, 9 Februari 2017 | 19:14 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta - Setiap tahun, angka penderita kanker di Indonesia terus meningkat. Kalangan perempuan merupakan penderita kanker terbanyak. Sebagian besar dari kanker tersebut, ternyata dapat dihindari dan disembuhkan apabila dideteksi sejak dini.

Dokter spesialis radiologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ), dr Vera Nevyta Tarigan SpRad, mengatakan, berdasarkan data WHO, di dunia jumlah penderita kanker terus meningkat dengan persentase peningkatan sekitar 20 prsen setiap tahunnya. Sedangkan di Indonesia, penderita kanker terbanyak di kalangan perempuan dan kanker payudara di peringkat teratas.

"Sayangnya, pasien kanker payudara sering terlambat mendapatkan penanganan, karena pasien datang untuk memeriksakan payudaranya setelah stadium lanjut," ungkap dr Vera di sela Media Gathering SHKJ di Jakarta, Kamis (9/2).

Walaupun belum diketahui penyebab pasti munculnya kanker payudara, namun ada beberapa faktor risiko dari kanker payudara yaitu riwayat keluarga dengan kanker payudara dan tumor jinak, haid di usia yang terlalu muda, tidak menikah, tidak menyusui, melahirkan anak pertama di atas usia 35 tahun, pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol, merokok, dan stres.

"Umumnya penderita kanker payudara memiliki keluhan mulai dari benjolan yang teraba di payudara, perubahan ukuran dan bentuk, kerutan pada kulit, puting yang tertarik, keluarnya cairan merah dari puting, dan teraba benjolan di ketiak," kata dr Vera.

Untuk itu, sangat dianjurkan agar kalangan perempuan melakukan pemeriksaan diagnostik rutin dan deteksi dini agar terlindung dari penyakit kanker. Oleh karena itu, Departemen Radiologi SHKJ memiliki sarana diagnostik yang lengkap yaitu Mammography, Ultrasonography (USG), dan MRI payudara.

"Penatalaksanaan kanker payudara meliputi operasi dengan teknik yang disesuaikan berdasarkan stadium, radioterapi, dan kemoterapi," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dengan subspesialis bedah kandungan dan tindakan pembedahan minimal invasif, serta endokrinologi reproduksi SHKJ, Dr med Ferdhy Suryadi Suwandinata SpOG(K-FER), mengatakan, selain kanker payudara, WHO menyatakan bahwa kanker serviks juga banyak terdapat di kalangan perempuan Indonesia.

"Pada stadium awal biasanya kanker serviks belum memberikan gejala atau tanda apapun. Jika kanker serviks telah memasuki stadium lanjut barulah timbul gejala," kata dia.

Untuk gejala kanker serviks, yang perlu diwaspadai adalah perdarahan setelah melakukan hubungan seksual atau keputihan yang tidak sembuh dengan pengobatan, keputihan yang menjadi tanda untuk kanker serviks adalah keputihan yang berbau busuk dan bercampur darah.

"Pada stadium I dan II, pengobatan kanker serviks dapat dilakukan melalui pembedahan atau operasi," jelasnya.

Di SHKJ, kata dr Ferdhy, operasi dapat dilakukan dengan teknologi minimal invasive surgery hanya dengan membuat 4 lubang kecil agar proses penyembuhan lebih cepat dan nyeri pasca operasi lebih rendah.

"Tumbuh kembalinya kanker jarang terjadi bila kanker telah diobati secara tuntas," tutup dia.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Keracunan Makanan Terbanyak Berasal dari Jajanan

Sebagian besar kasus kecarunan bersumber dari makanan olahan jajanan.

KESEHATAN | 9 Februari 2017

Minat Masyarakat Mengkonsumsi Produk Pertanian Organik Meningkat

Minat masyarakat untuk menggunakan produk pertanian organik (alami) makin meningkat

KESEHATAN | 9 Februari 2017

Lippo Group Akuisisi Healthway Medical Singapura

Healthway merupakan jaringan privat pusat medis dan klinik terbesar serta terluas di Singapura.

KESEHATAN | 9 Februari 2017

Ratusan Pelajar di Medan Keracunan Makanan

Para korban mengaku mual dan muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan yang dimakan bersama di sekolah tersebut.

KESEHATAN | 8 Februari 2017

Pasien Kanker Masih Banyak Berobat Keluar Negeri

Saat ini banyak rumah sakit di dalam negeri yang mulai menyediakan fasilitas pelayanan khusus untuk pasien kanker

KESEHATAN | 8 Februari 2017

Kontrasepsi Hormonal Tingkatkan Risiko Kanker?

Mitos mengenai pengaruh antara kontrasepsi hormonal dengan peningkatan risiko kanker tidak seluruhnya benar.

KESEHATAN | 6 Februari 2017

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Gejala awal kanker pada payudara dirasakan sakit yang berkelanjutan atau hampir mirip dengan periode menstruasi.

KESEHATAN | 5 Februari 2017

Menkes Harap RS Cicendo Kurangi Kebutaan di Jabar

Katarak ditengarai menjadi penyebab sebagian besar gangguan penglihatan dan kebutaan di dunia, termasuk Indonesia.

KESEHATAN | 5 Februari 2017

Cegah Kebutaan, Menkes Optimalkan Kampanye "Pupil Putih"

Menurut Menkes, white pupil merupakan tanda bahaya yang dapat mengancam penglihatan.

KESEHATAN | 5 Februari 2017

Mengobarkan Semangat untuk Sembuh dari Kanker

Perhatian masyarakat kepada para penderita kanker, terutama anak-anak, masih minim.

KESEHATAN | 4 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS