Gaya Hidup Sehat Dimulai dari Pola Makan

Gaya Hidup Sehat Dimulai dari Pola Makan
Diskusi Kesehatan H2 Health & Happiness bersama Modena di Jakarta, Kamis (20/9). ( Foto: Beritasatu Photo )
Indah Handayani / FER Kamis, 20 September 2018 | 15:24 WIB

Jakarta - Pola hidup sehat saat ini mulai banyak dijalankan oleh masyarakat perkotaan, kendati tidak mudah dilakukan tetapi sebenarnya pola hidup sehat memiliki sangat banyak manfaat. Begitu banyak hal-hal yang mempengaruhi pola hidup seseorang diantaranya aktivitas sehari-hari, pekerjaan serta makanan. Salah satu pola hidup sehat yang dapat dilakukan adalah menjalankan pola makan yang baik seperti beralih ke makanan-makanan yang lebih menyehatkan dan memberi nutrisi.

Ahli gizi klinis, dr Cindiawaty Josito MARS MS SpGK, mengatakan, jumlah kematian akibat penyakit tidak menular yang terjadi di Indonesia terus menunjukan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

"Hal ini disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat dan pola makan yang kurang baik," ungkap Cindy di sela diskusi Kesehatan H2 Health & Happiness bersama Modena, di Jakarta, Kamis (20/9).

Cindy mengatakan, sebagai solusinya, penting bagi masyarakat untuk menjalankan gaya hidup sehat dan pola makan yang baik. Selain berolah raga, penting juga untuk menjaga keseimbangan antara nutrisi makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya.

"Mulailah mengonsumsi makanan dan minuman yang memberi nutrisi lebih dan menyehatkan bagi tubuh," tambahnya.

Penulis buku Eating Clean dan pelaku gaya hidup sehat, Inge Tumiwa-Bachrens, menambahkan, banyak orang berpendapat bahwa gaya hidup sehat sulit dijalankan dan pola makan yang baik identik dengan makanan sehat yang tidak enak. Padahal, menjalankan gaya hidup sehat dan pola makan yang baik adalah hal yang mudah dan tetap bisa kita nikmati.

"Keduanya dapat dimulai dari hal-hal kecil yang mudah dan sederhana, seperti mulai mengganti makanan sehari-hari yang kita konsumsi dengan alternatif makanan lain yang lebih bernutrisi dan menyehatkan," kata Inge.

Sementara itu, Modena Chef, Odie Djamil, mengatakan, untuk mendapatkan makanan berkualitas kaya nutrisi dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya kita memilih bahan makanan yang alami tanpa pengawet.

"Selain itu, proses pengolahan makanan juga harus tepat. Seperti merebus sayuran ada caranya agar vitaminnya tidak hilang, pastikan suhu air tidak terlalu tinggi. Tak kalah penting, gunakan peralatan masak berkualitas baik yang sudah berstandar food grade sehingga aman jika bersentuhan dengan bahan masakan," tambah Odie.

Manager Bisnis PT Kalbe Farma Tbk, I Ketut P Kirastha, menyatakan, kebanyakan masyarakat saat ini mulai menghindari makanan kurang menyehatkan, seperti makanan cepat saji, highly processed, mengandung gluten, tinggi gula dan lemak.

"Mereka mulai beralih kepada bahan-bahan pangan alami yang lebih bernutrisi, seperti makanan tinggi serat, bebas gluten, rendah gula dan lemak," jelasnya.

Kirastha menambahkan, pihaknya meluncurkan H2 Tepung Kelapa yang merupakan tepung bebas gluten dengan kandungan tinggi serat dan bebas kolesterol. Ada pula H2 Gula Kelapa merupakan pemanis alami yang rendah Indeks Glikemik dan kaya nutrisi.

"Keduanya merupakan bahan pangan alami bernutrisi yang dapat diaplikasikan sehari-hari untuk mendukung gaya hidup sehat dan pola makan yang baik," tandasnya.



Sumber: Investor Daily