Siloam Hospitals Manado Kenalkan Terapi Oksigen Hiperbarik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Siloam Hospitals Manado Kenalkan Terapi Oksigen Hiperbarik

Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:57 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WBP

Manado - Rumah Sakit (RS) Siloam Manado mengenalkan manfaat pengobatan Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) atau terapi oksigen hiperbarik, yakni metode pemberian oksigen murni kepada pasien dalam ruang bertekanan tinggi, lebih dari 1 atmosfer absolut. Tujuannya, guna meningkatkan dan memperbaiki kondisi tubuh.

Hal itu diungkapan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika Siloam Hospitals Manado, Mendy Hatibie dalam acara media session “Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) on Wound Healing and Wellness”. "Umumnya pengobatan ini ditujukan untuk penyakit dekompresi yang kerap dialami oleh para penyelam laut dalam. HBOT juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati berbagai indikasi klinis, antara lain penyembuhan luka tubuh (seperti luka bakar dan luka terkait penyakit diabetes mellitus) serta pencangkokan kulit," ujar dokter pada keterangannya yang diterima Beritasatu.com, Selasa (23/10).

Menurut dr Mendy, hal ini diakui secara resmi oleh Undersea and Hyperbaric Medical Society (UHMS) dan Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat pada tahun 2011. Pemberian oksigen murni dalam ruang bertekanan yang disebut chamber mampu menyuplai oksigen 10-15 kali lebih banyak dibandingkan pemberian oksigen di permukaan laut atau pada tingkat atmosfer normal.

Karena itu, HBOT sangat efektif untuk merangsang pembentukan pembuluh darah baru, mengurangi pembengkakan dan peradangan, menonaktifan racun, meningkatkan kemampuan sel darah putih untuk melawan infeksi, membunuh beberapa jenis bakteri berbahaya, membantu tubuh membangun jaringan ikat baru, membersihkan racun dan produk sisa metabolisme, serta mempercepat proses penyembuhan.

Bagi pasien diabetes melitus, HBOT dapat bermanfaat untuk mengatasi komplikasi masalah kesehatan yang biasanya sering terjadi. Adapun komplikasi tersebut disebabkan karena kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh berlangsung pada waktu lama sehingga merusak pembuluh darah dan sistem saraf.

“Komplikasi diabetes bisa berakibat pada beberapa kerusakan bagian tubuh, seperti penyakit jantung, terganggunya fungsi ginjal, kebutaan, pembusukan kaki yang kadang memerlukan amputasi, dan impotensi. Suplai oksigen dari HBOT mampu memperbaiki fungsi saraf dan memperlancar peredaran darah, serta dapat meningkatkan kinerja insulin pasien diabetes,” jelas dr. Mendy Hatibie, Sp.BP-RE.

Hasil dari HBOT dapat dirasakan setelah menjalankan beberapa sesi terapi, dimana terapi ini juga dapat dijalankan bersamaan dengan terapi lain sesuai rekomendasi dokter. Secara umum, semakin kronis kondisi pasien, sesi yang dibutuhkan juga bisa semakin banyak.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Menkes : Prevalensi Stunting Turun 30,8 Persen

Riskesdas 2018 menunjukkan angka prevalensi stunting atau balita pendek sebanyak 30,8%.

KESEHATAN | 23 Oktober 2018

Memanfaatkan Bakat untuk Kurangi Derita Korban Gempa

Terapi seni dapat digunakan untuk membantu mengurangi stres dan mengatasi trauma.

KESEHATAN | 22 Oktober 2018

Bauran Kebijakan BPJS Tidak "Nendang"

Selain jumlahnya kecil, dalam pelaksanaannya, bauran kebijakan itu pun menuai penolakan masyarakat.

KESEHATAN | 22 Oktober 2018

Pengamat: Presiden Tidak Konsisten Soal Kenaikan Iuran BPJS

Diduga, penolakan kenaikan iuran terjadi karena ada masalah di data penduduk miskin.

KESEHATAN | 22 Oktober 2018

Rajawali Foundation Bantu Pemulihan Trauma Anak-anak Korban Gempa

Pemulihan trauma anak-anak korban gempa harus menjadi prioritas semua pihak.

KESEHATAN | 21 Oktober 2018

Ratusan Penyandang Autisme Meriahkan ASEAN Autism Games 2018

Sebanyak 215 potensial atlet dengan spektrum autistik berkompetisi di dua cabang olahraga.

KESEHATAN | 20 Oktober 2018

Salah Persepsi Soal Susu Bahayakan Kesehatan Anak

Tidak semua susu mengandung lemak yang tinggi dan dan mencukupi kebutuhan gizi.

KESEHATAN | 20 Oktober 2018

ASEAN Autism Games 2018 Siap Digelar

220 penyandang autisme bakal bertanding di ASEAN Autism Games 2018.

KESEHATAN | 19 Oktober 2018

Cara Mengatasi Anak Picky Eater

Picky eater bisa disiasati dengan merangsang nafsu makan anak.

KESEHATAN | 19 Oktober 2018

Emergency Food untuk Anak-anak Korban Bencana

Karakteristik emergency food adalah bentuknya yang praktis dan aman dikonsumsi.

KESEHATAN | 19 Oktober 2018


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS