Tanda dan Gejala Diabetes Gestasional Sulit Dideteksi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tanda dan Gejala Diabetes Gestasional Sulit Dideteksi

Kamis, 25 Oktober 2018 | 18:01 WIB
Oleh : CAH

Jakarta - Ternyata, tanda dan gejala diabetes saat hamil atau diabetes gestasional ini sulit dideteksi. Penyebabnya ibu hamil tanpa diabetes pun juga mengalami hal yang sama, seperti mual, lelah, mudah lapar, atau kesemutan.

"Meski begitu, ibu hamil harus mewaspadai sembilan tanda dan gejala diabetes, yakni sering BAK, sering haus, mudah lapar, mudah lelah, berat badan menurun, mata buram, mual, luka sulit sembuh, dan kesemutan," sebut dr. Merwin Tjahjadi, Sp.OG dalam presentasinya di Small Group Media Discussion RSPI "Diabetes dan Kehamilan" di Jakarta, Kamis (25/10).

Ia menyebutkan bahwa satu dari 10 wanita itu menderita diabetes. Penyakit diabetes merupakan penyebab kematian wanita tertinggi nomor 9 di dunia.

"Separuh dari wanita yang menderita diabetes gestasional itu berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (kurang dari 2500 gram) dan bayi besar (lebih dari 4000 gram) dan bayi tersebut berisiko 1,5 kali terkena DM tipe 2 saat usia dewasa," ungkap dr Merwin.

Menurut WHO, sambungnya, insiden diabetes dalam kehamilan di Indonesia adalah 1,9 hingga 3,6 persen sementara itu, frekuensi diabetes pada kehamilan yang tak terdeteksi, yakni 10-25 persen.

"Saat hamil terjadi perubahan metabolisme, hormon, berat badan, maupun pola makan. Berkaitan dengan diabetes, sensitivitas hormon insulin pada ibu hamil itu menurun 45 hingga 70 persen dibanding ibu tidak hamil," imbuh dr. Merwin.

Oleh karena itu, dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah ini, menyarankan agar ibu yang memiliki faktor risiko, seperti obesitas, riwayat diabetes melitus sebelumnya, riwayat keluarga dengan diabetes, abortus berulang, riwayat melahirkan dengan cacat bawaan atau bayi lebih dari 4000 gram, dan riwayat pre-eklampsia untuk memeriksakan kadar gula darah mereka.

"Periksalah glukosa darah sewaktu atau glukosa darah puasa saat kunjungan antenatal pertama. Sedangkan, untuk wanita hamil tanpa riwayat DM dan tanpa faktor risiko dapat melakukan Tes Tolerenasi Glukosa Oral (TTOG) pada usia kehamilan 24-28 minggu," ujar dr. Merwin.

Selain itu, lanjutnya, wanita dengan diabetes gestasional mesti melakukan skrining untuk diabetes melitus yang persisten pada 6-12 minggu setelah melahirkan.

"Wanita dengan riwayat diabetes gestasional juga melakukan skrining untuk diabetes atau pre-diabetes setiap tiga tahun," ujarnya



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fasilitas Kesehatan Indonesia Sudah Berstandar Internasional

Prodia satu-satunya laboratorium yang hasil pemeriksaannya dapat diterima di luar negeri.

KESEHATAN | 26 Oktober 2018

BKKBN Ajak Duta Genre 2018 Perangi Kelahiran Remaja

Angka kelahiran remaja di Indonesia masih tergolong tinggi.

KESEHATAN | 24 Oktober 2018

Rp 50 Triliun untuk Atasi Stunting

Presiden memerintahkan 22 kementerian/lembaga secara bersama-sama menangani stunting.

KESEHATAN | 24 Oktober 2018

Angka Stunting Turun, Program KB Dinilai Turut Andil

Rata-rata penurunan tiap tahun sekitar 1,2 persen.

KESEHATAN | 24 Oktober 2018

Ini Tiga Penyebab Utama Kegagalan ASI Eksklusif

ASI merupakan fondasi utama tumbuh kembang bayi.

KESEHATAN | 24 Oktober 2018

Putih Sari: Perbaiki Sistem Pelayanan Kesehatan Nasional

Saat ini memang masih kita rasakan banyaknya masalah dalam sistem pelayanan kesehatan nasional utamanya terkait BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 24 Oktober 2018

Dana Desa untuk Atasi Stunting

Dampak jangka panjang stunting bukan hanya bagi penderita dan keluarganya, melainkan juga bangsa.

KESEHATAN | 23 Oktober 2018

Stunting Tinggal 30,8%

Langkah pemerintah pusat untuk menurunkan jumlah penderita stunting juga harus diikuti pemerintahan di daerah, khususnya aparat desa.

KESEHATAN | 23 Oktober 2018

Siloam Hospitals Manado Kenalkan Terapi Oksigen Hiperbarik

HBOT sangat efektif untuk merangsang pembentukan pembuluh darah baru.

KESEHATAN | 23 Oktober 2018

Menkes : Prevalensi Stunting Turun 30,8 Persen

Riskesdas 2018 menunjukkan angka prevalensi stunting atau balita pendek sebanyak 30,8%.

KESEHATAN | 23 Oktober 2018


TAG POPULER

# PPKM Level 4


# Makanan Sembuhkan Covid-19


# Cuaca Ekstrem


# Olimpiade Tokyo


# Kematian Nakes



TERKINI

ACT dan MUI Luncurkan Layanan Antar Makanan Siap Santap ke Rumah Warga

NASIONAL | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS