Alasan Pentingnya Menjaga Kebersihan Organ Intim

Alasan Pentingnya Menjaga Kebersihan Organ Intim
Wanita di atas 30 tahun lebih rentan terkena gangguan kesehatan. ( Foto: Idiva / Idiva )
Indah Handayani / FER Minggu, 17 Maret 2019 | 20:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kebersihan area kewanitaan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh perempuan di Indonesia. Apabila tidak dirawat dengan baik, daerah sensitif tersebut dapat memicu berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, diantaranya keputihan, iritasi dan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Bahkan, sebuah data mengungkapkan bahwa 75 persen perempuan di Indonesia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya.

Aesthetic Gynaecologist, dr Dinda Derdameisya SpOG, mengungkapkan, sejumlah 'momen' dapat menjadi aspek yang mempengaruhi kesehatan pada area kewanitaan.

"Momen tersebut diantaranya faktor internal seperti ketidak-seimbangan hormon, pubertas, saat menstruasi, hingga kondisi seperti kehamilan, melahirkan, bahkan menopause; Faktor eksternal karena gaya hidup yang tidak sehat, serta kebiasaan malas mengganti underwear saat tubuh berkeringat, maupun faktor lingkungan karena kondisi cuaca yang panas serta lembab," kata Dinda di sela peluncuran Andalan Feminine Care Intimate Wash, di Jakarta, baru-baru ini.

Dinda menambahkan menjaga area kewanitaan memang bukanlah hal yang mudah. Apabila cara yang digunakan salah, dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Keputihan misalnya, merupakan salah satu symptom adanya permasalahan dalam organ reproduksi perempuan.

"Keputihan yang tidak segera ditangani dengan baik, juga berisiko mengakibatkan berbagai masalah sampai dengan Infeksi Menular Seksual," ungkap Dinda.

Untuk menjaga kebersihan area kewanitaan dengan benar, Dinda menjelaskan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu selalu membasuh area kewanitaan menggunakan air bersih, rajin mengganti underwear minimal dua kali sehari dan pada saat area kewanitaan sedang lembab, memilih bahan underwear yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak menimbulkan iritasi.

Brand Manager Andalan Feminine Care, Maharani Anindita, mengungkapkan, saat ini praktik penggunaan Feminine Hygiene di Indonesia masih terkendala berbagai hambatan, seperti miskonsepsi bahwa pemakaian pembersih kewanitaan secara rutin dapat memberikan efek kesehatan pada area kewanitaan.

"Beberapa perempuan juga masih percaya bahwa cara tradisional jauh lebih alami, sehingga mereka masih melakukan praktik merebus daun sirih tanpa tahu bahwa hal tersebut belum tentu higienis dan sehat. Selain itu, ada juga perempuan yang bahkan merasa belum butuh atau perlu untuk memelihara kesehatan area kewanitaannya," papar Maharani.

Maharani mengatakan pihaknya meluncurkan rangkaian produk Andalan Feminine Care Intimate Wash dengan kandungan berbagai bahan alami yang diformulasi secara khusus, untuk membantu meningkatkan kualitas kebersihan area kewanitaan. Hal itu karena bahan alami menjadi salah satu pertimbangan perempuan aktif dan modern saat ini dalam memilih produk kesehatan.

"Kami berharap dapat menginspirasi perempuan Indonesia untuk lebih menjaga kesehatan reproduksinya dengan #beranialami dan memilih produk Feminine Hygiene yang memiliki kandungan natural. Sehingga dapat menjadi Andalan di setiap momen, dan memberikan kesegaran alami serta nyaman sepanjang hari,” tutup Maharani.



Sumber: BeritaSatu.com