Kemkes Temukan 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemkes Temukan 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS

Minggu, 12 Mei 2019 | 07:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) kembali merilis hasil investigasi terkait penyebab kematian petugas penyelenggaraan pemilu 2019 termasuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Dari 15 provinsi yang telah melaporkan hasil investigasinya hingga Sabtu (11/5/2019), ditemukan ada 13 jenis penyakit penyebab kematian dan kecelakaan.

Sekretaris Jenderal Kemkes, drg. Oscar Primadi, menyebutkan kebanyakan korban meninggal pada usia 50-59 tahun. Adapun 13 jenis penyakit yang diderita para korban, yaitu:

Pertama, infark miokard ialah istilah medis dari serangan jantung. Kondisi ini terjadi saat aliran darah ke jantung atau pada arteri koroner (pembuluh darah menuju jantung) tersumbat, sehingga menyebabkan kerusakan jaringan yang membahayakan nyawa.

Kedua, gagal jantung, yaitu jantung gagal memompa darah dalam jumlah memadai untuk mencukupi kebutuhan metabolisme tubuh. Gagal jantung adalah gawat medis yang jika terlambat penanganan menyebabkan kematian dalam beberapa menit.

Ketiga, koma hepatikum. Dalam medis dikenal dengan ensefalopati hepatik adalah kondisi seseorang orang yang mengalami perubahan kepribadian atau kelainan neuropskiatri akibat kondisi disfungsi hati, sepeti gagal hati atau sirosis hati. Gejala penyakit ini antara lain terjadi perubahan kepribadian dan penurunan kesadaran.

Keempat, stroke. Kondisi ini terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah otak tidak akan dapat asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel di area otak mati.

Kelima, respiratory failure atau juga dikenal dengan sindrom gagal napas akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS). Ini adalah masalah paru yang terjadi ketika cairan tertumpuk di paru. Kondisi ini menyebabkan gagal bernapas dan kadar oksigen rendah dalam darah. ARDS ini mengancam jiwa, karena organ penting seperti otak dan ginjal nantinya tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Sekitar 40% atau 4 dari 10 orang yang terkena ARDS tidak mampu bertahan.

Keenam, hipertensi emergensi. Kondisi di mana tekanan darah melonjak terlalu tinggi, dan terjadi secara tiba-tiba. Kondisi darurat hipertensi ini menyebabkan kerusakan organ bahkan kematian. Kondisi ini memerlukan penanganan secepatnya untuk menurunkan tekanan darah dalam hitungan menit atau jam.

Ketujuh, meningitis, yaitu infeksi yang menyebabkan radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges).

Delapan, sespsi, yaitu komplikasi berbahaya akibat infeksi. Komplikasi ini akan menimbulkan tekanan darah turun drastis serta kerusakan pada banyak organ. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian.

Penyakit-penyakit lainnya sudah tidak asing lagi di telinga, seperti asma, gagal ginjal, diabetes melitus, tuberkolosis (TBC), dan kegagalan multi organ.

Hingga hari ini diketahui jumlah korban meninggal di DKI Jakarta sebanyak 22 jiwa, Jawa Barat 131 jiwa, Jawa Tengah 44 jiwa, Jawa Timur 60 jiwa, Banten 16 jiwa, Bengkulu 7 jiwa, Kepulauan Riau 3 jiwa, Bali 2 jiwa, Kalimantan Selatan 8 jiwa, Kalimantan Tengah 3 jiwa, Kalimantan Timur 7 jiwa, Sulawesi Tenggara 6 jiwa, Gorontalo tidak ada, Kalimantan Selatan 66 jiwa, dan Sulawesi Utara 2 jiwa.

Ke depannya, kata Oscar, petugas pemilu yang dipekerjakan diupayakan memiliki kondisi kesehatan yang baik, lingkungan pekerjaan sehat, tidak merokok atau terpapar asap rokok, ruangan cukup luas, ritme kerja dan jam kerja di atur dengan baik. Petugas juga berikan porsi istirahat yang cukup.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wiku: Hidup Bersama Covid-19 Telah Diatur dalam Inmendagri

Wiku Adisasmito mengatakan, hidup bersama dengan Covid-19 telah diatur dalam pedomanan operasional tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)

KESEHATAN | 27 September 2021

Penyelamatan Pertama Gawat Darurat Atasi Resiko Tinggi Kematian

Serangan jantung butuh penanganan cepat, tidak boleh ada delay waktu dalam memberi tindakan karena dapat membahayakan pasien atau korban.

KESEHATAN | 27 September 2021

Angka Reproduksi Efektif Covid-19 Bali Masih di Atas 1

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan angka reproduktif efektif Covid-19 mengalami penurunan. Namun, hanya Bali di atas 1,01.

KESEHATAN | 27 September 2021

Pemerintah Perketat Kedatangan WNA dari Negara Potensi Penularan Tinggi

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tetap melakukan pengetatan kedatangan bagi WNA yang datang dari negara yang memiliki potensi penularan tinggi

KESEHATAN | 27 September 2021

Luhut Sebut Rata-rata Testing Covid-19 Sudah 170.000 Orang

Rata-rata testing Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 170.000 orang per hari.

KESEHATAN | 27 September 2021

Wilayah Luar Jawa-Bali Sumbang 62,84% Kasus Aktif Covid-19

PPKM level empat di luar Jawa-Bali masih akan berlaku sampai dengan minggu depan.

KESEHATAN | 27 September 2021

Menkes Akui Banyak Hoax Terkait Klaster Covid di Sekolah

Budi Gunadi Sadikin mengakui, akhir-akhir ini banyak beredar hoax atau berita bohong terkait klaster Covid-19 di sekola

KESEHATAN | 27 September 2021

Luhut Ungkap Situasi Pandemi Covid-19 Membaik

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, angka-angka indikator penanganan Covid-19 menunjukkan situasi pandemi di Indonesia terus menunjukkan perbaikan.

KESEHATAN | 27 September 2021

Kasus Konfirmasi Harian Covid-19 Jawa-Bali Turun 98%

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus konfirmasi harian Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali mengalami penurunan sebanyak 98%.

KESEHATAN | 27 September 2021

SGM, Lazada, dan WeCare Dukung Pemberdayaan Desa Generasi Maju di NTT

Danone Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan Lazada dan WeCare.id membantu anak kurang gizi di NTT.

KESEHATAN | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Soal Rapat Paripurna DPRD DKI Besok, Wagub Riza: Kami Hadir jika Diundang

Soal Rapat Paripurna DPRD DKI Besok, Wagub Riza: Kami Hadir jika Diundang

MEGAPOLITAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings