Fitur Sidik Jari Masih Sulitkan Pasien JKN-KIS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Fitur Sidik Jari Masih Sulitkan Pasien JKN-KIS

Senin, 13 Mei 2019 | 13:10 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - BPJS Kesehatan (BPJSK) mulai memberlakukan inovasi finger print (fitur sidik jari) untuk pelayanan pasien Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di rumah sakit (RS) per Mei 2019. Tujuan penggunaan sidik jari ini adalah untuk mencegah potensi kecurangan (fraud), terutama dari pihak peserta, dan juga memudahkan pasien saat mendapatkan layanan di RS.

Namun dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala. Beberapa kasus yang ditemukan BPJS Watch di lapangan menunjukkan penggunaan sidik jari masih menyulitkan pasien.

Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar mengatakan, penggunaan sidik jari untuk layanan di RS punya semangat dan tujuan yang baik. Selain untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan atau pemalsuan kartu peserta, layanan ini juga memudahkan pasien saat tidak membawa kartu atau lupa nomor kepesertaannya. Pasien tidak lagi ditolak mendapat pelayanan di RS lantaran lupa membawa kartu peserta.

Akan tetapi, dengan kondisi antrean panjang dalam proses pendaftaran di sejumlah RS, maka penggunaan sidik jari justru menyulitkan pasien terutama yang pasien lanjut usia dan anak. Pasalnya, pasien yang sudah dalam keadaan sakit harus ikut mengantre dalam proses pendaftaran. Pasien tidak bisa diwakili oleh keluarga atau wali karena penggunaan sidik jari harus dari pemilik kartu JKN-KIS tersebut.

“Dalam konteks finger print sangat bagus, tetapi tidak dilakukan dalam kondisi antrean masih panjang. Pasien pagi-pagi sudah harus mengantre, dan harus menunggu di RS,” kata Timboel kepada SP, Senin (13/5) pagi.

Menurut Timboel, sidik jari mungkin lebih tepatnya digunakan saat pasien akan mendapatkan pemeriksaan oleh dokter, bukan di saat pendaftaran. Sedangkan saat pendaftaran bisa diwakili oleh keluarganya. Ini untuk memudahkan pasien yang dalam kondisi sakit harus ikut mengantre saat mendaftar.

Menurut Timboel, pelaksanaan sidik jari belum ditunjang dengan kondisi di RS. Pelaksanaan sidik jari harusnya didahului dengan pembenahan proses pendaftaran hingga pemeriksaan. Jika kondisi antrean masih dibiarkan seperti saat ini, maka pasien anak dan lansia akan dipersulit. Mereka harus menunggu lama, karena rentan waktu dari pendaftaran ke pemeriksaan cukup memakan waktu.

Demikian pun untuk pasien rujukan. Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) harus memastikan pasien yang dirujuknya tidak perlu mengantre sejak pagi hari.

“Kita dukung kebijakan sidik jari, karena ini inovasi BPJSK yang tujuannya bagus. Tetapi, BPJSK juga harus menyelesaikan masalah antrean dalam proses pendaftaran sampai menunggu pemeriksaan oleh dokter, “ kata Timboel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fitur Sidik Jari Kurangi Repotnya Proses Administrasi BPJSK

Pelaksanaan sidik jari terlebih dahulu diterapkan untuk peserta hemodialisis. Sekarang diperluas untuk pasien rawat inap, rehabilitasi medik, mata dan jantung.

KESEHATAN | 13 Mei 2019

Kemkes Temukan 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS

Kebanyakan korban meninggal pada usia 50-59 tahun

KESEHATAN | 12 Mei 2019

Senam Otak Bangkitkan Jiwa Muda Kalangan Lansia

Khasiat senam otak sudah dirasakan oleh ribuan lansia

KESEHATAN | 10 Mei 2019

Batalkah Puasa Kita Bila Disuntik?

Apakah suntik dapat membatalkan puasa?

KESEHATAN | 9 Mei 2019

Bahaya Kekurangan Vitamin dan Mineral Selama Puasa

Konsumsi gizi berimbang dan suplemen saat sahur menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh saat berpuasa.

KESEHATAN | 8 Mei 2019

Belum Reakreditasi, 10 RS Terancam Putus Kerja Sama BPJS

Hingga 30 Juni 2019 mendatang ada sekitar 127 RS yang jatuh tempo atau habis masa berlaku akreditasinya.

KESEHATAN | 7 Mei 2019

Kemkes: RS yang Sedang Akreditasi Ulang Tetap Layani Pasien JKN-KIS

Mereka diizinkan melayani pasien JKN-KIS sampai keluar sertifikat akreditasinya dari Komisi Akreditasi RS (KARS).

KESEHATAN | 7 Mei 2019

Pentingnya Manajemen Puasa bagi Pasien DMT2

Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 rentan terhadap risiko hipoglikemia saat berpuasa.

KESEHATAN | 6 Mei 2019

Ini Manfaat Kurma untuk Kesehatan

Kurma mengandung gizi yang cukup lengkap sebagai sumber energi dan karbohidrat.

KESEHATAN | 6 Mei 2019

Kemkes Diminta Beri Diskresi kepada RS yang Belum Terakreditasi

Beberapa RS yang belum terakreditasi memiliki persoalan berbeda, di antaranya karena keterbatasan tenaga dokter baik dari sisi jumlah maupun kompetensi.

KESEHATAN | 6 Mei 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS