Indonesia-Inggris Kolaborasi Riset Atasi Penyakit Menular
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia-Inggris Kolaborasi Riset Atasi Penyakit Menular

Senin, 13 Mei 2019 | 15:48 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia dan Inggris siap menjalin kolaborasi riset melalui enam riset mengatasi penyakit menular selama tiga tahun ke depan dengan nilai riset mencapai Rp 37 miliar dengan rincian Rp 32 miliar dana riset dari Inggris dan Rp 5 miliar dari Indonesia.

Kolaborasi riset ini dilakukan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) bersama Departemen Bisnis, Energi dan Strategi Industri Inggris melalui Newton Fund.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, proses pemilihan enam penelitian ini terbuka, transparan dan kompetitif. Proposal yang masuk sebanyak 22, lalu seleksi awal tersaring 18 dan seleksi akhir tim pengkaji Indonesia-Inggris ada enam proposal riset.

"Pendanaan riset ini bertujuan menghasilkan terobosan dalam bidang penyakit menular (infectious diseases)," kata Menristekdikti di sela-sela peluncuran kerja sama riset Indonesia-Inggris di Jakarta, Senin (13/5.2019).

Hasil kolaborasi ini akan meningkatkan ketahanan dan kesiapan Indonesia dalam menangani penyakit menular yang mematikan, termasuk melalui intervensi kebijakan maupun pengembangan teknologi farmasi dan inovasi alat medis.

Nasir pun berharap, kolaborasi riset ini bisa masuk ke arah komersialisasi atau masuk ke dunia industri. Menurutnya, riset tidak cukup hanya berhenti di publikasi ilmiah, prototipe saja. Hasil riset perlu diproduksi massal sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian.

Enam riset tersebut antara lain Cathelicidins as novel therapeutic antivirals for dengue infection. Riset ini bertujuan menguji molekul cathelicidins yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh manusia, apakah molekul ini dapat dimodifikasi untuk memerangi demam berdarah. Penelitian ini melibatkan, peneliti utama dari Indonesia adalah Dr Anom Bowolaksono dari Universitas Indonesia dan dari Inggris Dr Peter Barlow dari Edinburgh Napier University.

Pathogen exchange at the human wildlife interface - a comprehensive molecular study on vector-borne disease in rural Sulawesi. Riset ini bertujuan memahami peran interaksi binatang dan manusia dalam penyebaran penyakit menular seperti malaria. Peneliti utama dari Indonesia adalah Dr Isra Wahid dari Universitas Hasanuddin dan dari Inggris adalah Dr Janet Cox-Singh dari University of St Andrews.

Feasibility, acceptability and impact of an innovative, tailored HIV prevention intervention for MSM at high-risk of HIV in Indonesia. Riset ini bertujuan menyelidiki pencegahan HIV yang inovatif, baik melalui pelayanan deteksi yang memadai, juga penanganan yang cepat bagi masyarakat yang sudah terkena dampak HIV. Peneliti utama dari Indonesia adalah Professor Irwanto dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan dari Inggris adalah Dr Keerti Gedela from University of Chelsea and Westminster Hospital NHS Foundation Trust.

Using host-responses and pathogen genomics to improve diagnostics for tuberculosis in Bandung, Indonesia. Untuk mengontrol tuberkulosis, riset ini bertujuan mengidentifikasi pasien tuberkulosis sejak dini dan meningkatkan pengawasan pada masa pengobatan. Kapasitas analisa akan ditingkatkan, dan pembangunan teknologi tepat akan dikembangkan. Peneliti utama dari Indonesia adalah Profesor Ida Parwati dari Universitas Padjadjaran dan dari Inggris adalah Professor Taane Clark dari the London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Improving diagnosis of brain infections in Indonesia using novel and established molecular diagnostic tools. Riset ini bertujuan menyelidiki pemakaian peralatan molekuler yang dapat meningkatkan diagnosa penderita infeksi otak di Indonesia. Peneliti utama dari Indonesia adalah Professor Tri Wibawa dari Universitas Gadjah Mada dan dari Inggris adalah Dr Michael Griffiths dari University of Liverpool.

Point of care tests in the diagnosis of chronic and allergic aspergillosis. Diagnosis penyakit aspergillosis terbilang mahal dan memerlukan peralatan khusus. Riset ini bertujuan mengembangkan uji diagnosa yang lebih mudah dan terjangkau. Peneliti utama dari Indonesia adalah Dr Anna Rozaliyani dari Universitas Indonesia dan dari Inggris adalah Dr Chris Kosmidis dari University of Manchester.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik mengungkapkan, kolaborasi riset dan pendidikan tinggi sangat penting dilakukan. Riset yang dilakukan ini pun sangat penting karena menyangkut penyakit menular.

"Ancaman penyakit menular sangat tinggi di Indonesia dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat dan juga perekonomian nasional," ucapnya.

Melalui kerja sama yang erat, ilmuwan terbaik Inggris dan Indonesia berkontribusi mengurangi tingkat kerawanan penyakit menular.

Bidang sains dan riset di Inggris menempati posisi kedua dunia, 54 persen hasil penelitiannya masuk ke dalam kategori terbaik dunia. Sebanyak 38 persen peraih Nobel memilih untuk bersekolah di Inggris.

"Saya berharap riset-riset terpilih ini berguna bagi masyarakat Indonesia untuk hidup lebih lama, lebih sehat dan lebih makmur," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fitur Sidik Jari Masih Sulitkan Pasien JKN-KIS

Dengan kondisi antrean panjang dalam proses pendaftaran di sejumlah RS, maka penggunaan sidik jari justru menyulitkan pasien terutama pasien lansia dan anak.

KESEHATAN | 13 Mei 2019

Fitur Sidik Jari Kurangi Repotnya Proses Administrasi BPJSK

Pelaksanaan sidik jari terlebih dahulu diterapkan untuk peserta hemodialisis. Sekarang diperluas untuk pasien rawat inap, rehabilitasi medik, mata dan jantung.

KESEHATAN | 13 Mei 2019

Kemkes Temukan 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS

Kebanyakan korban meninggal pada usia 50-59 tahun

KESEHATAN | 12 Mei 2019

Senam Otak Bangkitkan Jiwa Muda Kalangan Lansia

Khasiat senam otak sudah dirasakan oleh ribuan lansia

KESEHATAN | 10 Mei 2019

Batalkah Puasa Kita Bila Disuntik?

Apakah suntik dapat membatalkan puasa?

KESEHATAN | 9 Mei 2019

Bahaya Kekurangan Vitamin dan Mineral Selama Puasa

Konsumsi gizi berimbang dan suplemen saat sahur menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh saat berpuasa.

KESEHATAN | 8 Mei 2019

Belum Reakreditasi, 10 RS Terancam Putus Kerja Sama BPJS

Hingga 30 Juni 2019 mendatang ada sekitar 127 RS yang jatuh tempo atau habis masa berlaku akreditasinya.

KESEHATAN | 7 Mei 2019

Kemkes: RS yang Sedang Akreditasi Ulang Tetap Layani Pasien JKN-KIS

Mereka diizinkan melayani pasien JKN-KIS sampai keluar sertifikat akreditasinya dari Komisi Akreditasi RS (KARS).

KESEHATAN | 7 Mei 2019

Pentingnya Manajemen Puasa bagi Pasien DMT2

Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 rentan terhadap risiko hipoglikemia saat berpuasa.

KESEHATAN | 6 Mei 2019

Ini Manfaat Kurma untuk Kesehatan

Kurma mengandung gizi yang cukup lengkap sebagai sumber energi dan karbohidrat.

KESEHATAN | 6 Mei 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS