Paparan Cahaya LED Dapat Merusak Mata
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Paparan Cahaya LED Dapat Merusak Mata

Kamis, 16 Mei 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Maison-Alfort, Beritasatu.com – Pengawas kesehatan Pemerintah Prancis mengatakan, pancaran cahaya biru pada bola lampu jenis LED (Light Emitting Diode) dapat merusak retina mata dan mengganggu ritme tidur alami.

Temuan baru yang disampaikan pengawas pada pekan ini, memastikan kekhawatiran sebelumnya bahwa paparan cahaya LED yang tajam dan kuat merupakan photo-toxic yang dapat menyebabkan kehilangan permanen sel-sel retina mata dan berkurangnya ketajaman penglihatan.

Demikian peringatan yang disampaikan Badan untuk Makanan, Lingkungan, dan Kesehatan & Keselamatan Prancis atau Agency for Food, Environmental and Occupational Health & Safety (ANSES), dalam sebuah pernyataan.

Dalam laporan setebal 400 halaman, ANSES memberikan rekomendasi bahwa batas maksimum untuk paparan akut telah direvisi, bahkan jika batas-batas tersebut jarang dipenuhi di rumah-rumah atau lingkungan kerja.

Laporan ANSES juga menyebutkan perbedaan antara paparan akut cahaya LED intensitas tinggi, dan “paparan kronis” sampai ke sumber intensitas rendah.

Dalam kesimpulan ANSES: “Meskipun minim bahaya, tetapi paparan kronis sekalipun dapat mempercepat penuaan jaringan retina, berkontribusi terhadap penurunan ketajaman visual dan penyakit degeneratif tertentu seperti degenerasi makula terkait usia.”

Di sisi lain, teknologi LED yang disebut-sebut tahan lama, hemat energi, dan murah sudah banyak digunakan hingga separuh dari pasar penerangan umum dalam satu dekade, dan akan mencapai 60% pada akhir tahun depan. Demikian prediksi industri.

Bola lampu LED dianggap hemat karena hanya menggunakan seperlima dari listrik yang dibutuhkan untuk bola lampu pijar dengan kecerahan yang sebanding.

Tercatat, produsen bola lampu LED terkemuka di dunia adalah GE Lighting, Osram dan Philips.

Ada pun teknologi dasar untuk menghasilkan cahaya putih adalah dengan menggabungkan LED panjang gelombang pendek seperti sinar biru atau ultraviolet dengan lapisan fosfor kuning. Semakin putih atau “lebih dingin” cahaya maka semakin besar proporsi cahaya biru dalam spektrum.

Sekarang penggunaan LED banyak ditemukan pada penerangan di rumah-rumah, jalan-jalan, serta perkantoran dan industri.
LED juga semakin banyak ditemukan pada lampu-lampu utama mobil, senter, dan beberapa mainan.

“LED pada layar ponsel (telepon seluler), tablet dan laptop tidak menimbulkan risiko kerusakan mata karena luminositasnya sangat rendah dibandingkan dengan jenis pencahayaan lainnya,” ujar Francine Behar-Cohen, dokter spesialis mata dan kepala kelompok ahli yang melakukan tinjauan, kepada wartawan.

Ganggu Ritme Sirkadian
Tetapi ANSES memperingatkan, perangkat-perangkat yang dapat menyala kembali (back-lit) – terutama ketika digunakan di malam hari atau di tempat gelap – dapat mengganggu ritme biologis, dan pola tidur.

Laporan ANSES mencatat, hal itu dikarenakan lensa-lensa kristal pada mata mereka tidak sepenuhnya terbentuk. Golongan anak-anak dan remaja sangat rentan terhadap gangguan seperti itu.

“Terganggunya ritme sirkadian tubuh (sebuah proses biologis berulang secara alami pada siklus 24 jam, red) juga diketahui memperburuk gangguan metabolisme seperti pada penderita diabetes, serta penyakit kardiovaskular dan beberapa bentuk kanker,” kata Dina Attia, seorang peneliti dan manajer proyek di ANSES.

Selain itu, laporan ANSES mengungkapkan pengaruh stroboskopik pada beberapa lampu LED – yang dipicu oleh fluktuasi kecil dalam arus listrik – dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan visual dan risiko kecelakaan yang lebih tinggi.

Dalam laporannya ANSES merekomendasikan pembelian lampu LED “putih hangat” untuk penerangan di rumah-rumah, kemudian membatasi terpapar sumber LED dengan konsentrasi tinggi cahaya biru, dan menghindari layar LED sebelum tidur.

ANSES juga menyampaikan, kalangan produsen bola lampu LED harus membatasi tingkat intensitas ketajaman cahaya lampu kendaraan, mengingat beberapa di antaranya terlalu terang. Pada akhirnya, ANSES pun meragukan meragukan efektivitas beberapa filter dan kacamata hitam yang dipasang anti-blue light.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA LAINNYA

Disiplin Prokes dan Vaksinasi, Kunci Ubah Pandemi Jadi Endemi

Untuk melanjutkan transisi pandemi menuju endemi, maka masyarakat perlu meningkatkan kesadaran pentingnya protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi

KESEHATAN | 18 September 2021

Sentra Vaksinasi Covid-19 MNC Peduli di Bogor Dihadiri Miss Indonesia

Sentra Vaksinasi Covid-19 yang dihelat MNC Peduli bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Curugbitung dihadiri Miss Indonesia 2020 Carla Yules.

KESEHATAN | 18 September 2021

Update Covid-19: Tren Kasus Aktif Menurun, Tetap Waspada

Penanganan Covid-19 di Tanah Air terus membaik namun harus tetap waspada

KESEHATAN | 18 September 2021

Mendagri Minta Pemerintah Desa Serius Tangani Stunting

Menurut Mendagri Tito Karnavian bila masalah stunting ini tidak ditangani dengan baik, maka Indonesia Emas 2045 hanya sebatas mimpi.

KESEHATAN | 18 September 2021

Soal Labelisasi Bahaya BPA, Ketua JPKL: Tindakan BPOM Sudah Tepat

Ketua JPKL Roso Daras menyebutkan keputusan BPOM untuk melabeli kemasan plastik No.7 seperti galon guna ulang polikarbonat sudah tepat.

KESEHATAN | 18 September 2021

Menko Luhut: Kondisi Makin Membaik, Jangan Lengah

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan tetap waspada supaya Covid-19 tidak naik lagi.

KESEHATAN | 18 September 2021

Apakah Kita Perlu Vaksin Booster? Data di Dunia Ternyata Menunjukkan Hal Ini

Orang-orang yang divaksinasi lebih awal dalam pandemi sekarang lebih rentan terhadap mutasi infeksi, terutama dalam menghadapi varian Delta.

KESEHATAN | 18 September 2021

Pengiriman Pertama Donasi 4,6 Juta Vaksin Pfizer dari AS untuk Indonesia Tiba

Pemerintah dan rakyat Amerika Serikat (AS) menyatakan dukungan sepenuhnya bagi rakyat Indonesia dalam perang melawan Covid-19.

KESEHATAN | 18 September 2021

Ayo Melangkah Sebanyak Ini untuk Peluang Umur Panjang, Jangan Berlebih

Untuk meningkatkan peluang kita berumur panjang, kita mungkin harus mengambil setidaknya 7.000 langkah sehari atau berolahraga lebih dari 2,5 jam per minggu.

KESEHATAN | 18 September 2021

Tes Covid-19 Menurun, Ini Penjelasan Kemkes

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tes Covid-19 mengalami penurunan beberapa hari terakhir karena ada perbaikan data.

KESEHATAN | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

BOLA | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings