Cegah Obesitas Pada Anak dengan Makanan Sehat

Cegah Obesitas Pada Anak dengan Makanan Sehat
Cegah obesitas pada anak, Beko meluncurkan inisiatif "Eat Lika A Pro" di Indonesia. (Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani)
Indah Handayani / FER Selasa, 16 Juli 2019 | 18:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menghadirkan makanan sehat bagi anak-anak masih menjadi tantangan bagi kalangan orang tua di Indonesia. Makanan padat energi dan tinggi lemak justru lebih banyak dipilih. Terlebih, dalam rupa camilan atau penganan tambahan yang lambat laun turut berandil pada terjadinya obesitas pada anak .

Spesialis gizi klinik, Diana F Suganda MKes Sp GK, mengatakan, obesitas umumnya disebabkan oleh tiga faktor yaitu perilaku, lingkungan, dan genetik. Faktor genetik menyumbang sekitar 10 persen hingga 30 persen, sementara faktor perilaku dan lingkungan dapat mencapai 70 persen.

"Berbagai risiko kesehatan berbahaya mengancam anak-anak penderita obesitas, seperti diabetes dan penyakit jantung. Tentunya, kondisi ini akan berpengaruh pada kualitas hidup mereka di masa mendatang," ujar Diana di sela peluncuran kampanye Beko "Eat Like Pro" di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Diana mengatakan, untuk melindungi anak dari risiko obesitas, kalangan orang tua dapat melakukan langkah preventif dengan memperkaya menu harian yang mempertimbangkan batasan asupan gula, garam dan lemak, serta melakukan aktivitas fisik bersama secara rutin. Terkait penyiapan menu harian, mutu bahan makanan menjadi vital.

"Tingkat kesegaran bahan makanan tidak bisa diabaikan. Sebabnya, semakin fresh suatu bahan makanan maka kekayaan nutrisinya lebih terjaga," tandas Diana.

Country General Manager Beko Indonesia, Ali Cagri Gonculer, menjelaskan, obesitas pada anak merupakan isu global yang perlu disikapi secara serius. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi jumlah anak penderita obesitas di dunia akan mencapai 70 juta jiwa pada 2025.

"Kami berupaya membantu mengatasi isu tersebut melalui dua langkah. Pertama, melalui ragam teknologi yang ditawarkan untuk memudahkan konsumsi terhadap makanan sehat. Kedua, menumbuhkan ketertarikan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat," jelas Ali Cagri.

Ali Cagri menambahkan, peran orang tua sebagai heroes pertama yang dikenal anak, tentunya menjadi sangat krusial dalam menyiapkan makanan sehat.

"Melalui kampanye ini, kami juga mengajak orang tua untuk memberikan contoh baik, dan bersama anak mereka menjalani hidup sehat dengan cara yang menyenangkan," pungkas Ali Cagri.



Sumber: Investor Daily