106.000 PBI Kartu Indonesia Sehat di Kabupaten Bekasi Dinonaktifkan

106.000 PBI Kartu Indonesia Sehat di Kabupaten Bekasi Dinonaktifkan
Ilustrasi BPJS Kesehatan. ( Foto: Antara )
Mikael Niman / FMB Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:57 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi mendata sebanyak 4.514 Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dinonaktifkan oleh BPJS Kesehatan karena tidak lagi terdaftar dalam‎ data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Dinsos akan segera melakukan verifikasi ulang data peserta PBI JKN-KIS tersebut.

"Tercatat, ada sebanyak 4.5‎14 pengguna PBI yang dinonaktifkan di Kota Bekasi," ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Bekasi, Zaeni, Rabu (14/8/2019).

Dia mengatakan, ribuan peserta PBI JKN KIS tersebut kini tak lagi terdaftar DTKS atau tak aktif dalam pelayanan kesehatan. "Peserta yang tak aktif dalam pelayanan kesehatan, ada beberapa kemungkinan. Misalnya, peserta telah meninggal dunia atau pindah rumah, pindah alamat," katanya.

Dia mengatakan, segera melakukan verifikasi ulang terhadap jumlah nonaktif PBI tersebut. Di tingkat Kabupaten Bekasi, total sebanyak 102.396 pengguna PBI JKN KIS dipastikan tak lagi aktif.

Sementara, Humas BPJS Kesehatan Kota Bekasi, Putu Mahesa, menambahkan‎‎ pihaknya hanya menerima data dari Kementerian Sosial, berdasarkan basis data terpadu yang berjenjang di tingkat kota/kabupaten.

"Penonaktifkan dari kantor pusat langsung. Kemensos menyerahkan data ke kantor pusat BPJS Kesehatan," tuturnya. ‎[160]



Sumber: Suara Pembaruan