Inhalasi Hidrogen

Cara Tepat Menjaga Kesehatan Akibat Polusi Udara

Cara Tepat Menjaga Kesehatan Akibat Polusi Udara
LiveWell Global mengembangkan produk generator portabel inhalasi gas dan air hidrogen, untuk membantu kesehatan saluran pernafasan. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Indah Handayani / FER Kamis, 15 Agustus 2019 | 23:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Belakangan ini udara di beberapa kota besar di Indonesia sedang tercemar. Berdasarkan data Air Quality Index (AQI) beberapa waktu lalu, Jakarta pernah berada di peringkat 188.

Perlu diketahui, AQI merupakan indeks yang menggambarkan tingkat kualitas udara di suatu daerah. AQI menghitung berdasarkan enam jenis polutan utama, yakni PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah. Rentang nilai dari AQI adalah 0 sampai 500. Makin besar nilainya, maka makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut. Kondisi ini memaksa masyarakat harus menjaga kesehatannya, terutama dari ancaman ISPA.

Praktisi kesehatan yang berpengalaman menangani kasus ISPA pada pekerja pertambangan, dr Elvin Erick Gultom, menjelaskan, ISPA atau Infeksi Saluran Nafas Akut bisa disebabkan oleh paparan asap atau polusi udara.

"Udara yang berpolusi cenderung susah disaring, sehingga mudah masuk ke area mulut, tenggorokan serta paru-paru. Akibatnya, saluran nafas mengalami alergi, radang dan infeksi," papar Elvin dalam keterangan persnya, Kamis (15/8/2019).

Elvin menjelaskan, bahaya ISPA bisa menyebabkan kesulitan bernafas secara akut. Jika tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal seperti gagal nafas akibat paru-paru yang berhenti berfungsi,peningkatan kadar karbondioksida, bahkan gagal jantung. "ISPA bisa terkena siapa saja, namun anak-anak dan lansia yang paling retan, karena daya tahan tubuh mereka yang lemah," papar Elvin.

Elvin menyarankan, pemberian antioksidan ke dalam saluran pernafasan akan membantu untuk memaksimalkan daya tahan tubuh dan melawan radikal bebas terutama pada saluran pernafasan.

"Saat ini ada cara pemberian antioksidan yang efektif dan bisa dilakukan dengan menghirup gas hidrogen dengan cara inhalasi. Hal ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Gas hidrogen dengan antioksidan tinggi akan bekerja membantu melawan bakteri dalam saluran pernafasan, dan tentunya diiringi dengan pemberian antibiotik dari dokter," tandas Elvin.

Co-founder LiveWell Global, Leonardo Wiesan, mengatakan terapi inhalasi hidrogen sudah diteliti oleh berbagai jurnal kesehatan akan kaitannya membantu kesehatan saluran pernafasan.

"Gas hidrogen sebagai antioksidan tinggi telah teruji dalam jurnal Medical Gas Research tahun 2014, yang menyatakan bahwa metode pemberian molekul hidrogen, baik melalui inhalasi gas hidrogen maupun minum air hidrogen, memiliki potensi sebagai antioksidan yang kuat, anti-inflamasi, dan anti-apoptosis dalam sel, jaringan, dan organ tubuh," tutur Leonard.

Lebih lanjut, Leonard menambahkan, untuk melakukan terapi inhalasi hidrogen, masyarakat Indonesia kini bisa dengan mudah mendapatkannya.

"Kami merancang suatu produk inhalasi gas dan juga air hidrogen portabel. Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler merupakan produk air hidrogen portabel pertama di Indonesia, yang memberikan manfaat inhalasi gas hidrogen. Melihat fenomena kondisi udara yang buruk saat ini, kami berharap masyarakat merasakan langsung manfaaatnya, terutama membantu masalah ISPA," pungkas Leonardo.



Sumber: Investor Daily