Kemkes Tegaskan Tak Ada Lagi Pemberian Obat Kedaluwarsa di Puskesmas
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemkes Tegaskan Tak Ada Lagi Pemberian Obat Kedaluwarsa di Puskesmas

Minggu, 1 September 2019 | 22:18 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) mengingatkan seluruh fasilitas kesehatan khususnya puskesmas untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pelayanan obat kepada pasien. Kasus pemberian obat kedaluwarsa oleh Puskesmas Kamal Muara, Jakarta Utara, baru-baru ini, merupakan kasus terakhir dan tidak boleh terulang kembali.

Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemkes, Engko Sosialine Magdaline, dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Menurut Engko, Kemkes prihatin atas kejadian tersebut dan terus berkoordinasi dengan Dinkes DKI Jakarta untuk evaluasi.

"Kami berharap ke depannya seluruh Puskesmas dalam melakukan pelayanan kefarmasian tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus tersebut,” kata Engko.

Menurut Engko, pemberian obat kedaluwarsa ini tidak serta merta disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan petugas, perlu evaluasi secara mendalam. Dirjen Engko menambahkan, Kemkes sudah menerbitkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas berdasarkan Permenkes 74/2016.

Kemkes sendiri sudah berkoordinasi dengan Dinkes DKI Jakarta karena puskesmas Kamal Muara ada di wilayahnya. Koordinasi dilakukan untuk mengevaluasi kembali standar pelayanan obat di puskesmas. Menurut Engko, semua SOP sudah dimiliki setiap puskesmas, namun masih perlu monitoring dan evaluas apakah SOP itu sudah benar-benar diterapkan karena ini persoalan kualitas dalam pelayanan.

Dalam SOP kefarmasian, kata Engko, ada istilah yang dikenal dengan first expired first out, yang artinya obat kedaluarsa harus lebih cepat atau lebih dahulu digunakan. Sementara yang sudah kedaluarsa harus dipisahkan sehingga tidak terjadi kesalahan di pelayanan kefarmasian.

Dinkes DKI Jakarta, lanjut Engko, harus melakukan evalusi tidak hanya di Puskesmas Kamal Muara, tetapi juga di semua puskesmas di wilayah DKI Jakarta. Kasus di Puskesmas Kamal, lanjut Engko, seyogianya menjadi pembelajaran berharga untuk seluruh faskes. Setiap pelayanan harus dilakukan sesuai SOP, dan puskesmas perlu mengantisipasi agar kasus ini tidak terulang kembali.

Diketahui, baru-baru ini, seorang pasien ibu hamil bernama Novi Sri Wahyuni melaporkan Puskesmas Kamal Muara ke pihak kepolisian karena mengaku mendapatkan obat kedaluwarsa saat mengontrol kandungan ke puskesmas tersebut. Novi juga mendatangi puskesmas tersebut untuk komplain lantaran setelah mengonsumsi obat tersebut perut terasa sakit/keras, janin sakit, muntah-muntah, dan kepala pusing.

Pihak puskesmas pun mengakui telah memberikan obat kedaluwarsa kepada Novi. Pihak puskesmas dikabarkan telah meminta maaf kepada korban. Mereka bertanggung jawab dengan merujuk Novi ke RS BUN untuk menjalani pemeriksaan, dan akan mengawasi pasien sampai persalinan.




Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Minim, Kesadaran Masyarakat Lakukan Pemeriksaan Gigi

Masyarakat Indonesia masih banyak yang tidak mengetahui waktu tepat untuk sikat gigi.

KESEHATAN | 1 September 2019

Di Tangan Dokter Ismawati, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Rumah Sakit

Sebanyak 144 penyakit harus bisa diselesaikan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti puskesmas dan juga dokter praktik mandiri.

KESEHATAN | 1 September 2019

Fraksi PKS Minta Pemerintah Urungkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Jazuli menilai kunci penyelesaian defisit BPJS Kesehatan bukan dengan menaikkan iuran.

KESEHATAN | 1 September 2019

Rokok Ikut Memicu Kasus Stunting di Indonesia

Rokok sudah menjadi candu dan dianggap normal di desa daerah penelitian. Di daerah ini, merokok di depan anak-anak adalah hal biasa.

KESEHATAN | 31 Agustus 2019

Iuran Naik 100% Atasi Defisit Jangka Panjang

BPJS Kesehatan akan melaksanakan apa pun keputusan pemerintah terkait iuran peserta JKN-KIS.

KESEHATAN | 31 Agustus 2019

Majukan Industri Alat Kesehatan, Indonesia Kerja Sama Korea

Saat ini industri alkes Indonesia masih terbatas pada teknologi rendah dan medium.

KESEHATAN | 31 Agustus 2019

RS Jantung Diargam Layani Pasien BPJS Kesehatan

RS Jantung Diagram juga melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 29 Agustus 2019

Pengusaha Alat Kesehatan Terancam Gulung Tikar

Banyaknya kelemahan dalam kebijakan dan tata kelola, berdampak masif bagi bisnis alat kesehatan.

KESEHATAN | 29 Agustus 2019

Waspada Kekurangan Protein di Masa Tumbuh Kembang Anak

Anak membutuhkan konsumsi nutrisi seimbang termasuk protein dalam masa tumbuh kembang.

KESEHATAN | 28 Agustus 2019

Menkes Sebut Ubah Perilaku Sehat Masyarakat Butuh Waktu

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan, untuk mengubah perilaku hidup sehat masyarakat membutuhkan proses dan tidak bisa dalam waktu yang singkat.

KESEHATAN | 27 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS