Siloam Hospitals Putera Bahagia Buka Layanan Hemodialisa

Siloam Hospitals Putera Bahagia Buka Layanan Hemodialisa
Pembukaan Unit Hemodialisis RS Putera Bahagia Cirebon Siloam Hospitals Group ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Hendro D Situmorang / FER Sabtu, 14 September 2019 | 16:02 WIB

Cirebon, Beritasatu.com - Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefi) melihat,saat ini masih banyak masyarakat yang belum menyadari ancaman gagal ginjal dan tidak segera mengambil langkah preventif. Padahal, diperkirakan pada tahun 2014 hingga 2019, pasien gagal ginjal mencapai 100.000 orang.

Hemodialisa adalah terapi cuci darah di luar tubuh untuk seseorang yang ginjalnya tidak bekerja secara normal. Pada pengidap penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal, organ ini sudah tidak bisa berfungsi dengan baik. Kondisi tersebut di atas membuat tubuh membutuhkan proses cuci darah melalui bantuan alat medis.

Mengingat hal tersebut unit Hemodialisis sangat dibutuhkan oleh pasien gagal ginjal yang semakin meningkat jumlahnya terutama di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Minimnya fasilitas hemodialisis yang terbatas di wilayah Cirebon, salah satu faktor bagi Siloam Hospitals Putera Bahagia membuka unit pelayanan Hemodialisis dan dukungan empat mesin. Pembukaan layanan diharapkan membantu mempertahankan kualitas dan harapan hidup masyarakat Cirebon, khususnya pasirn yang terkena penyakit ginjal kronik.

Bertepatan pada 11 September 2019 lalu , yaitu Hari Ulang Tahun yang ke-13 maka Rumah Sakit Putera Bahagia Siloam Hospitals Group membuka Unit Pelayanan Hemodialisis dengan 4 mesin didukung kerjasama tim yang beranggotakan dokter spesialis penyakit dalam, dokter nefrologi, dokter umum yang bersertifikasi HD, serta perawat yang terampil, mahir dan bersertifikat. Layanan Hemodialisa Siloam mampu memberikan kenyamanan dan keamanan untuk pasien selama menjalani terapi ini di rumah sakit.

Deputy President Director Siloam Hospitals Group, Caroline Riady, mengatakan, sebagai bagian dari Siloam Hospital Group, RS Putera Bahagia harus bisa menjangkau sebanyak banyaknya masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan kondisinya.

"Siloam Hospital Group ingin menjangkau kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan kesehatan. Di Cirebon ini, apa lagi yang dibutuhkan masyarakat, kita harus berusaha untuk menghadirkannya," kata Caroline Riady dalam keterangannya Sabtu (14/9/2019).

Pembukaan Unit Hemodialisis RS Putera Bahagia Siloam Hospitals Group dihadiri oleh Kepala Dinas Kotamadya Cirebon Dr Edi Sugiarto, Direktur Rumah Sakit di Cirebon, Kepala Puskesmas di sekitar Rumah Sakit Putera Bahagia, Jajaran Muspika Kec Larangan Cirebon dan Jajaran Dokter dan Staff Management Rumah Sakit Putera Bahagia Siloam Hospitals Cirebon.



Sumber: Suara Pembaruan