Alasan SKM Tidak Cocok untuk Minuman Anak

Alasan SKM Tidak Cocok untuk Minuman Anak
Ilustrasi susu kental manis ( Foto: istimewa )
Indah Handayani / FER Minggu, 15 September 2019 | 19:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Susu kental manis (SKM) masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Apalagi sebelumnya para ahli menegaskan, SKM tidak setara dengan susu segar. Padahal, di banyak wilayah Indonesia, SKM sering diberikan oleh orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi pada anak.

Oleh karena itu, edukasi cara bijak menggunakan SKM kini banyak dilakukan untuk memperbaiki persepsi yang salah tentang SKM. Salah satu poin penting yang harus dipahami masyarakat bahwa SKM adalah bahan penambah rasa untuk makanan, dan bukan untuk diberikan kepada anak dalam bentuk minuman.

Peneliti Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi Pangan dan Pertanian Asian Tenggara Institut Pertanian Bogor (IPB), Dodik Briawan, menyebutkan alasan kenapa SKM tidak boleh disajikan dalam bentuk minuman untuk anak.

"SKM dalam pembuatannya ditambahkan gula agar susu menjadi lebih awet. Proses pembuatan ini yang mengakibatkan kandungan gula dalam SKM tinggi. Karena gulanya terlalu tinggi. Kalau anak kurang menjaga kebersihan mulut bisa menjadi karies gigi. Gula yang terlalu lama mengendap di mulut, akan sulit dinetralkan oleh air liur. Ini mengakibatkan karies pada gigi karena berubah menjadi asam," kata Dodik dalam keterangan persnya, Minggu (15/9/2019).

Selain itu, kata Dodik, fakta SKM berikutnya yaitu tingginya kandungan gula dapat menjadi pemicu obesitas pada anak. Kemudian, anak juga akan lebih memilih mengonsumsi makanan manis daripada buah dan sayuran. Kandungan gizi SKM lebih rendah dibandingkan dengan jenis susu lainnya. Terlebih, protein dan kalsiumnya lebih rendah daripada susu bubuk atau susu segar. "Karena itu, SKM bukan sumber minuman, dia untuk olahan. Rasa yang diharapkan,” kata Dodik.

Oleh karena itu, Didik menyarankan, SKM sebaiknya tidak disajikan dalam bentuk minuman untuk anak. Hal ini mencegah agar anak tidak berasumsi bahwa SKM ada susu yang dapat mereka konsumsi setiap hari.



Sumber: Investor Daily