Nutrisi Susu Dapat Berubah Saat Dilarutkan dengan Air

Nutrisi Susu Dapat Berubah Saat Dilarutkan dengan Air
Air murni digunakan untuk melarutkan susu sehingga tidak mengubah nutrisi susu ( Foto: Ist / Ist )
Mardiana Makmun / MAR Jumat, 20 September 2019 | 21:47 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com - Saat sudah berusia di atas 6 bulan, bayi memerlukan makanan pendamping ASI, diantaranya formula bayi dan formula lanjutan. Nutrisi mineral dalam formula tersebut tentunya sudah disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Namun, ibu perlu tahu, ketika formula dilarutkan dengan air, kandungan nutrisi terutama mineral bisa bertambah melebihi kebutuhan bayi. Ini karena air mengandung mineral-mineral. Hal ini tentu membuat para ibu khawatir kemurnian nutrisi formula untuk buah hati menjadi berubah.


Berdasarkan data Nielsen dari survei Brand Health Tracking mengenai Formula Bayi dan Formula Lanjutan (IFFO) tahun 2015 lalu, 46% respondennya menyatakan kebutuhan mereka terhadap air khusus untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI. Sebanyak 65% di antaranya menyatakan bahwa bayi memerlukan air minum yang lebih natural dan alami. Selain alasan tersebut, alasan lainnya adalah karena pencernaan bayi masih lemah (32%) dan air minum memiliki peran penting untuk membantu tumbuh kembang bayi (30%). Tumbuh kembang yang optimal diperlukan selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui perwakilannya Dr. Fery Rahman, MKM selaku Wakil Sekretaris Jendral PB IDI menyampaikan, “Merujuk pada data dari WHO tahun 2003 (Feeding and nutrition of infants and young children. Guidelines for the WHO European Region, WHO Regional Publications, European Series, No. 87), kontaminasi makanan (termasuk air minum) oleh agen mikroba adalah salah satu penyebab utama diare pada bayi dan anak kecil.


Kemudian, panduan WHO tahun 2005 (Nutrients in Drinking Water. Water, Sanitation and Health Protection and the Human Environment. Chapter 13) mengenai Nutrisi dalam Air Minum menyatakan bahwa kandungan mineral dari air mineral yang digunakan untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, secara signifikan dapat mengubah dan menambahkan kandungan mineral pada susu atau makanan pendamping ASI”.

Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals menjelaskan, dalam konteks melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, air demineral atau bebas mineral adalah air yang ideal digunakan sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI karena tidak akan mengubah kemurnian nutrisi yang terkandung dalam komposisinya. Sedangkan melarutkan susu atau makanan pendamping ASI dengan air mineral, berpotensi meningkatkan kandungan mineralnya sehingga komposisi nutrisinya menjadi tidak sama lagi atau berubah. “Dalam konteks air minum sehari-hari, air demineral atau bebas mineral sangat aman karena berbagai kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh, juga dapat kita peroleh dari makanan yang kita konsumsi,”tegas D.Muliaman.

Memenuhi kebutuhan tersebut, Kalbe Nutritionals dan Morinaga Research Center Jepang yang telah berpengalaman mendukung nutrisi dan kesehatan keluarga selama lebih dari 100 tahun, meluncurkan inovasi Morinaga Heiko+ Water.
Morinaga Heiko+ Water adalah air murni yang bebas mineral dan bakteri, steril, dan higienis diproses melalui 8 tahapan proses untuk menghasilkan kualitas air murni terbaik. Heiko+ Water juga telah memenuhi standard BPOM, SNI, dan memiliki sertifikat halal LPPOM MUI.

Helly Oktaviana, Senior Group Business Unit Head For Kids Nutrition menjelaskan, “Bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kalbe Nutritionals menggagas kampanye Dukung Kemurnian Nutrisi Anak Sejak Dini melalui pemilihan air yang tepat untuk yang terkasih, seperti air bebas mineral dan bakteri yang dapat digunakan sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI, yang diharapkan mampu melindungi nutrisi makanan anak dengan tidak merubah komposisi susu dan makanan pendamping ASI yang sudah dibuat sesuai dengan standar BPOM”.

Helly mengungkapkan, pemahaman umum dalam menyiapkan susu atau makanan pendamping ASI adalah melarutkannya dengan air (baik AMDK maupun air pipa) dalam keadaaan panas mendidih. Asumsinya, air panas mendidih mampu membunuh kuman, virus, dan bakteri. Padahal, air panas mendidih yang dipanaskan terlalu lama, juga bisa meningkatkan kandungan mineral dalam air dan merusak kandungan nutrisi lainnya. Sebagai air murni dan steril, Morinaga Heiko+ Water, dapat melindungi nutrisi makanan anak dengan tidak merubah komposisi serta mudah melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, dengan jaminan kualitas.



Sumber: Investor Daily