Edukasi Konsumen Bisolvon Pecahkan Rekor MURI

Edukasi Konsumen Bisolvon Pecahkan Rekor MURI
Kiri ke kanan: Brand Manager CHC Sanofi Indonesia Randy Fransiscus, Head of Marketing Consumer Healthcare Sanofi Indonesia Adisti Nirmala, General Manager Consumer Sanofi Indonesia Adriane Taine, Senior Manager Perwakilan dari MURI Damian Awan Raharjo, dan Aktris Nirina Zubir. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 30 September 2019 | 08:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bisolvon sebagai salah satu brand obat batuk yang telah dipercaya di Indonesia selama lebih dari 45 tahun, berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dengan peserta edukasi 'Aksi Pintar Kalahkan Batuk' terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan, di Jakarta, Minggu (29/9/2019). Selain edukasi konsumen, kegiatan yang digelar untuk merayakan Hari Apoteker Sedunia ini, juga menampilkan zumba, fun aerobic, dan talk show.

Bisolvon sebagai salah satu brand obat batuk yang telah dipercaya di Indonesia selama lebih dari 45 tahun, berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dengan peserta edukasi ‘Aksi Pintar Kalahkan Batuk’ terbanyak yang diikuti lebih dari 7.000 partisipan.

Baca Juga: Hipertensi dan Diabetes Sedot Anggaran Obat JKN-KIS Terbesar

Brand Manager CHC Sanofi Indonesia, Randy Fransiscus, mengatakan, sebagai bentuk komitmen Bisolvon untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga Indonesia, pihaknya menyelenggarakan 'Aksi Pintar Kalahkan Batuk' dengan tujuan mengedukasi masyarakat tentang peran penting apoteker dalam memberikan konsultasi kepada konsumen terkait produk OTC serta cara mengalahkan batuk, khususnya batuk berdahak.

"Kegiatan ini juga salah satu bentuk apresiasi kami terhadap para apoteker yang telah membantu para konsumen untuk memilih obat batuk berdahak yang tepat bagi keluarga Indonesia,” ujar Randy Fransiscus dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Senin (30/9/2019).

Menurut Randy, pihaknya sangat bangga dapat menerima penghargaan MURI atas pemecahan rekor peserta edukasi terbanyak. "Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta yang mengikuti kegiatan edukasi ini. Hal itu menunjukkan, besarnya dukungan masyarakat terhadap para apoteker di Indonesia. Kami berharap kegiatan ini dapat disampaikan lebih lanjut kepada lebih banyak keluarga di Indonesia,” tambah Randy Fransiscus.

Baca Juga: BPOM Pastikan Styrofoam Aman Digunakan

Perwakilan dari Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI), Dra Renni Septini Apt MARS, mengatakan, apoteker memiliki ilmu dan pengetahuan yang luas mengenai industri farmasi dalam hal pembuatan obat-obatan. Oleh karena itu, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menjamin akses terhadap obat-obatan dan penggunaannya yang tepat, meningkatkan kepatuhan, dan banyak lagi.

"Obat juga harus digunakan secara bijaksana dan dalam dosis yang tepat, termasuk juga untuk penyimpanan dan pembuangan yang baik dan benar. Kami pun sangat mengapresiasi inisiatif dari Bisolvon yang menyelenggarakan kegiatan ini agar masyarakat Indonesia mengetahui mengenai obat OTC untuk batuk berdahak yang tepat,” tandas Renni Septini.

Selebritas dan healty family influencer, Nirina Zubir, menambahkan, pentingnya menjaga kesehatan diri sebagai seorang yang memiliki berbagai aktivitas dan juga seorang ibu dari dua orang anak.

"Ketika batuk, saya kehilangan momen berharga keluarga dan tidak bisa maksimal di pekerjaan. Oleh karena itu, penting bagi saya untuk segera mengatasi batuk berdahak. Ketika batuk, saya sering bingung memilih obat yang tepat. Namun, berkat bantuan apoteker, saya jadi mengetahui cara memilih obat batuk yang tepat," kata Nirina Zubir.



Sumber: BeritaSatu.com