Bappenas Dorong Bahan Baku Obat Diproduksi Dalam Negeri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bappenas Dorong Bahan Baku Obat Diproduksi Dalam Negeri

Kamis, 10 Oktober 2019 | 13:26 WIB
Oleh : Dina Manafe / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku untuk produk obat dan alat kesehatan impor masih tinggi. Saat ini sekitar 95% bahan baku obat mengandalkan impor dari sejumlah negara seperti India dan Tiongkok. Untuk mewujudkan kemandirian bahan baku obat, Kementerian PPN/Bappenas mendorong produksi dalam negeri.

Direktur Kesehatan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, mengatakan, sebagian besar bahan baku obat yang dipergunakan industri farmasi masih merupakan produk impor. Ini tentunya berpengaruh pada pembiayaan yang lebih mahal, termasuk pengeluaran pemerintah untuk pembiayaan obat-obatan subsidi. Ketersedian produk farmasi, terutama obat dan vaksin, yang cukup di dalam negeri tentu diharapkan dapat menurunkan pengeluaran pemerintah.

"Kita berharap bahan baku obat dapat diproduksi di Indonesia. Selain untuk penyediaan bahan baku yang lebih efisien, juga untuk mendukung pengembangan industri farmasi dalam negeri," kata Bahjuri Ali saat menjadi pembicara pada diskusi panel bertema "Urgensi Optimalisasi Manajemen Pengelolaan Obat dan Vaksin Terkait Efisiensi Anggaran" yang diselenggarakan Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Lanjut Bahjuri Ali, perkembangan teknologi di sektor kesehatan sangat cepat. Namun bangsa Indonesia selama ini belum mampu membiayai keseluruhan kebutuhan obat dan vaksin di dalam negeri, sehingga masih perlu mendatangkan dari luar negeri. Dalam kondisi demikian, efisiensi harga menjadi pertimbangan yang sangat penting.

Di sisi lain, kebutuhan vaksin juga terus meningkat. Beberapa vaksin baru perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan seiring munculnya berbagai jenis penyakit yang sangat efektif dicegah dengan vaksin. Sebagai contoh, pneumonia dan diare merupakan penyebab utama angka kematian bayi masih tinggi di Indonesia. Perlu dikembangkan vaksin untuk mencegah dan menekan angka kematian akibat kedua penyakit tersebut.

Sementara, ekonom kesehatan dari Universitas Padjadjaran, Auliya Suwantika, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi panel tersebut mengatakan, Indonesia menempati peringkat ketujuh sebagai negara dengan angka kematian bayi berusia di bawah lima tahun akibat pneumonia. Data menunjukkan, rata-rata kematian akibat penyakit pneumonia pada anak di bawah 5 tahun mencapai 25.000 orang per tahunnya. Kematian akibat penyakit pneumonia menyumbang 17% dari total kematian anak di bawah lima tahun.

"Fakta ini harus diperhatikan, lantaran Indonesia menjadi salah satu negara dengan angka kematian bayi akibat pneumonia, yang tidak memasukkan vaksin pneumonia sebagai wajib imunisasi dasar," ucap Auliya.

Paket Imunisasi
Menanggapi hal ini, Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemkes), Sadiah, mengungkapkan pemerintah sedang mengupayakan agar vaksin pneumonia dapat masuk dalam paket imunisasi dasar dan dapat diakses masyarakat dengan harga yang terjangkau. Kemkes masih membahas langkah-langkah dalam pertemuan lintas kementerian dan lembaga. Karena menurut Sadiah untuk memproduksi vaksin dan digunakan secara massal dibutuhkan regulasi yang pasti, bukan hanya dari Kemkes melainkan juga kementerian lain.

Kemkes sendiri menargetkan ketergantungan terhadap bahan baku obat impor turun sebesar 15% dalam dua tahun ke depan atau di 2021 mendatang. Ada sekitar 14 jenis obat yang bahan bakunya akan diproduksi sendiri oleh Indonesia pada 2021. Di antaranya, sefalosporin (kelompok antibiotik membunuh bakteri) dan turunannya, atorvastatin dan simvastatin (menurunkan kolesterol), clopidogrel (untuk jantung) entecavir (hepatitis B), efavirenz (antiretroviral untuk HIV/AIDS, dan erythropoetin atau EPO (mengobati anemia). Juga diproduksi sendiri insulin, probiotik, ekstrak bahan alam, sel punca protein, fraksionasi darah, vaksin dan golongan beta laktam buat mengatasi infeksi bakteri.

Saat membuka pameran teknologi farmasi dan alkes 2019 di Jakarta, baru-baru ini, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, mengatakan, industri farmasi dalam negeri terus bertumbuh. Saat ini 72% industri yang beroperasi di Indonesia adalah industri lokal. Namun, bahan baku yang dipakai 95% masih diimpor dari negeri lain. Demikian pula industri alat kesehatan (alkes) tumbuh 12% setiap tahun, namun 90% alat kesehatan yang beredar masih didatangkan dari luar negeri. Ketergantungan pada impor ini menyebabkan biaya layanan kesehatan menjadi mahal.

"Kondisi ini harus kita ubah. Karena itu saya harapkan dukungan untuk meningkatkan kemandirian alkes dan obat dalam negeri sehingga tercipta layanan bermutu dan terjangkau," kata Menkes.

Menkes mengatakan, banyak sekali inovasi yang dihasilkan akademisi dan perguruan tinggi, tetapi belum sampai pada skala produksi. Inovasi ini perlu dikawinkan dengan hilirisasi atau industri untuk diproduksi secara massal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

DKI Catat Rekor Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19 Terendah Sejak Juni 2020

Dinkes DKI mencatat sebanyak 91 kasus baru positif Covid-19 di Jakarta pada hari ini. Jumlah ini menjadi rekor penambahan kasus harian terendah sejak Juli 2020.

KESEHATAN | 20 September 2021

Proses Transisi Pandemi ke Endemi Covid-19, Tergantung Cakupan Vaksinasi

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proses transisi dari pandemi ke endemic Covid-19 tergantung dari cakupan vaksinasi

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 125,7 Juta Dosis Suntikan

Untuk mempercepat vaksinasi, Budi menyebutkan, atas saran Presiden Joko Widodo, target cakupan vaksinasi per provinsi harus mencapai di atas 20%.

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: 50% Masyarakat Masih Takut Jalani Testing

Sebanyak 50% masyarakat Indonesia masih takut di-testing Covid-19.

KESEHATAN | 20 September 2021

Tak Mau Kecolongan Lagi, Pemerintah Batasi Pintu Masuk ke Indonesia

Pemerintah membatasi pintu masuk perjalanan internasional ke Indonesia untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19

KESEHATAN | 20 September 2021

Untuk Pertama Kalinya, Angka Reproduksi Efektif Covid-19 di Bawah 1

Untuk pertama kalinya, angka reproduktif efektif Covid-19 di Indonesia mencapai di bawah angka 1, tepatnya 0,98.

KESEHATAN | 20 September 2021

Antisipasi Penularan Covid-19, TNI-Polri Dikerahkan Awasi Jalur Tikus

Pemerintah akan mengerahkan TNI dan Polri mengawasi ratusan jalur tikus, baik di darat maupun laut untuk mencegah penularan Covid-19

KESEHATAN | 20 September 2021

Luhut Ingatkan Masyarakat Tidak Euforia dan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meski situasi pandemi Covid-19 membaik.

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: PeduliLindungi Diakses 50 Juta Kali Dalam Sehari

Aplikasi PeduliLindungi saat ini telah diakses lebih dari 50 juta kali dalam sehari oleh masyarakat yang beraktivitas di berbagai ruang publik

KESEHATAN | 20 September 2021

Bioskop dan Pertandingan Liga Dibuka pada Kabupaten-Kota Level 3 dan 2

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bioskop dan pertandingan Liga 2 dapat dibuka kembali pada kabupaten dan kota level 3-2

KESEHATAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Hanya Imbang Lawan Granada, Barcelona Tercecer di Urutan Ke-7

Hanya Imbang Lawan Granada, Barcelona Tercecer di Urutan Ke-7

BOLA | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings