KDRT Bakal Masuk Penilaian Indeks Pembangunan Keluarga
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KDRT Bakal Masuk Penilaian Indeks Pembangunan Keluarga

Selasa, 22 Oktober 2019 | 12:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menilai kasus perceraian di Indonesia sudah tergolong darurat. Ini menunjukkan makin tingginya ketidakharmonisan keluarga, dan di dalamnya berpotensi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Oleh karena itu, BKKBN akan memasukkan KDRT dan praktik-praktik berbahaya terhadap perempuan dalam penilaian Indeks Pembangunan Keluarga (IPK).

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan, BKKBN diberi tugas untuk membuat IPK guna mengukur tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia sebagai salah satu upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Uji coba IPK mulai dilaksanakan di 1.000 kepala keluarga di akhir 2019. Dari sekian indikator, KDRT termasuk kekerasan terhadap perempuan dan perceraian ikut dinilai.

Menurut Hasto, IPK adalah kesempatan baik untuk memasukkan indikator KDRT karena kondisinya memprihatinkan. Paling tidak ini terlihat dari tingginya angka perceraian, di mana di dalamnya kerap terjadi kekerasan baik fisik maupun psikis.

Data nasional menunjukkan, dalam 9 tahun terakhir (2011-2018) angka perceraian meningkat tajam. Dari yang hanya sekitar 288.000 menjadi 630.000 lebih kasus. Tren meningkat terjadi hampir di semua kabupaten/kota di Indonesia. Ia mencontohkan, di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2018 yang menikah 2.900 pasangan, tetapi yang cerai 856 pasangan.

“Angka perceraian ini menyedihkan, dan kecenderungan terus meningkat akhir-akhir ini. Saya kadang hampir tidak percaya, tetapi inilah faktanya,” kata Hasto usai membuka lokakarya International Conference on Population and Developmen ke-25 (ICPD25) di Kantor BKKBN, Jakarta, Senin (21/10/2019). Selain lokakarya ICPD25, BKKBN juga melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia untuk membentuk pusat pelatihan program KB.

Hasto menambahkan, perceraian ini dipengaruhi banyak faktor. Ketidakharmonisan pasangan menduduki posisi tertinggi penyebab perceraian, yaitu sebanyak 97.615 kasus. Kemudian penyebab lainnya adalah tidak bertanggung jawab 81.266 kasus, masalah ekonomi 74.599 kasus, orang ketiga 25.310 kasus, dan cemburu 9.338 kasus. Ironisnya, lebih dari 70% perceraian diajukan oleh perempuan.

Menurut Hasto, mayoritas atau 80% lebih perceraian ini didahului dengan pertengkaran. Mulai dari awalnya cekcok atau perdebatan hingga berujung pada kekerasan fisik. Oleh karena itu, KDRT sebenarnya seperti fenomena gunung es. Angka perceraian yang tercatat hanya menggambarkan sedikit dari banyaknya kasus kekerasan yang nyata di masyarakat.

Hasto menambahkan, BKKBN ditugaskan membuat IPK dengan capaian nilai sebesar 50,4% pada 2020. Indeks dari pembangunan keluarga sedang dibuat dan ditargetkan selesai akhir 2019, sehingga bisa diterapkan pada 2020 dan 2021. IPK tersebut berisikan variabel untuk melihat sejauh mana keluarga di Indonesia dapat menyentuh kondisi sejahtera, tenteram, mandiri dan bahagia. Menambahkan KDRT sebagai indikator penilaian akan jadi tantangan sendiri bagi BKKBN.

“Ini tugas besar bagi BKKBN, karena sebenarnya indeks pembangunan keluarga ini di dunia belum ada. Adanya hanya indeks pembangunan manusia (IPM). Kami sudah cari di mana-mana tidak ada. Di Indonesia juga baru dicoba, dan kami diberi kepercayaan,” kata Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Cara Mudah Memenuhi Kebutuhan Mineral Tubuh

Pilihlah air mineral yang berasal dari sumber terlindungi, sehingga kualitas dan kandungan mineralnya tetap terjaga.

KESEHATAN | 17 September 2021


Ini Aturan Tambahan Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional

Addendum ini bertujuan untuk meningkatkan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional, mencegah terjadinya penyebaran varian baru Covid-19.

KESEHATAN | 16 September 2021

Dirut BPJS Kesehatan: Dampak Pandemi, Peserta JKN Meningkat

Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, dampak pandemi Covid-19 terhadap kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) sangat terlihat

KESEHATAN | 16 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Tersisa 73.238 dan Positivity Rate Naik Lagi 5,74%

Untuk angka kesembuhan hari ini bertambah 14.633 orang sehingga total yang sembuh menjadi 3.968.152 orang.

KESEHATAN | 16 September 2021

Hari Ini Indonesia Kedatangan 1,6 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-63 berupa vaksin bentuk jadi dari Pfizer sejumlah 1.643.850 dosis pada hari ini

KESEHATAN | 16 September 2021

Presiden Ajak Masyarakat Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi, karena harus belajar hidup berdampingan dengan Covid-19

KESEHATAN | 16 September 2021

Jumlah Peserta Aktif BPJS Kesehatan Menurun Akibat Pandemi

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan mengungkapkan bahwa peserta aktif mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 16 September 2021

Menkes: Manfaat JKN Akan Difokuskan pada Penanganan Promotif dan Preventif

Budi menuturkan, fokus pada tindakan promotif dan preventif karena pembiayaan lebih murah dan memberi kenyamanan pada masyarakat.

KESEHATAN | 16 September 2021

Beredar Ajakan untuk Daftar Vaksin Nusantara ke Prof Nidom, Ini Penjelasan Kemkes

Untuk mendapatkan vaksin Nusantara segera mendaftarkan diri kepada Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler, Universitas Airlangga, Prof Dr CA Nidom.

KESEHATAN | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Nakes Jadi Korban, Gubernur Papua Soroti Tragedi Penyerangan Distrik Kiwirok oleh KKB

Nakes Jadi Korban, Gubernur Papua Soroti Tragedi Penyerangan Distrik Kiwirok oleh KKB

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings