Andi Gani Dukung Usulan Menkes Soal Subsidi Iuran BPJS
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Andi Gani Dukung Usulan Menkes Soal Subsidi Iuran BPJS

Sabtu, 9 November 2019 | 23:51 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pimpinan ASEAN Trade Union Council (ATUC), Andi Gani Nena Wea, mendukung usulan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, yang berencana memberikan subsidi iuran bagi peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas IIl. Pemberian subsidi tersebut bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

Baca Juga: Menkes Wacanakan Iuran BPJS Kelas III Tetap Rp 25.500

Andi Gani mengaku, bersama tokoh buruh dan tokoh masyarakat lainnya sudah memberi masukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar iuran BPJS Kesehatan untuk kelas lll tidak naik. Pasalnya, kenaikan iuran untuk kelompok tersebut hanya akan memberatkan sebab mayoritas pesertanya berasal dari kelas ekonomi bawah.

"Saat saya bertemu Presiden Jokowi sudah menyampaikan keberatan dengan rencana kenaikan tersebut karena akan membebani rakyat kecil dan buruh," kata Andi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Baca Juga: Wapres Percaya Menkes Mampu Kelola Isu Kenaikan BPJS

Selain itu, Andi Gani menegaskan, BPJS Kesehatan juga harus memperbaiki pelayanannya karena sejauh ini belum maksimal.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019, iuran peserta mandiri BPJS kelas III naik menjadi Rp 42.000.

Sebelumnya, Menkes Terawan Agus Putranto mengusulkan peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) BPJS Kesehatan kelas III hanya membayar Rp 25.500. Selisih Rp 16.500 itu nantinya dibayarkan oleh pemerintah.

"Itu kemauan dan keinginan kita semua. Coba saya kerjakan,” kata Terawan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Frisian Flag Janji Dukung Daihatsu Astec Open 2020

Frisian Flag berjanji akan ikut bergabung dan mendukung kejuaraan bulutangkis Daihatsu Astec Open 2020.

KESEHATAN | 8 November 2019

Rawat Organ Kewanitaan Dengan Ramuan Herbal Ini

Majakanza mampu merawat organ kewanitaan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

KESEHATAN | 14 April 2020

Pemerintah Didesak Segera Selesaikan Data PBI BPJS Kesehatan

Komisi IX DPR mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan sisa data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 8 November 2019

Komisi IX Minta Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Tak Dinaikkan

Komisi IX DPR meminta kepada pemerintah agar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk peserta kategori kelas III tidak dinaikkan.

KESEHATAN | 8 November 2019

Menkes: Subsidi Tarif BPJS Kesehatan Masih Dihitung

Kemkes tengah mengajukan dana sebesar Rp 9,7 triliun untuk mengurangi defisit BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 7 November 2019

Pekerja Informal "Menjerit" Hadapi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Peserta mandiri minta diberikan keringanan.

KESEHATAN | 7 November 2019

Wapres Percaya Menkes Terawan Mampu Kelola Isu Kenaikan BPJS

Dibahas bagaimana membantu PBI-nya supaya kelas tiga seolah-olah tidak terjadi kenaikan iuran.

KESEHATAN | 7 November 2019

Wapres Ma'ruf Amin Resmikan RSU Syubbanul Wathon

RSU Syubbanul Wathon merupakan rumah sakit pertama yang pembangunannya dimulai tahun 2018, hasil dari kemitraan PBNU melalui Yayasan Syubbanul Wathon dan Lippo

KESEHATAN | 7 November 2019

RS Kemitraan Syubbanul Wathon Magelang Patut Dicontoh Daerah Lain

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar melihat, pembangunan dan pengelolaan rumah sakit ini perlu ditiru daerah lain.

KESEHATAN | 7 November 2019

RS Kemitraan Siloam Hospitals dengan NU Siap Layani Masyarakat Magelang

RSU Syubbanul Wathon dibangun di atas lahan seluas 4.800 meter persegi, dengan total luas bangunan 6.000 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai

KESEHATAN | 7 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS