Komisi IX Harap Menkes Buat Terobosan Inovatif Dunia Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Komisi IX Harap Menkes Buat Terobosan Inovatif Dunia Kesehatan

Senin, 11 November 2019 | 16:32 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR Imam Suroso berharap Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terus membuat terobosan bermanfaat bagi dunia kesehatan. Pasalnya, dr. Terawan dikenal sebagai sosok yang kaya akan terobosan sebelum menjadi menkes.

“Pak Terawan ini kan kaya akan terobosan dari sejak sebelum menjadi menteri. Bahkan Pak Jokowi juga mengangkat beliau karena hal itu. Jadi saya harap pak Menkes terus membuat terobosan positif bersama jajarannya,” kata Imam Suroso di Gedung Parlemen, Senayan, Senin (11/11/2019).

Kendati demikian, legislator PDIP itu mewanti-wanti agar terobosan itu mesti mempertimbangkan dampak menyeluruh. “Dengan anggaran Kemkes sebesar Rp 57,4 triliiun pada 2020, DPR berharap Kemkes mampu menjaga keberlangsungan sektor kesehatan dengan cermat merumuskan kebijakan publik,” kata Imam Suroso.

Sementara legislator PKB Anggia Ermarini menyoroti sistem kendali mutu pelayanan dan sistem pembayaran pelayanan kesehatan untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan harus terus diperbaiki.

Menurutnya, Kemkes perlu melakukan berbagai inovasi sebagai salah satu upaya mengatasi defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. "Harus dengan terobosan yang strategis dalam mengatasi defisit progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bukan menaikkan iuran," tegas Anggia Ermarini.

Anggia yang merupakan anggota Komisi IX DPR itu lantas merujuk Undang-Undang No 36 Tahun 2009, Pasal 52 yang menyatakan, pelayanan kesehatan terdiri atas pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan tersebut meliputi pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

“Pasal 53 UU 36/2009 tentang Kesehatan menyatakan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat ditujukan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit suatu kelompok dan masyarakat,” kata Anggia Ermarini.

Kritik serupa dikemukakan legislator PDIP, Dewi Aryani. Dewi menyoroti kinerja BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit. Dewi meminta Menteri Kesehatan segera melakukan verifikasi dan validasi (verval) data penerima bantuan iuran (PBI) dengan terobosan baru agar anggaran tepat sasaran. “Kemkes bersama Kemsos segera memverifikasi data PBI supaya selisih temuan bisa untuk yang berhak menerima yang selama ini justru tidak masuk basis data terpadu (BDT).

Dewi yang juga anggota Komisi IX DPR RI itu juga mendesak Kemkes bersama-sama Kemdagri, Kemsos, dan BPJS Kesehatan untuk menyelesaikan data cleansing terhadap 96,8 juta data PBI. “Hal itu terkait dengan adanya exclusion error (kesalahan ekslusi) dan inclusion error (kesalahan inklusi) dalam penetapan sasaran PBI,” kata Dewi Aryani.

Menurut dia, tugas besar yang diberikan Presiden kepada Menkes adalah penurunan signifikan angka stunting dan pembenahan menyeluruh sistem jaminan kesehatan rakyat. "BPJS Kesehatan jangan terus menggerus keuangan negara dan menimbulkan masalah pelayanan di lapangan," tukas Dewi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wacana Subsidi Peserta JKN-KIS Kelas III Dinilai Kurang Tepat

Untuk membantu orang miskin di kelas III, Timboel mengusulkan, pembersihan data harus dilakukan secara obyektif.

KESEHATAN | 11 November 2019

Pemerintah Akan Subsidi Peserta JKN-KIS Kelas III

Membatalkan kenaikan iuran dan merevisi Pepres 75/2019 kemungkinan tidak dilakukan. Iuran peserta mandiri tetap naik, tetapi peserta kurang mampu akan disubsidi

KESEHATAN | 11 November 2019

Inuki Dorong Sinergisitas Pengobatan Nuklir di Indonesia

Inuki menjabarkan metode pengobatan nuklir di pameran Pembangunan Kesehatan 2019.

KESEHATAN | 10 November 2019

Andi Gani Dukung Usulan Menkes Soal Subsidi Iuran BPJS

Pemberian subsidi iuran BPJS bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

KESEHATAN | 9 November 2019

Frisian Flag Janji Dukung Daihatsu Astec Open 2020

Frisian Flag berjanji akan ikut bergabung dan mendukung kejuaraan bulutangkis Daihatsu Astec Open 2020.

KESEHATAN | 8 November 2019

Rawat Organ Kewanitaan Dengan Ramuan Herbal Ini

Majakanza mampu merawat organ kewanitaan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

KESEHATAN | 14 April 2020

Pemerintah Didesak Segera Selesaikan Data PBI BPJS Kesehatan

Komisi IX DPR mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan sisa data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 8 November 2019

Komisi IX Minta Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Tak Dinaikkan

Komisi IX DPR meminta kepada pemerintah agar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk peserta kategori kelas III tidak dinaikkan.

KESEHATAN | 8 November 2019

Menkes: Subsidi Tarif BPJS Kesehatan Masih Dihitung

Kemkes tengah mengajukan dana sebesar Rp 9,7 triliun untuk mengurangi defisit BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 7 November 2019

Pekerja Informal "Menjerit" Hadapi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Peserta mandiri minta diberikan keringanan.

KESEHATAN | 7 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS