Metode Sunat Jaman Now Diminati Masyarakat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Metode Sunat Jaman Now Diminati Masyarakat

Rabu, 13 November 2019 | 16:20 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Seiring dengan perkembangan jaman, dunia kesehatan juga semakin berkembang. Termasuk dalam tindakan sunat yang semakin berkembang sesuai jaman, yaitu hadirnya tindakan sunat dengan teknik klem atau dikenal dengan sunat jaman now. Bahkan, metode sunat ini semakin digemari oleh masyarakat Indonesia.

Dokter dari Rumah Sunat dr Mahdian, dr Hengki Prabowo Irianto SpB, menjelaskan sunat adalah tindakan sirkumsis atau bedah untuk membuang kulup atau prepusium penis yaitu kulit yang menutupi glans penis. Sering disebut khitan atau sunat. Ada yang melakukannya karena alasan agama, budaya atau juga alasan kesehatan. Apapun yang melatar belakanginya, dari sudut pandang kesehatan sangat bermanfaat.

Baca Juga: Risiko Penyakit Ini Mengintai Pria Tidak Disunat

Dr Hengki menambahkan seiring dengan perkembangan teknologi kedokteran dna kesehatan, metode sunat pun semakin berkembang. Dahulu sunat dilakukan dengan metode konvensional atau menggunakan pisau dan jahitan. Namun, lanjut dia, metode itu sudah ditinggalkan. Kini metode sunat lebih berkembang dan menggunakan metode klem.

"Metode ini lebih nyaman dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode sunat konvensional," ungkapnya di sela media gathering Rumah Sunat dr Mahdian di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

dr Encep Wahyu, dokter dari Rumah Sunat dr Mahdian, menambahkan sunat konvensional memerlukan persiapan peralatan maupun tenaga medis lebih banyak. Selain waktu pengerjaan lama, ada risiko infeksi dan komplikasi lebih besar dan waktu penyembuhan luka juga relatif lebih lama.

"Sunat modern dengan klem lebih praktis, karena proses sunat yang lebih mudah dan cepat. Selain itu perdarahan minimal, tanpa jahitan, proses penyembuhan luka lebih cepat, serta lebih higienis dan aman," jelasnya.

Dr Encep menambahkan, metode klem yang dipakai merupakan hasil inovasi anak negeri, disebut Mahdian klem. Mahdian klem diluncurkan sejak 2015. Sebelum Mahdian Klem dikembangkan, semua klem yang ada dan digunakan. di Indonesia adalah produk impor buatan luar negeri terutama Malaysia dan Turki. Selain masalah biaya, bentuk dan kualitas klem impor ini dirasakan kurang sesuai dengan anatomi penis anak-anak Indonesia.

"Mahdian klem sudah disesuaikan dengan anatomis anak Indonesia pada umumnya, desain yang lebih memperhatikan kemudahan aplikasi, keamanan dan kenyamanan anak. Mahdian klem memiliki keunggulan dari sisi tabung, maupun penguci yang berupa sekrup," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemprov Jabar dan Danone Indonesia Kerja Sama Cegah Stunting

Kerja sama ini sebagai tindaklanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov Jabar dan Danone Indonesia pada hari Selasa (12/11/2019).

KESEHATAN | 13 November 2019

Inovasi Kesehatan Dalam Negeri Kurangi Ketergantungan Impor

Sekitar 90 persen bahan baku obat dan alat kesehatan di Indonesia masih berasal dari impor.

KESEHATAN | 12 November 2019

Menkes Apresiasi Prestasi RSUD Tulungagung Jadi RS Terbaik Dunia

Menkes mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Direktur RSUD Tulungagung Supriyanto yang berhasil membawa RSUD Tulungagung menjadi RS terbaik dunia.

KESEHATAN | 12 November 2019

Pneumonia Membunuh Seorang Balita Setiap 39 Detik

Penyakit pneumonia disebutkan membunuh lebih dari 800.000 bayi dan anak-anak pada tahun lalu.

KESEHATAN | 12 November 2019

Menko PMK Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

Penanganan stunting akan melibatkan delapan kementerian di bawah koordinasi Menko PMK, dan kementerian di luar itu.

KESEHATAN | 12 November 2019

RSUD Tulungagung, RS Terbaik di Dunia

RS tersebut juga tidak menggantungkan anggaran operasionalnya pada anggaran pemerintah pusat maupun daerah.

KESEHATAN | 12 November 2019

Pemda Wajib Lakukan Deteksi Dini Diabetes

Untuk meningkatkan cakupan deteksi dini diabetes, pemerintah mengeluarkan PP 2/2018, Permendagri 100/2018, dan Permenkes 4/2019.

KESEHATAN | 12 November 2019

Tunggakan BPJS di DIY Membengkak hingga Rp 90 M

Pansus akan minta penjelasan tentang utang miliaran ke berbagai rumah sakit termasuk skema pembayarannya.

KESEHATAN | 12 November 2019

BPOM Bekali Milenial Edukasi Makan Sehat

Faktor utama penyebab penyakit dan kematian di seluruh dunia bermula dari kebiasaan pola pangan yang tidak sehat.

KESEHATAN | 11 November 2019

Evergen Dorong Kemandirian Bahan Baku Farmasi Nasional

Evergen berhasil meraih piala karya anak bangsa dari Kementerian Kesehatan.

KESEHATAN | 11 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS