BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Makin Baik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Iuran JKN-KIS Naik

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Makin Baik

Rabu, 13 November 2019 | 21:56 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah resmi menaikkan iuran program JKN-KIS, pemerintah dan BPJS Kesehatan memastikan kualitas layanan untuk peserta semakin ditingkatkan. Misalnya, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang hak-haknya dalam program ini.

Inovasi Kesehatan Dalam Negeri Kurangi Ketergantungan Impor

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari, mengatakan, sebetulnya kenaikan iuran JKN-KIS hanya untuk mengatasi defisit yang terus membengkak setiap tahunnya. Kenaikkan iuran ini tidak ada hubungannya dengan kualitas layanan. Meski iuran selama ini terbilang di bawah hitungan aktuaria, tetapi layanan kepada pasien tetap sesuai standar yang sudah ditetapkan.

"Bukan berarti kemarin defisit layanan kepada peserta tidak bagus, tetapi karena dengan adanya kenaikkan iuran ini kami akan berbuat yang lebih lagi. Misalnya perlu sosialisasi lebih kepada masyarakat apakah nanti peserta itu masuk ke segmen penerima bantuan iuran (PBI) atau turun kelas, dan lain sebagainya,” kata Andayani pada diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema 'BPJS Kesehatan Mengejar Layanan Prima' di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (13/11/2019).

Tunggakan BPJS di DIY Membengkak hingga Rp 90 Miliar

Andayani mengatakan, pihaknya berupaya memberikan layanan yang maksimal bagi para peserta, seperti menciptakan kemudahan akses finansial bagi peserta untuk dapat menjangkau fasilitas kesehatan. Terkait keluhan pasien JKN-KIS yang merasa dinomorduakan dalam pelayanan di fasilitas kesehatan, tidak sepenuhnya benar. Sebab, menurutnya, ada banyak rumah sakit yang 99 persen pasiennya adalah peserta JKN-KIS. Termasuk di rumah sakit swasta yang berbiaya mahal.

"Lah kalau kemudian ada peserta yang merasa dinomorduakan, lantas yang nomor satunya siapa," kata Andayani.

Tak Sanggup Bayar, Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Turun Kelas

Soal antrean panjang di beberapa fasilitas kesehatan, kata Andayani, ini terjadi sebagai efek dari makin mudahnya masyarakat mengakses layanan kesehatan setelah hadirnya JKN-KIS. Ia mencontohkan jika dahulu penderita jantung takut untuk ke rumah sakit karena khawatir akan mahalnya biaya pengobatan. Tetapi dengan menggunakan kartu JKN-KIS, masyarakat tidak lagi ragu untuk mengakses layanan kesehatan. Pasien JKN-KIS tidak perlu membayar di muka baru mendapatkan layanan atau mengira-mengira berapa biayanya setelah mendapat pengobatan.

"Kalau peserta BPJS Kesehatan antrean menjadi panjang, itu karena akses finansial ke fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah. Dulu, pasien jantung, misalnya, karena mendengar biaya pengobatan mencapai Rp 200 juta, lantas tidak berani ke faskes. Sekarang kan pasti jadi berani karena tidak membayar," ucapnya.

Panjangnya antrean bukan berarti pasien JKN-KIS dinomorduakan. Meski demikian, Andayani berjanji akan terus melakukan perbaikan dengan menggandeng para pihak, seperti Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan organisasi profesi kesehatan sehingga pelayanan kepada peserta semakin maksimal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Metode Sunat Jaman Now Diminati Masyarakat

Sunat dari sudut pandang kesehatan dinilai sangat bermanfaat.

KESEHATAN | 13 November 2019

Pemprov Jabar dan Danone Indonesia Kerja Sama Cegah Stunting

Kerja sama ini sebagai tindaklanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov Jabar dan Danone Indonesia pada hari Selasa (12/11/2019).

KESEHATAN | 13 November 2019

Inovasi Kesehatan Dalam Negeri Kurangi Ketergantungan Impor

Sekitar 90 persen bahan baku obat dan alat kesehatan di Indonesia masih berasal dari impor.

KESEHATAN | 12 November 2019

Menkes Apresiasi Prestasi RSUD Tulungagung Jadi RS Terbaik Dunia

Menkes mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Direktur RSUD Tulungagung Supriyanto yang berhasil membawa RSUD Tulungagung menjadi RS terbaik dunia.

KESEHATAN | 12 November 2019

Pneumonia Membunuh Seorang Balita Setiap 39 Detik

Penyakit pneumonia disebutkan membunuh lebih dari 800.000 bayi dan anak-anak pada tahun lalu.

KESEHATAN | 12 November 2019

Menko PMK Percepat Penurunan Stunting dan Kemiskinan

Penanganan stunting akan melibatkan delapan kementerian di bawah koordinasi Menko PMK, dan kementerian di luar itu.

KESEHATAN | 12 November 2019

RSUD Tulungagung, RS Terbaik di Dunia

RS tersebut juga tidak menggantungkan anggaran operasionalnya pada anggaran pemerintah pusat maupun daerah.

KESEHATAN | 12 November 2019

Pemda Wajib Lakukan Deteksi Dini Diabetes

Untuk meningkatkan cakupan deteksi dini diabetes, pemerintah mengeluarkan PP 2/2018, Permendagri 100/2018, dan Permenkes 4/2019.

KESEHATAN | 12 November 2019

Tunggakan BPJS di DIY Membengkak hingga Rp 90 M

Pansus akan minta penjelasan tentang utang miliaran ke berbagai rumah sakit termasuk skema pembayarannya.

KESEHATAN | 12 November 2019

BPOM Bekali Milenial Edukasi Makan Sehat

Faktor utama penyebab penyakit dan kematian di seluruh dunia bermula dari kebiasaan pola pangan yang tidak sehat.

KESEHATAN | 11 November 2019


TAG POPULER

# Vaksinasi Covid-19


# Buruh Meninggal


# Puncak Covid-19


# STRP


# Pengusaha Sumbang Rp 2 Triliun



TERKINI

Wamenag Minta Penyuluh Agama Berikan Edukasi Vaksinasi Covid-19

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS