Naikkan Iuran, BPJSK Minta RS Buat Antrean Elektronik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Naikkan Iuran, BPJSK Minta RS Buat Antrean Elektronik

Rabu, 20 November 2019 | 11:00 WIB
Oleh : Dina Manafe / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Memanfaatkan momentum kenaikan iuran peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan (BPJSK) mendorong rumah sakit (RS) meningkatkan kualitas layanan kepada peserta. BPJSK membuat kesepakatan dengan semua RS provider untuk memangkas antrean dan memberikan kepastian pelayanan.

Dirut BPJSK, Fachmi Idris mengatakan, salah satu kesepakatan yang dibuat dengan RS adalah soal antrean elektronik. Sampai saat ini, belum semua RS memiliki sistem antrean elektronik yang dapat memberikan kepastian waktu layanan. Pada awal pelaksanaan program JKN-KIS 1 Januari 2014, hampir tidak ada antrean elektronik di RS. Namun kemudian itu terus berkembang hingga akhirnya kini sudah sebanyak 944 RS atau 42,7% RS yang memiliki antrean daring dari total 2.212 RS provider BPJSK.

Melalui organisasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Perssi), BPJSK meminta seluruh RS yang bekerja sama untuk memiliki sistem antrean elektronik.

“Antrean elektronik ini dimaksudkan agar RS mampu memberikan kepastian waktu layanan bagi pasien JKN-KIS. Dengan begitu, tidak terjadi penumpukan pasien JKN-KIS yang hendak mengakses layanan di RS,” kata Fachmi di Kantor Pusat BPJSK, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Komitmen kedua yang disepakati, lanjut Fachmi, adalah seluruh RS anggota Perssi yang menjalin kerja sama dengan BPJSK diimbau menyediakan informasi display ketersediaan tempat tidur perawatan, baik di ruang perawatan biasa maupun intensif, yang dapat diakses oleh peserta JKN-KIS. Pada awal pelaksanaan JKN-KIS di tahun 2014, hampir tidak ada display ketersediaan tempat tidur. Di bulan Oktober 2019, dari 2.212 rumah sakit mitra BPJSK, terdapat 1.614 RS atau 73% RS yang menyediakan display ketersediaan tempat tidur perawatan.

“Kami berharap dengan dukungan Perssi jumlah ini bisa meningkat secara signifikan,” kata Fachmi.

Komitmen lain yang disepakati BPJSK bersama Perssi adalah pasien gagal ginjal kronis yang rutin mendapatkan layanan cuci darah (hemodialisis) di RS dan sudah terdaftar dengan menggunakan sidik jari (finger print), tidak perlu lagi membawa surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Ini diharapkan bisa mempermudah pasien JKN-KIS mengakses layanan cuci darah tanpa repot-repot lagi mengurus surat rujukan dari FKTP yang harus diperpanjang tiap tiga bulan sekali. BPJSK dan Perssi juga mengupayakan kemudahan untuk proses verifikasi dengan sidik jari bagi peserta yang rutin memanfaatkan layanan cuci darah.

Koordinasi
Ketua Umum Perssi Pusat, Kuntjoro Adi Purjanto mengatakan, pihaknya mengharapkan BPJSK menjalankan kerja sama yang lebih terkoordinasi dengan badan dan lembaga penjamin lainnya. Hal ini bertujuan agar mempermudah RS untuk fokus memberikan layanan kepada pasien, tanpa banyak tersita perhatiannya ke soal terkait administrasi penjaminan.

“Di sisi lain, kami juga berharap BPJSK mengembangkan upaya yang membantu agar pelayanan di RS berjalan lancar,” kata Kuntjoro.

Ia mengatakan, wujud dukungan BPJSK yang dimaksud dapat berupa proses verifikasi yang dijalankan secara efektif dan efisien, termasuk dalam hal verifikasi kepesertaan agar tidak menambah waktu antrean. Ia juga berharap BPJSK dapat membantu RS meminimalkan risiko ketika ada peserta yang kurang mengikuti prosedur seharusnya. Dengan demikian akan terwujud pelayanan yang memenuhi standar medis, nyaman, sekaligus aman dari risiko finansial dan legal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Ralali.com akan Menggelar Virtual Exhibition WHEALTH 2021

Ralali.com menciptakan peluang baru bagi sektor kesehatan, dan industri wisata medis untuk memamerkan produk dan layanan secara virtual.

KESEHATAN | 24 September 2021


Terima 3,4 Juta Dosis Vaksin, Dirjen IKP: Stok Vaksin Indonesia Aman

Dengan kedatangan vaksin yang berkelanjutan tersebut, menunjukkan kepada masyarakat bahwa stok vaksin Indonesia termasuk dalam kategori aman.

KESEHATAN | 23 September 2021

Satgas: Pertahankan Kelandaian, Pemerintah Genjot Cakupan Vaksinasi Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan pemerintah terus mendorong peningkatan cakupan vaksinasi di Indonesia untuk mempertahankan kelandaian kasus Covid-19.

KESEHATAN | 23 September 2021

Gelar Vaksinasi Door to Door , BIN Sebar 107.000 Vaksin di 10 Provinsi

Badan Intelijen Negara (BIN) menyebar 107.000 vaksin di 10 provinsi yang cakupan vaksinasinya masih rendah melalui program vaksinasi door to door.

KESEHATAN | 23 September 2021

Puan Maharani Minta Antisipasi Terjadinya Gelombang Ketiga Covid-19 pada Akhir Tahun

Ketua DPR Puan Maharani meminta semua pihak mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 pada akhir tahun saat hari libur seperti Natal dan Tahun Baru.

KESEHATAN | 23 September 2021

Satgas Minta Hentikan PTM di Sekolah yang Ditemukan Kasus Covid-19

Hasil survei menyebutkan sebanyak 2,77% dari sekolah tersebut menimbulkan klaster kasus Covid-19 per 23 September 2021.

KESEHATAN | 23 September 2021

Kualitas Udara Rendah Bunuh 7 Juta Orang Per Tahun

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kualitas udara rendah membunuh 7 juta orang per tahun.

KESEHATAN | 23 September 2021


Satgas Harap PON Papua Tak Jadi Sumber Penularan Covid-19

Satgas berharap PON XX Papua tidak menjadi sumber penularan Covid-19, salah satunya adalah dengan memitigasi risiko penularan Covid-19

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Fokus Pasar : Koreksi Turun Proyeksi Ekonomi Asia

Fokus Pasar : Koreksi Turun Proyeksi Ekonomi Asia

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings