Pola Makan Sehat Perlu Dibiasakan Sejak Dini

Pola Makan Sehat Perlu Dibiasakan Sejak Dini
Ilustrasi makan malam bersama keluarga ( Foto: Istimewa )
Indah Handayani / FER Sabtu, 23 November 2019 | 17:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kebiasaan pola makan dan hidup bersih sehat perlu dibiasakan sejak dini, terutama untuk mencegah berbagai tantangan kesehatan yang akan dimiliki anak di masa depan. Dalam hal ini, peran orang tua dan tenaga pengajar di lembaga pendidikan sangat penting untuk memulai edukasi tentang pentingnya pemenuhan nutrisi , terutama di lingkungan belajar seperti sekolah.

Membuat Makanan Sehat dengan Olivoila

Saat ini, sekitar 17,7 persen balita di Indonesia masih mengalami gizi kurang dan gizi buruk, hingga 30,8 persen terindikasi stunting. Diluar itu, sekitar 55 persen balita mengalami kekurangan energi , dan lebih dari 80 persen anak usia 4-12 tahun kekurangan EPA+DHA .

Health and Nutrition Sustainable Development Senior Manager Danone Indonesia, Wailayati Ningsih, menjelaskan salah satu hal yang penting dilakukan untuk keunggulan bangsa adalah dengan memajukan kesehatan anak-anak usia dini. Lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam menentukan pembelajaran anak, termasuk edukasi mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup bersih sehat.

"Di tengah-tengah perayaan Hari Kesehatan Nasional, kami melanjutkan edukasi pola asuh dan Isi Piringku di Jakarta Utara sebagai perwujudan misi kami untuk membawa kesehatan melalui makanan ke sebanyak mungkin masyarakat," ungkap nya dalam keterangan persnya, Sabtu (23/11/2019).

Tips Memilih Menu Kekinian Lebih Sehat

Misi ini sejalan dengan salah satu edukasi berkelanjutan oleh Danone di Indonesia Kampanye Edukasi Isi Piringku 4-6 Tahun kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ibu PKK, hingga orang tua terkait anjuran gizi seimbang, hidrasi sehat, cuci tangan pakai sabun (CTPS), anjuran aktivitas fisik, keamanan pangan, hingga pemantauan tumbuh kembang untuk anak usia 4-6 tahun.

"Edukasi yang konsisten kepada anak-anak dalam institusi pendidikan dini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup sehat yang dapat diteruskan hingga dewasa nanti," tandas Wailayati Ningsih.

BPOM Bekali Milenial Edukasi Makan Sehat

Dokter spesialis gizi, dr Dian Kusumadewi, menambahkan, konsumsi gizi seimbang sesuai dengan anjuran Isi Piringku bagi anak 4-6 tahun harus dilakukan untuk memastikan anak memiliki tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Periode emas tumbuh kembang anak-anak ada dalam rentang 1000 Hari Pertama Kehidupan. Namun, kebiasaan konsumsi gizi yang baik perlu dipertahankan bahkan saat anak sudah menginjak usia 4-6 tahun.

"Gizi seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral memiliki fungsi tersendiri dalam metabolisme dan kesehatan anak, sehingga harus dikonsumsi secara seimbang menurut jenis, jumlah, dan jadwal pemberiannya. Selain itu, mereka dianjurkan untuk mengonsumsi 8 gelas air, beraktivitas fisik, dan melakukan pemantauan pertumbuhan," tutupnya.



Sumber: Investor Daily