Dukung Program Pemerintah, Sehati Group Serahkan Bantuan TeleCTG

Dukung Program Pemerintah, Sehati Group Serahkan Bantuan TeleCTG
Sehati Group menyerahkan perangkat Sehati TeleCTG kepada pemerintah Kabupaten Garut dan Labuan Bajo.Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah Indonesia untuk membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat dan berkualitas ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Indah Handayani / FER Kamis, 16 Januari 2020 | 19:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sehati Group menyerahkan perangkat Sehati TeleCTG kepada pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah Indonesia untuk membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat dan berkualitas, melalui peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan maternal menggunakan solusi Sehati TeleCTG hingga ke pelosok tanah air.

Co-Founder dan Chief Executive Officer Sehati Group, dr Ari Waluyo SpOG, mengatakan, kehadiran Sehati TeleCTG dilatar belakangi oleh tingginya AKI, AKB dan stunting di Indonesia. Angka stunting di Kabupaten Garut merupakan yang tertinggi se-Jawa Barat. Selama 2017, di Garut juga ditemukan 111 kasus ibu hamil dengan anemia, 62 ibu hamil kekurangan energi kronis, dan 66 balita kurus.

"Memahami kondisi ini, kami bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia menyerahkan 3 unit perangkat Sehati TeleCTG kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut sebagai bentuk dukungan dalam upaya penurunan AKI, AKB dan stunting," ujar Ari Waluyo dalam keterangan persnya, Kamis (16/1/2020).

Ari Waluyo menjelaskan, selain di Kabupaten Garut, Sehati TeleCTG kini juga sudah tersedia di 3 puskesmas di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran Sehati TeleCTG ini dibarengi dengan ketersediaan jaringan internet BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Dengan keberadaan infrastruktur internet yang menunjang layanan kesehatan maternal jarak jauh, membuka kesempatan bagi ibu-ibu hamil di Labuan Bajo untuk mengakses layanan Antenatal Care (ANC) atau pemeriksaan kehamilan yang lebih baik.

"Adapun para ibu dapat memeriksakan kehamilannya menggunakan Sehati TeleCTG di puskesmas Wae Nakeng, Labuan Bajo, dan Rekas," jelas Ari Waluyo.

Hingga saat ini, solusi Sehati TeleCTG telah digunakan oleh 20.000 ibu hamil dan lebih dari 10.500 bidan di 11 provinsi dan 27 Kabupaten Indonesia.

Layanan Sehati TeleCTG yang berbasis inovasi dan teknologi tepat guna, secara sinergis membantu ibu hamil dan bidan dalam memantau perkembangan dan kesejahteraan janin, mendeteksi faktor risiko tinggi pada ibu hamil, perhitungan kontraksi dan tendangan bayi, menginterpretasi hasil pemeriksaan dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis bidan dan kandungan, serta penyediaan data real time bagi pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan.



Sumber: Investor Daily