Beredar Isu Korona di Gedung BRI, Wartawan Tetap Meliput

Beredar Isu Korona di Gedung BRI, Wartawan Tetap Meliput
Suasana jelang paparan kinerja 2019 BRI, Kamis 23 Januari 2020. Meskipun beredar kabar ada karyawan Huawei yang menderita virus korona di Gedung BRI, para wartawan tetap meliput paparan kinerja BRI. ( Foto: Suara Pembaruan / Lona Olavia )
Lona Olavia / FMB Kamis, 23 Januari 2020 | 16:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kendati sudah ada klarifikasi dari pihak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bahwa pekerja Huawei asal Tiongkok hanya terkena radang tenggorokan setelah dibawa ke rumah sakit, bukannya terjangkit virus korona atau virus nCoV, namun banyak dari wartawan yang sedang meliput paparan kinerja 2019 BRI masih memakai masker yang telah dibagikan di ruangan press room dan juga ruang konferensi pers.

Corporate Secretary BRI Hari Purnomo dalam siaran persnya, Kamis (23/1/2020) menyatakan, sehubungan dengan adanya informasi mengenai salah satu pekerja/karyawan Huawei yang terjangkit virus nCoV (virus korona) yang berkantor di Gedung BRI, Jakarta, maka dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut

Huawei Belum Bisa Pastikan Karyawannya Terjangkit Virus Korona

Pertama, Bank BRI saat ini telah berkordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait kebenaran informasi tersebut

Kedua, pekerja Huawei tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan dari hasil diagnosa rumah sakit, dinyatakan bahwa pekerja tersebut terserang radang tenggorokan.

Ketiga, Bank BRI senantiasa mengedepankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Perkantoran bagi para pekerja BRI sebagaimana yang tercantum pada peraturan Menteri Kesehatan RI. No. 48 Tahun 2016.

Atas informasi ini, dikabarkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan datang ke kantor pusat BRI. 

Bursa Asia Rontok Akibat Sentimen Virus Korona



Sumber: Suara Pembaruan