Lion Air Pastikan Karyawannya dari Guangzhou Negatif Korona

Lion Air Pastikan Karyawannya dari Guangzhou Negatif Korona
Ilustrasi bandara udara (bandara) Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (Sulut). ( Foto: samratulangi-airport.com )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 26 Januari 2020 | 15:21 WIB

Manado, Beritasatu.com – Lion Air (kode penerbangan JT), anggota of Lion Air Group menginformasikan bahwa penerjemah bahasa dalam penerbangan internasional nomor JT-2740 dari Guangzhou, melalui Bandar Udara Internasional Baiyun Guangzhou di Distrik Huadu atau 28 kilometer utara dari pusat kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (CAN) tujuan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC), dinyatakan negatif virus korona.

Menurut keterangan Lion Air, penerbangan JT-2740 pada Jumat (24/1/2020) mengudara dari Baiyun Guangzhou pukul 22.15 waktu setempat dan mendarat hari berikutnya Sabtu (25/1/2020) di Bandara Sam Ratulangi pada 02.15 Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Seorang karyawan wanita, sebagai penerjemah bahasa (interpreter), ketika dilakukan tes suhu tubuh oleh tim medis menunjukan suhu 38 derajat. Sebagai tindakan preventif, yang bersangkutan sudah mendapatkan penanganan cepat dan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Manado. Informasi terakhir bahwa suhu tubuh sudah normal 36 derajat dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda demam dan radang paru atau pneumonia sesuai kriteria.

Lion Air menyampaikan terima kasih atas kerja sama, pengawasan dari tim kesehatan dan berbagai pihak yang terlibat.

Lion Air Nyatakan Penumpang dari Hunan Negatif Korona

Sebagai informasi, sehubungan layanan penerbangan internasional terutama ke beberapa kota tujuan di Tiongkok, Lion Air telah melakukan antisipasi yang mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 "Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio" pada 30 Desember 2019 dan No PM.04.021111143/2020 "Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya" pada 03 Januari 2020.

Dalam tindakan pencegahan dimaksud, merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus korona.

"Lion Air selalu berkomitmen dalam memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan terhadap kru pesawat dan tamu atau penumpang. Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air meminta kepada seluruh unit terkait untuk menjalankan rekomendasi yang disampaikan," demikian disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran persnya hari ini, Minggu (26/1/2020).



Sumber: BeritaSatu.com