Isu Pernikahan Dini Jadi Perhatian Wapres Ma'ruf

Isu Pernikahan Dini Jadi Perhatian Wapres Ma'ruf
KH Maruf Amin (Foto: beritasatu.com / markus sihaloho)
Markus Junianto Sihaloho / FMB Rabu, 29 Januari 2020 | 20:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin memerintahkan agar Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengampanyekan minimalisasi perkawinan usia dini di kalangan masyarakat muda Indonesia.

Perintah itu disampaikan kepada Kepala BKKBN Hasto Wardoyo yang menemui wakil presiden di Istana Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (29/1/2020).

"Beliau memberikan arahan tentang jangan sampai kesampaian kawin usia dini itu banyak," kata Hasto.

Maka itu, Wapres mengarahkan BKKBN bisa memberikan langkah pencegahan perkawinan usia dini. Arahan dari wapres, lembaga itu bisa melibatkan ulama seperti kiai dan ustaz.

"Tentunya untuk bagaimana kita berkampanye ke masyarakat agar tidak kawin usia dini," katanya.

"Beliau tadi sampaikan sebetulnya kawin itu mampu. Mampu itu kan secara fisik, secara biologis juga mampu, kemudian ekonomi juga mampu, kemudian mentalnya juga mampu. Sehingga kalau belum mampu, jangan kawin. Ini kan satu hal yang harus disampaikan," kata Hasto.

Selain itu, Wapres juga meminta BKKBN agar menekankan bagi pasangan yang hendak menikah untuk tahu soal stunting.

"Bagi kami BKKBN, tentu tugasnya mengawal kehidupan keluarga dari usia subur. Ya menjadi PR besar bagaimana stunting harus diturunkan dan anak-anak yang mau menikah harus tahu stunting," tukas Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com