Ini Kendala Pemerintah untuk Evakuasi WNI di Wuhan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Kendala Pemerintah untuk Evakuasi WNI di Wuhan

Kamis, 30 Januari 2020 | 18:28 WIB
Oleh : Robertus Wardi / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkap kendala dalam evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan, Tiongkok. Disebutkan, evakuasi masih sulit dilakukan karena lokasinya masih diisolasi oleh pemerintah Tiongkok.

"Memang kendala teknisnya ada di Provinsi Hubei. Pergerakan dari Kota Terlarang (Forbidden City) ke Wuhan memerlukan perjalanan darat panjang. Kita hitung, bagaimana kita bisa menjangkau, siapa yang mau menjadi sopir, siapa yang mau ke sana, karena tidak ada yang bisa masuk," kata Dirjen Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu Desra Percaya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (30/1).

Desra menjelaskan bahwa skenario evakuasi sudah disiapkan, namun masih terus dikomunikasikan dengan seluruh petugas Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing.

"Kita berdayakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok untuk kerja sama dengan kita. How to practice-nya. Misalnya, mereka sewa mobil disopiri kemudian ditentukan di Wuhan," jelas Desra.

Menurutnya, pemerintah masih merancang skema evakuasi yang tepat bagi WNI di Wuhan. Pemerintah juga mempertimbangkan proses karantina sepulangnya WNI dari Wuhan, untuk perlindungan di dalam negeri. Jika sudah masuk dalam negeri harus dikarantina cukup lama. Sebagai contoh, Australia harus melakukan karantina di Christmas Island dan memerlukan 2x14 hari atau selama 28 hari.

"Yang kami pertimbangkan dan kami hitung adalah mengenai perlindungan di dalam negeri. Ini tidak semata-mata bawa warga pulang dan membaur, tetapi juga ada proses karantina," tutur Desra.

Dia menegaskan, pemerintah memprioritaskan perlindungnan terhadap WNI di Wuhan akibat virus korona yang merebak selama dua pekan terakhir.

“Perlindungan dan pemenuhan WNI di luar negeri termasuk di Wuhan jadi prioritas bagi pemerintah Indonesia dan negara harus hadir," tegas Desra.

Desra menyebutkan, opsi evakuasi sudah diinstruksikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, bahkan sejak virus korona merebak. Evakuasi sudah diperhitungkan sebagai rencana darurat.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Partai Golkar Christina Aryani mempertanyakan bagaimana rencana evakuasi dari Kemlu untuk WNI di Wuhan. Christina mengatakan, Amerika Serikat dan Jepang sebelumnya sudah berhasil mengevakuasi warga negara mereka.

“Terkat evakuasi WNI di Wuhan, bagaimana? Kami mendengar Jepang sudah melakukan kemarin. Amerika juga sudah. Kami ingin mendengar sedikit soal evakuasi dan apa yang akan dilakukan di sana?" kata Christina.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Virus Korona Mengancam, Prudential Luncurkan Inisiatif Perlindungan Tambahan

Prudential Indonesia mengambil inisiatif untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap ancaman Virus Korona kepada pemegang Polis Prudential Indonesia.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Sambil Menunggu Evakuasi, Kemenlu Pastikan Logistik WNI di Tiongkok Aman

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pastikan logistik WNI di Tiongkok aman selama tujuh hari ke depan.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Indonesia Jajaki Evakuasi WNI di Wuhan

Presiden sudah menyampaikan kepada menteri luar negeri (menlu) untuk mulai menjajaki melakukan evakuasi.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Rayakan Hari Jadi Pertama, RSUI Berikan Layanan Khusus Alumni

Rumah sakit yang berada di area kompleks kampus UI, Depok, Jawa Barat itu memberikan pemotongan tarif pelayanan hingga 10% untuk jasa konsultasi dokter.

KESEHATAN | 13 Februari 2020

Isu Pernikahan Dini Jadi Perhatian Wapres Ma'ruf

Wapres minta BKKBN melibatkan ulama seperti kiai dan ustaz untuk mengampanyekan hindari pernikahan dini.

KESEHATAN | 29 Januari 2020

Penggemar Gim Berisiko Alami Mata Kering

Proses berkedip atau blinking rate sangat penting untuk menjaga kelembapan mata.

KESEHATAN | 29 Januari 2020

Presiden Jokowi Targetkan 2030 Indonesia Bebas Tuberkulosis

Indonesia merupakan negara dengan beban tuberkulosis tertinggi ketiga di dunia setelah India dan Tiongkok.

KESEHATAN | 29 Januari 2020

1 Pasien Terinfeksi Korona Pernah Makan Daging Hewan Liar

Sat orang pasien dikonfirmasi mengongsumsi daging hewan liar saat di Wuhan

KESEHATAN | 29 Januari 2020

Pemerintah Belum Tolak Wisatawan Tiongkok, Kecuali dari Wuhan

Untuk turis dari Tiongkok selain Wuhan, masih berstatus 'lampu kuning'.

KESEHATAN | 29 Januari 2020

Dinkes Sumut Periksa Kesehatan 95 WNA Asal Tiongkok

Ada sebanyak 95 orang WNA yang bekerja di PT Sinohydro PLTU Sumatera Utara II, menjalani pemeriksaan.

KESEHATAN | 29 Januari 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS