Bedah Bariatrik, Solusi untuk Penderita Obesitas
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bedah Bariatrik, Solusi untuk Penderita Obesitas

Kamis, 30 Januari 2020 | 22:17 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan terdapat 2,3 miliar orang dewasa di dunia memiliki berat badan berlebih pada tahun 2018, dan sebanyak 700 juta diantaranya tergolong obesitas. Angka prevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan dalam 5 tahun terakhir.

Nutrimenu Bantu Ibu Siapkan Asupan Gizi Seimbang

Kondisi mengkhawatirkan ini dipaparkan oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018 yang menunjukkan 21,8 persen orang dewasa menderita obesitas, padahal sebelumnya pada 2013 hanya sebesar 14,8 persen. Untuk mengetahui kondisi berat badan seseorang termasuk golongan sehat atau obesitas, bisa diketahui melalui metode penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).

Dokter spesialis gizi klinik Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr Marya Warascesaria Haryono SpGK, mengatakan, rumus yang dipakai dalam penghitungan ini adalah berat badan dalam kilogram dibagi dengan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat (m2). Jika hasil akhir penghitungan IMT kurang dari 18,5 dianggap kekurangan berat badan. Sebaliknya, jika hasilnya lebih dari 23 dianggap kelebihan berat badan.

"Seseorang dinyatakan mengalami obesitas jika memiliki hasil perhitungan IMT di antara 25-34,5. Selanjutnya, seseorang dianggap mengalami obesitas ekstrem jika hasil akhir IMT di atas 35 kilogram per meter kuadrat (m2). Maka, dapat disimpulkan bahwa obesitas adalah kondisi ketika indeks massa tubuh menunjukkan angka di atas 27," ungkap dr Marya di sela media gathering Siloam Hospitals Kebon Jeruk di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Hindari Obesitas dengan Gizi Seimbang

Dokter spesialis bedah Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Dr dr Wifanto Saditya Jeo SpB-KBD, menjelaskan, obesitas merupakan penyakit kronik dan progresif yang dapat memengaruhi fungsi beberapa organ dalam tubuh dan berisiko tinggi menderita komplikasi.

"Obesitas menjadi berbahaya kalau sudah mencapai lebih dari 30 kilogram dari berat badan ideal pada perempuan, dan 40 kilogram pada laki-laki. Risiko komplikasi obesitas antara lain penyakit paru-paru, kolesterol tinggi, stroke, diabetes tipe 2, sesak napas, varises, aterosklerosis, hipertensi, asma, penyakit asam lambung, apnea tidur, dan masih banyak lagi," kata dr Wifanto.

Melihat komplikasi yang timbul, lanjut dr Wifanto, obesitas harus ditangani secara serius mulai dari penerapan pola makan,
obat-obatan, aktivitas fisik hingga pembedahan jika tidak dapat ditangani melalui usaha noninvasif. Namun, apabila penurunan berat badan dengan pemberian obat-obatan, latihan fisik, dan cara lainnya masih belum bisa, solusinya adalah dengan pembedahan metabolik dan bariatrik.

Gizi Optimal Bukan Hanya soal Makanan

"Bedah bariatrik dan metabolik (bariatric and metabolic surgery) adalah operasi untuk menurunkan berat badan dan memperbaiki metabolisme pada pasien obesitas ekstrem saat metode lain seperti diet, olahraga, dan pengobatan tak lagi efektif," jelasnya.

Menurut dr Wifanto, bedah bariatrik dan metabolik ini bekerja dengan dua cara, yaitu restriksi dan malabsorpsi. Restriksi adalah pembedahan yang membatasi jumlah asupan makanan dengan mengurangi ukuran lambung, sementara malabsorpsi adalah upaya untuk membatasi penyerapan makanan dalam saluran usus dengan cara memotong-kompas atau dikenal sebagai bypass sebagian dari usus kecil.

"Proses bedah bariatrik dilakukan dengan minimal invasive yaitu teknik laparoskopi, sehingga sayatan operasi sangatlah kecil," kata dr Wifanto.

Lebih lanjut, dr Wifanto mengatakan, operasi ini sudah sering dipraktikkan dalam berbagai pembedahan di Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Pembedahan semacam ini berjenis sleeve gastrectomy yang memakan waktu hanya 1-2 jam. Dengan minimal invasive, proses penyembuhan menjadi lebih cepat dan tidak menimbulkan bekas luka yang besar.

"Hasil dari pembedahan antara lain penurunan berat badan, perbaikan kualitas hidup, dan perbaikan kelainan atau abnormalitas yang berkaitan dengan obesitas," kata dr Wifanto.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siloam Bekasi Ingatkan Kembali Bahaya Diabetes Melitus

Penyakit metabolik semakin banyak timbul karena gaya hidup masyarakat yang berubah.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Strok Mulai Menyerang Kalangan Usia Muda

Tren penderita strok berubah, dengan usia pasien yang semakin muda.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Kebutuhan Homecare Tenaga Medis Kian Meningkat

LoveCare merupakan startup yang menghubungkan pasien dan keluarga pasien dengan tenaga medis profesional.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Presiden Instruksikan Segera Evakuasi WNI di Provinsi Hubei

Keputusan diambil setelah rapat koordinasi dnegan sejumlah menteri terkait rencana evakuais WNI.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Ini Kendala Pemerintah untuk Evakuasi WNI di Wuhan

Pemerintah juga mempertimbangkan proses karantina sepulangnya WNI dari Wuhan, untuk perlindungan di dalam negeri.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Virus Korona Mengancam, Prudential Luncurkan Inisiatif Perlindungan Tambahan

Prudential Indonesia mengambil inisiatif untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap ancaman Virus Korona kepada pemegang Polis Prudential Indonesia.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Sambil Menunggu Evakuasi, Kemenlu Pastikan Logistik WNI di Tiongkok Aman

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pastikan logistik WNI di Tiongkok aman selama tujuh hari ke depan.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Indonesia Jajaki Evakuasi WNI di Wuhan

Presiden sudah menyampaikan kepada menteri luar negeri (menlu) untuk mulai menjajaki melakukan evakuasi.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Rayakan Hari Jadi Pertama, RSUI Berikan Layanan Khusus Alumni

Rumah sakit yang berada di area kompleks kampus UI, Depok, Jawa Barat itu memberikan pemotongan tarif pelayanan hingga 10% untuk jasa konsultasi dokter.

KESEHATAN | 13 Februari 2020

Isu Pernikahan Dini Jadi Perhatian Wapres Ma'ruf

Wapres minta BKKBN melibatkan ulama seperti kiai dan ustaz untuk mengampanyekan hindari pernikahan dini.

KESEHATAN | 29 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS