Pola Asuh, Kunci Utama Cegah Adiksi Gim, Narkoba dan Pornografi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pola Asuh, Kunci Utama Cegah Adiksi Gim, Narkoba dan Pornografi

Sabtu, 1 Februari 2020 | 20:41 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Neuronesia, komunitas pencinta ilmu neurosains berinisiatif mengadakan seminar neuroparenting dengan mengangkat tema "Anak dan Adiksi Game, Narkoba, dan Pornografi" untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya adiksi terutama gim, narkoba, dan pornografi terhadap anak.

Pasien Anak Kecanduan Game Online Meningkat

Bambang Iman Santoso, salah satu co-founder komunitas Neuronesia, mengatakan, tujuan seminar ini salah satunya agar seluruh masyarakat (khususnya para orang tua) sadar akan bahaya ketergantungan atau adiksi terutama gim, narkoba, dan pornografi terhadap anak dapat terhindari.

"Dahsyatnya pengaruh arus informasi yang tak mampu terbendung lagi, membuat kita tidak dapat lari dari kenyataan. Dengan semua orang memegang gadget atau gawai, artinya akses informasi tak bisa lagi dibatasi,” kata Bambang Iman Santoso, dalam keterangan persnya kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (1/2/2020).

Menurut Bambang, kemajuan teknologi membawa dampak positif dan juga dampak negatif. Pada akhirnya, semua harus kembali kepada keyakinan dan agama masing-masing, serta nilai-nilai dasar negara, Pancasila.

Tips Mengatasi Kecanduan Game pada Anak

"Oleh karena itu, social support menjadi penting baik dalam upaya pencegahan, perawatan, rehabilitasi, serta jika diperlukan upaya pemberantasan dan represif. Baik itu pada adiksi gim, narkoba, dan pornografi,” ujarnya.

Bambang menambahkan, pola asuh yang alami dan pendidikan anak yang menyesuaikan tahapan perkembangan otak anak, menjadi sangat penting untuk diketahui oleh para orang tua dan dipraktekkan ke dalam kehidupan mereka sehari-hari.

"Peningkatan soft skill orang tua, terutama cognitive flexibility dan komunikasi yang efektif antara anak dan orang tua menjadi kata kunci,” jelasnya.

Remaja Rentan Alami Gangguan Jiwa Karena Gim

Selain itu, tambah Bambang, orang tua juga harus berpikir terbuka, mau memperbarui pengetahuan, tidak 'gaptek' dan mengikuti perkembangan disrupsi teknologi.

"Kita harus sering-sering dan tak bosan bantu mensosialisasikan dengan memberikan informasi dan pengetahuan kepada para orang tua, khususnya para ibu seluas mungkin," paparnya.

Tujuannya, kata Bambang, agar mereka dapat mengerti apa yang terjadi sebenarnya pada diri anak, dan bisa melakukan pencegahan sedini mungkin.

Alasan Anak-anak Harus Dijauhkan dari Game Online

"Bantu memberikan pemahaman kepada mereka dampak chemicals bahaya kerusakan otak yang berjangka panjang, dan merugikan setiap pemakainya," tandas Bambang.

Sementara itu, anggota komunitas neuronesia yang menjadi pembicara utara atau keynote speaker, dr Aisah Dahlan CHt, mengatakan, tidak hanya narkoba, menggunakan gadget atau gawai untuk bermain gim secara berlebihan pun tak baik untuk kalangan anak-anak.

"Memang kemajuan teknologi juga berdampak positif. Namun, kita sebagai orang tua harus pintar-pintar memilah dan menularkan kepada mereka untuk mengatur waktunya sendiri," jelasnya.

Aisah menambahkan, akses internet pun beresiko tinggi kepada anak terjangkit adiksi pornografi. "Kondisi itu, merusak fokus belajar anak, sehingga perlu pendampingan penuh dari orang tua," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Alasan Natuna Ditunjuk Jadi Karantina WNI dari Hubei

Natuna adalah pangkalan militer yang memiliki fasilitas rumah sakit yang dikelola oleh tiga angkatan.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

WNI yang Dievakuasi Dipastikan Tak Terinfeksi Korona

WNI yang tiba dari Wuhan akan berada di penampungan selama dua minggu untuk diobservasi.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

Korban Meninggal Akibat Virus Korona Bertambah Jadi 249

Di Provinsi Hubei ada tambahan 1.347 orang yang terinfeksi virus korona.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

Kemkes Siapkan Karantina untuk WNI dari Hubei

Kemkes juga sudah siap menerima kepulangan WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

Peningkatan Daya Tahan Tubuh, Antisipasi Penularan Virus Korona

Proses pengobatan untuk mengatasi semua jenis virus, kecuali HIV adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

21 Negara Terkonfirmasi Terpapar Virus Corona

Negara yang baru saja mengonfirmasi penemuan kasus virus ini yaitu Italia, Filipina, dan India.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

Ini Manfaat Siwak untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Siwak mengandung begitu banyak kebaikan untuk kesehatan gigi dan mulut.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

Kemkes Minta Pemda dan Masyarakat Waspadai DBD

Meskipun cenderung menurun dibanding tahun lalu, jumlah kasus DBD sampai bulan Januari ini masih tergolong tinggi.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

Bedah Bariatrik, Solusi untuk Penderita Obesitas

Angka prevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan dalam 5 tahun terakhir.

KESEHATAN | 30 Januari 2020

Siloam Bekasi Ingatkan Kembali Bahaya Diabetes Melitus

Penyakit metabolik semakin banyak timbul karena gaya hidup masyarakat yang berubah.

KESEHATAN | 30 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS