Masyarakat Tidak Perlu Takut dengan Kepulangan WNI dari Wuhan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Masyarakat Tidak Perlu Takut dengan Kepulangan WNI dari Wuhan

Minggu, 2 Februari 2020 | 20:51 WIB
Oleh : Dina Manafe / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 243 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi pemerintah Indonesia dari Wuhan dan kota lain di Provinsi Hubei, Tiongkok. Mereka tiba di Bandar Udara Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020) siang. Mereka terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, satu WNA (suami WNI), serta 5 anggota Tim Aju KBRI Beijing. Saat proses menjelang kepulangan, terdapat empat WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Tiongkok karena alasan keluarga dan tiga WNI tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan untuk terbang.

Setiba di Natuna, para penumpang menjalani proses observasi selama 14 hari di Lanud Raden Sadjad. Observasi atau karantina dimaksudkan untuk memastikan WNI ini benar-benar aman dari penularan novel coronavirus tahun 2019 (2019-nCoV) dari Wuhan, Tiongkok.

Menkes: Tujuh WNI dari Wuhan Batal Diisolasi di Natuna

Meski pemerintah sudah menegaskan bahwa WNI ini dalam kondisi sehat, namun kabar penolakan masih datang dari sekelompok masyarakat. Penolakan terjadi karena ada kekhawatiran WNI yang baru datang tersebut membawa nCoV ke daerah tempat observasi.

Dihubungi SP di Jakarta, Minggu (2/2/2020), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) meminta pemerintah untuk membebaskan WNI tersebut dari stigma. Pemerintah dan pihak terkait termasuk para dokter harus menjelaskan kepada masyarakat bahwa stigma tersebut tidaklah betul. Untuk menjelaskannya, pemerintah harus terbuka kepada masyarakat soal seluruh tahapan, mulai dari mengapa WNI harus dibawa pulang dan tujuan observasi/karantina.

“Harus dipahami bahwa upaya pemerintah untuk evakuasi WNI ini bertujuan baik. Pertama, negara harus memberikan perlindungan pada WNI di Wuhan. Kedua, observasi itu tujuannya memastikan WNI ini benar-benar sehat,” kata Ketua Umum PDPI, dr Agus Dwi Susanto.

Pemerintah juga harus terus memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat bahwa penularan nCoV ini tidak seperti yang dikhawatirkan selama ini. Diketahui penularan nCoV ini melalui droplet (bersin dan batuk). Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia, penularan droplet biasanya menjangkau antara 1-2 meter. Sementara lokasi karantina WNI di Lanud Raden Sadjad, Natuna, dikabarkan jaraknya sekitar 5 km dari pemungkiman penduduk.

Kemudian penularan dengan kontak langsung, misalnya bersinggungan dengan dahak, dan lain-lain. Droplet bisa jatuh di benda-benda sekitar, sehingga ketika dipegang dan memegang hidung bisa saja tertular. Droplet tidak ditularkan lewat napas atau terbang lewat udara yang kita hirup.

“Masyarakat mesti paham, penularan lewat droplet itu efektif hanya sekitar 1-2 meter. Kalau berkilo-kilo virusnya tidak akan bisa jangkau penduduk,” kata Agus.

Pengawalan Ketat untuk WNI dari Wuhan yang Tiba di Natuna

Agus menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan kemudian menyamakan kondisi penularan di Wuhan akan terjadi di Indonesia. Karena di Indonesia, pemerintah sudah melakukan upaya pencegahan jauh-jauh hari sejak kabar mengenai virus ini merebak di Wuhan. Sementara di Tiongkok, setelah jatuh korban baru kemudian dilakukan karantina kota. Kemungkinan penularan ke manusia sudah cukup banyak. Pemerintah harus memastikan tidak ada stigma dan penolakan ketika nanti WNI yang sudah menjalani observasi 14 hari kembali ke keluarganya atau di tengah masyarakat.

Selain membebaskan dari stigma, PDPI juga merekomendasikan sejumlah penanganan untuk WNI selama observasi/karantina. Selama karantina minimal 14 hari dilakukan pemeriksaan berkala untuk screening ke arah flu. Bagi yang terdeteksi ada flu atau demam akan menjalani isolasi dan penanganan di rumah sakit rujukan. Lakukan foto toraks (rontgen dada) untuk semua penumpang sebagai data awal, dan lakukan evaluasi medik untuk memastikan semuanya sehat.

Berikan nutrisi yang adekuat dan bergizi selama di karantina. Upayakan rasa nyaman bagi para penghuni di tempat karantina. “Adakan konseling dengan psikolog bagi yang mengalami masalah psikis. Perlu juga fasilitasi komunikasi peserta karantina dengan keluarga,” kata Agus.

Pemkab Tolak WNI dari Wuhan Diisolasi di Natuna



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes: Tujuh WNI dari Wuhan Batal Diisolasi di Natuna

Ada empat yang lebih memilih tinggal di Wuhan dan tiga yang tidak lolos screening. Total ada 238 dari rencana awal 245 WNI diisolasi di Natuna.

KESEHATAN | 2 Februari 2020

Pesan Viral di Pekanbaru Ditemukan Pasien Positif Korona Adalah Hoaks

Kabar tersebut hoaks makin diperkuat dengan pernyataan direktur RS Eka Hospital dan dokter ketua Tim penanganan nCorV Riau.

KESEHATAN | 2 Februari 2020

Istana Pastikan Semua WNI yang Dijemput dari Wuhan Sehat

Semua WNI yang dijemput dalam evakuasi kemanusiaan ini dipastikan semuanya dinyatakan sehat melalui prosedur kesehatan sesuai standar WHO.

KESEHATAN | 2 Februari 2020

Pola Asuh, Kunci Utama Cegah Adiksi Gim, Narkoba dan Pornografi

Upaya cegah adiksi gim, narkoba, dan pornografi membutuhkan social support.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

Ini Alasan Natuna Ditunjuk Jadi Karantina WNI dari Hubei

Natuna adalah pangkalan militer yang memiliki fasilitas rumah sakit yang dikelola oleh tiga angkatan.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

WNI yang Dievakuasi Dipastikan Tak Terinfeksi Korona

WNI yang tiba dari Wuhan akan berada di penampungan selama dua minggu untuk diobservasi.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

Korban Meninggal Akibat Virus Korona Bertambah Jadi 249

Di Provinsi Hubei ada tambahan 1.347 orang yang terinfeksi virus korona.

KESEHATAN | 1 Februari 2020

Kemkes Siapkan Karantina untuk WNI dari Hubei

Kemkes juga sudah siap menerima kepulangan WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

Peningkatan Daya Tahan Tubuh, Antisipasi Penularan Virus Korona

Proses pengobatan untuk mengatasi semua jenis virus, kecuali HIV adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

KESEHATAN | 31 Januari 2020

21 Negara Terkonfirmasi Terpapar Virus Corona

Negara yang baru saja mengonfirmasi penemuan kasus virus ini yaitu Italia, Filipina, dan India.

KESEHATAN | 31 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS