Kemkes Pastikan 38 Spesimen Negatif Virus Korona
Logo BeritaSatu

Kemkes Pastikan 38 Spesimen Negatif Virus Korona

Selasa, 4 Februari 2020 | 15:56 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) kembali menegaskan hingga hari ini belum ada satu pun kasus positif virus korona atau novel coronavirus (2019- nCoV) di Indonesia.

WNI dari Wuhan di Natuna dalam Kondisi Sehat

Pemeriksaan laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemkes menunjukkan, semua kasus dengan gejala seperti nCoV dan pasiennya sempat dirawat di sejumlah rumah sakit ternyata negatif. Mereka ini tergolong dalam tahapan diagnosis nCoV yang disebut sebagai people under observation, yaitu orang atau pasien yang dalam pemantauan.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemkes, Anung Sugihantono mengatakan, Kemkes terus melakukan pemantauan dan mengumpulkan informasi dari berbagai daerah terkait dengan nCoV. Hingga hari ini, dari 38 spesimen yang sudah diterima Balitbangkes semuanya dinyatakan negatif.

"Karena proses yang bisa lebih cepat, kami laporkan dari 38 spesimen yang dikirim dari 26 rumah sakit seluruh Indonesia, dan hasilnya alhamdulillah semua negatif,” kata Anung langsung dari Natuna, Kepulauan Riau dalam sambungan telepon kepada media di Kantor Kemkes, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Menkominfo: Ada 54 Hoax Terkait Virus Korona

Adapun jumlah orang yang menunjukkan gejala mirip virus korona, tetapi bukan nCoV per hari ini bertambah dari hari sebelumnya, Senin (3/2/2020), yang dilaporkan hanya 34 orang.

Sebanyak 34 spesimen yang dikirim dari 22 rumah sakit, seluruhnya dinyatakan negatif oleh Balitbangkes Kemkes. Mereka terdiri dari 7 warga negara asing dan 24 warga negara Indonesia.

Balitbangkes Kemkes merupakan satu-satunya lembaga yang ditunjuk sebagai otoritas yang menyatakan apakah sebuah kasus terduga nCoV positif atau negatif. Seluruh hasil akhir ditetapkan oleh Balitbangkes yang laboratoriumnya telah terakreditasi World Health Organisation (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia.

Menurut Anung, mereka yang masuk dalam kelompok people under observation akan terus diikuti dan dipantau kondisinya. Layanan kesehatan yang diberikan kepada mereka juga sudah sesuai protokol kesehatan dunia.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkes Kirim Logistik untuk WNI di Natuna

WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan dikarantina selama 14 hari.

KESEHATAN | 4 Februari 2020

Tips dr.Sonia Wibisono dan dr.Reisa Cegah Virus Korona

dr Sonia Wibisono dan dr Reisa Brotoasmoro sangat concern terhadap persoalan virus Korona ini. Duo dokter cantik ini memiliki kiat jitu dan tips paten agar keluarga, kolega, dan sahabat selalu aman dari wabah ini.

KESEHATAN | 3 Februari 2020

Kemkes Siapkan Dua Skenario untuk WNI di Natuna

Jika dalam 14 hari masa karantina ada WNI yang menunjukkan gejala nCoV, maka masa observasi akan diperpanjang.

KESEHATAN | 3 Februari 2020

Menkes Hormati Keputusan WNI yang Tidak Mau Pulang dari Wuhan

KBRI di Tiongkok akan tetap memberi perhatian dengan memastikan pasokan logistik ke mereka.

KESEHATAN | 3 Februari 2020

Menkes: Perkuat Imunitas Tubuh untuk Cegah Virus Korona

Indonesia sendiri terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi virus korona.

KESEHATAN | 3 Februari 2020

Mitos dan Fakta Seputar Virus Korona

Fakta: Masa inkubasi 14 hari, jadi bisa saja gejala klinik virus muncul kemudian walau lolos thermal scanner.

KESEHATAN | 3 Februari 2020

Pemerintah Terus Pantau Kondisi Tujuh WNI di Wuhan

Tujuh WNI yang tetap berada di Hubei akan terus dipantau dan berhubungan dengan KBRI.

KESEHATAN | 3 Februari 2020

Masyarakat Tidak Perlu Takut dengan Kepulangan WNI dari Wuhan

Pemerintah harus terus memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat bahwa penularan nCoV ini tidak seperti yang dikhawatirkan selama ini.

KESEHATAN | 2 Februari 2020

Menkes: Tujuh WNI dari Wuhan Batal Diisolasi di Natuna

Ada empat yang lebih memilih tinggal di Wuhan dan tiga yang tidak lolos screening. Total ada 238 dari rencana awal 245 WNI diisolasi di Natuna.

KESEHATAN | 2 Februari 2020

Pesan Viral di Pekanbaru Ditemukan Pasien Positif Korona Adalah Hoaks

Kabar tersebut hoaks makin diperkuat dengan pernyataan direktur RS Eka Hospital dan dokter ketua Tim penanganan nCorV Riau.

KESEHATAN | 2 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS