Lebih Murah, Alasan Malaysia Jadi Tujuan Wisata Medis

Lebih Murah, Alasan Malaysia Jadi Tujuan Wisata Medis
Malaysia Healthcare pada hari ini resmi membuka Malaysia Healthcare Expo 2020 yang diselenggarakan pada 6-9 Februari 2020 di Mall Kelapa Gading 3, Jakarta Utara. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Kamis, 6 Februari 2020 | 16:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Malaysia kerap menjadi tujuan wisata medis tidak hanya bagi masyarakat Indonesia, tapi juga berbagai negara di Asia lainnya. Mengapa demikian?

Duta Besar Malaysia Untuk Indonesia, Datuk Zainal Abidin Bakar, mengatakan, Malaysia merupakan destinasi populer masyarakat Indonesia untuk berlibur sekaligus menjalani pengobatan. Destinasi-destinasi yang menjadi tumpuan wisata medis adalah Kuala Lumpur, Selangor, Melaka, Penang dan Johor.

Pada tahun 2019, jumlah kedatangan orang Indonesia ke Malaysia tercatat sebanyak 3,6 juta dengan pendapatan lebih kurang 12 juta Ringgit. Dengan kedatangan seramai itu, tercatat lebih dari 40 persen untuk tujuan berobat.

"Destinasi utama wisata medis adalah Kuala Lumpur, Selangor, Penang dan Melaka," ungkap Datuk Zainal Abidin Bakar di sela pembukaan Malaysia Healthcare Expo 2020, di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Menurut Dubes Malaysia, sejak beberapa tahun yang lalu, Malaysia telah menjadi pilihan tujuan berobat atau wisata medis beberapa negara, termasuk Indonesia.

Adapun beberapa alasan mengapa Malaysia dipilih adalah antara lain, value for money, hal ini karena nilai tukar ringgit lebih murah apabila dibandingkan dengan negara lainnya.

"Dengan demikian, harga pengobatan menjadi tidak mahal sehingga dapat terjangkau. Ditambah lagi, dengan pelayanaan yang berkualitas serta jarak yang dekat dan kemudahan dalam berkomunikasi. Bagi pasien muslim, kebanyakan dokter dan perawat di Malaysia adalah beragama Islam," tambahnya.



Sumber: Investor Daily