Covid-19 Diperkirakan Selesai di Bulan Mei
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Covid-19 Diperkirakan Selesai di Bulan Mei

Jumat, 14 Februari 2020 | 22:18 WIB
Oleh : Dina Manafe / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah kasus Covid-19 yang di Tiongkok terus bertambah menyusul perluasan kriteria Covid-19 yang diterapkan oleh otoritas negara tersebut. Jumlah kasus baru per hari ini, Jumat (14/2) dilaporkan sebanyak 5.000 kasus.

Dengan penambahan ini, total kasus konfirmasi atau positif mencapai sekira 65.247 dengan korban jiwa 1.491 orang. Penambahan kasus baru ini menurut pakar epidemiologi, tidak mengubah perkiraan bahwa Covid-19 akan berakhir di bulan Mei atau paling telat awal Juni 2020.

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat, dr Syahrizal Syarif mengatakan, kasus baru terlihat meningkat dibanding sehari sebelumnya karena pemerintah Tiongkok telah memperluas definisi atau kriteria Covid-19 di luar panduan global.

Dari statistik terlihat kasus mulai turun dari angka 3.000-an pekan lalu menjadi 2.000-an pekan ini. Jika hari ini kembali meningkat kembali naik, itu dikarenakan pemerintah Tiongkok menerapkan kriteria baru Covid-19. Mereka memasukkan kondisi klinis berat dari hasil CT Scan sebagai kasus konfirmasi atau positif. Kriteria ini lebih cepat keluar dalam sehari, tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang bisa sampai tiga hari.

Soal Virus Korona, Taiwan Tolak Disamakan dengan Tiongkok

Jika mengacu pada panduan global, kasus konfirmasi berdasarkan hasil laboratorium. Inilah yang membuat kasusnya seolah meningkat tajam. Padahal hasil CT scan saja bisa saja pasien flu biasa atau flu musiman, bukan Covid-19. Jika mengacu pada kriteria global, maka jumlah kasus konfirmasi tidak sebanyak itu dan sebetulnya cenderung menurun.

“Kami tetap memprediksikan sekitar Mei atau paling telah awal Juni 2020 wabah di Tiongkok selesai. Perhitungan kita berbasis ilmiah, berdasarkan data rumah sakit,” kata Syahrizal.

Sebelumnya dalam diskusi publik tentang kesiapsiagaan penanganan Covid-19 untuk mencegah bencana kesehatan di Kampus FKM UI, Depok, Kamis (13/2/2020), Syahrizal mengatakan, penanganan yang dilakukan pemerintah Tiongkok sudah luar biasa, sehingga wabah ini berhasil dikendalikan meskipun menyebabkan banyak korban. Semua orang yang sakit diisolasi dan yang sembuh juga bertambah, sehingga eskalasi penularan mulai menurun.

Bahkan pemerintah Tiongkok berani memberlakukan karantina kota, sebuah standar baru penanganan wabah yang belum pernah dilakukan negara lain. Pada saat SARS, wabah yang juga disebabkan oleh keluarga besar virus korona tahun 2002-2003 dan menewaskan 8.000 lebih orang, pemerintah Tiongkok tidak berani berlakukan karantina kota.

Menkes Pastikan Semua WNI dari Tiongkok di Natuna Negatif Covid-19

“Sejak 25 Januari diberlakukan karantina kota, dan mereka punya rumah sakit khusus penyakit wabah dengan kapasitas 2.600 tempat tidur. Sebelumnya karena SARS di 2003 mereka bangun 1.000 tempat tidur dalam waktu 10 hari,” kata Syahrizal.

Dampak dari upaya penanggulangannya, lanjut Syahrizal, bisa terlihat dari satu kali masa inkubasi. Tetapi akan lebih jelas lagi kelihatan pada dua masa inkubasi. Artinya tanggal 25 Januari dilakukan karantina kota, maka pada 8 Februari seharusnya sudah terlihat pelambatan kasus. Dari statistik memang kasus mulai melambat di 9 Februari. Tetapi untuk hasil yang lebih jelas akan terlihat dalam dua masa inkubasi atau di 22 Februari. Masuk Maret sejumlah aktifitas publik mulai kembali terlihat, seperti sekolah, perbankan, dan lain-lain.

Kenapa harus Mei, bukan Maret kasusnya selesai? Karena di bulan Maret hingg April dipastikan masih ada kantong-kantong kasus baru. Sebuah wabah disebut bisa dikendalikan atau selesai apabila selama 28 hari ke depan tidak ada satu pun kasus baru. Ini kemungkinan sulit dicapai pemerintah Tiongkok.

“Karena itulah saya optimis tidak bulan April, tetapi di bulan Mei. Karena butuh 28 hari harus bebas dari kasus. Ini tidak mudah dicapai Tiongkok. Meski karantina, pasti akan bocor,” katanya.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan, Vensya Sitohang mengatakan meski masih ada penambahan kasus baru tetapi tidak setinggi puncaknya di tanggal 5 Februari. Jumlah kasus terbanyak di Tiongkok otomatis mempengaruhi kasus global. Demikian pula angka kematian meski bertambah, tetap tidak setinggi puncaknya tanggal 11 Februari.

“Ini kabar baik. Tetapi tidak mengurangi kewaspadaan dan kesiapsiagaan terutama di pintu masuk negara di semua wilayah,” kata Vensya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tatalaksana Strok yang Tepat dan Akurat

Strok merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak di derita masyarakat

KESEHATAN | 14 Februari 2020

Cara Cerdas Memperbaiki Kualitas Udara di Rumah

Advance Puriva diklaim efektif dalam menyaring udara sehingga menciptakan ruangan yang nyaman dan sehat.

KESEHATAN | 14 Februari 2020

Berbagi Tips Kesehatan di Platform TikTok

Platform TikTok semakin sering digunakan oleh berbagai profesi untuk membagi pengetahuan.

KESEHATAN | 13 Februari 2020

Beres Diobservasi, WNI dari Natuna Dipulangkan Sabtu

Ini merujuk pada aturan masa waktu efektif untuk observasi yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) yakni selama 14 hari.

KESEHATAN | 13 Februari 2020

Peduli Kanker, MRCCC Hospital Gelar Donasi Rambut

Sebanyak 95 donatur rambut berpartisipasi dalam kegiatan donasi Hair-to-Share yang diadakan di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta.

KESEHATAN | 13 Februari 2020

Korban Meninggal Akibat Virus Korona Bertambah Jadi 1.118 Orang

Dari 1.118 orang yang meninggal akibat virus korona, 1.068 orang berasal dari Provinsi Hubei.

KESEHATAN | 13 Februari 2020

Wapres Minta BKKBN Prioritaskan Penurunan Stunting

Indonesia menghadapi tantangan besar terkait dengan prevalensi anak kerdil atau stunting.

KESEHATAN | 12 Februari 2020

"Jakarta Memanggil": Senjata Dinkes untuk Melawan HIV

Jakarta sebagai provinsi dengan jumlah HIV/AIDS terbesar memanggil para praktisi kesehatan untuk melawan penyakit mematikan ini.

KESEHATAN | 12 Februari 2020

Begini Alur Pemeriksaan Virus Korona di Laboratorium Kemkes

Hingga Selasa, 10 Februari 2020 pukul 18.00 WIB, 62 spesimen negatif nCoV dan dua spesimen dalam proses pemeriksaan.

KESEHATAN | 12 Februari 2020

BKKBN Ungkap Dua Tantangan Turunkan Angka Kelahiran

Program Keluarga Berencana (KB) tidak lagi didukung oleh lingkungan yang strategis sejak otonomi daerah.

KESEHATAN | 11 Februari 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS