Kemkes: 104 Kasus Suspect Virus Korona Negatif Semua

Kemkes: 104 Kasus Suspect Virus Korona Negatif Semua
Ruangan isolasi infeksi khusus Kemuning di Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS),Bandung, Jawa Barat. (Foto: Antara)
Dina Manafe / FMB Senin, 17 Februari 2020 | 19:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) melaporkan kasus terduga atau suspect novel coronavirus atau Covid-19 (virus korona) sudah berjumlah 104 per hari ini. Dari spesimen yang sudah diperiksa Badan Litbangkes Kemkes seluruhnya dinyatakan negatif. Dengan demikian hingga saat ini Indonesia tidak memiliki kasus Covid-19 positif.

"Telah dikirim spesimen melalui Balitbangkes sebanyak 104. Spesimen berasal dari 39 rumah sakit di 19 provinsi. Kita bersyukur sampai hari ini seluruhnya negatif," kata Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemkes, Achmad Yurianto, di Kantor Watimpres, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Jumlah spesimen suspect ini dikirimkan dari 19 provinsi, seperti DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Yogyakarta, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan, Jambi, Papua Barat, Bengkulu, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku.

Selain di dalam negeri, Kemkes juga terus memperbarui kondisi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Di antaranya WNI yang ada di kapal pesiar Diamond Princess dari Jepang seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19. Namun mereka tetap harus dikarantina sesuai kebijakan otoritas Jepang. Saat ini yang komunikasi langsung dengan mereka dan otoritas Jepang adalah KBRI di Jepang. Sedangkan satu WNI yang di Singapura yang merupakan seorang penata rumah tangga juga sudah dalam kondisi stabil. Dia sejauh ini merupakan pasien suspect bukan konfirmasi. WNI tersebut terus dimonitor lewat KBRI di negara tersebut.

Yurianto mengatakan, jumlah kasus di Tiongkok sejak tanggal 5 Februari terus menurun. Sedangkan jumlah kasus konfirmasi di negara di luar Tiongkok terus meningkat. Singapura adalah negara di luar Tiongkok dengan kasus terbanyak yaitu 75 kasus konfirmasi, di mana 19 dilaporkan sudah pulih.



Sumber: BeritaSatu.com