Logo BeritaSatu

LIPI: Riset 8 Fitofarmaka untuk Obat Hipertensi dan Kanker

Kamis, 20 Februari 2020 | 09:46 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / RSAT

Bogor, Beritasatu.com - Indonesia menargetkan setelah tahun 2024 ada sekitar 8-10 jenis obat herbal dan fitofarmaka (obat herbal terstandar) baru yang berasal dari kekayaan alam Indonesia. Riset obat herbal dan fitofarmaka ini digarap konsorsium dalam rencana induk riset nasional (RIRN) tahun 2020-2024.

Saat ini sejumlah peluang kekayaan alam Indonesia yang digali punya potensi untuk pengobatan herbal dan fitofarmaka antara lain jahe merah, rosela merah, teripang, mengkudu, pegagan, seledri, dan minyak atsiri. Bahkan dari bahan kekayaan alam ini ada yang bisa dipakai sebagai bahan kosmetik.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko mengatakan, banyak dari kekayaan alam (biodiversitas) Indonesia yang punya peluang dijadikan obat herbal dan fitofarmaka. Namun sayangnya, masih sedikit yang diketahui manfaatnya.

"Memang untuk mengetahui senyawa aktif di dalam sumber kekayaan alam atau bahan baku obat itu butuh proses yang panjang," kata Tri Handoko di sela-sela seminar "Drug Discovery Development In Indonesia from Biodiversity to Medicine" di kawasan LIPI, Cibinong, Bogor, Rabu (19/2/2020).

Handoko memperkirakan, ada sekitar 32.000 spesies yang punya potensi sebagai bahan baku obat. Namun baru sekitar 700 spesies digunakan untuk jamu, 30 obat herbal dan hanya belasan yang menjadi fitofarmaka.

Untuk mempercepat penggalian potensi tersebut kata dia, LIPI mengandeng riset dalam dan luar negeri, akademisi hingga perusahaan. LIPI saat ini sudah punya infrastruktur berupa laboratorium yang bisa menunjang kolaborasi riset tersebut.

Sejalan dengan itu, LIPI juga menjadi satu dari sejumlah lembaga riset bersama universitas dan swasta terlibat dalam konsorsium obat herbal terstandar dan fitofarmaka dalam RIRN.

Dalam riset bahan baku obat lanjutnya, memang banyak kendala. Oleh karena itu kolaborasi dalam konsorsium diharapkan bisa memecahkan kendala itu. Pelibatan swasta atau perusahaan juga untuk memastikan pasar jika obat herbal dan fitofarmaka itu sudah berhasil ditemukan.

Kepala Kelompok Penelitian, Penemuan dan Pengembangan Obat LIPI Masteria Y Putra mengungkapkan, dari riset ini ada harapan banyak sumber daya keanekaragaman hayati Indonesia yang tergali. Dengan begitu bisa mensubtitusi bahan baku obat di dalam negeri yang 90% lebih bergantung impor.

Pelibatan LIPI dalam konsorsium ini juga karena LIPI sudah memiliki koleksi spesimen mikroba yang hidup atau telah diekstraksi untuk menemukan senyawa aktifnya.

Terkait riset bahan baku obat, saat ini LIPI sudah menemukan jahe merah dan rosela merah punya kandungan antihipertensi. Sedangkan teripang dari laut Indonesia punya kandungan senyawa antikanker.

"Teripang di laut Lombok kita coba teliti. Karena teripang ini sudah over fishing karena nelayan tidak tahu jenisnya," ungkap Masteria.

Dari riset awal yang dilakukan LIPI, teripang ini punya indikasi senyawa aktif yang bisa membunuh sel kanker. Proses uji in vitro (uji jaringan dan sel di laboratorium) sudah dilakukan. Di tahun 2020 akan masuk uji in vivo (eksperimen menggunakan organisme hidup).

Dari indikasinya memiliki senyawa aktif antikanker pankreas, usus, payudara dan paru-paru.

Ia menambahkan, suatu bahan baku obat ditetapkan menjadi fitofarmaka butuh waktu 4-5 tahun. Sedangkan untuk dijadikan obat butuh waktu lebih lama lagi mencapai 15 tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Solusi Dua Negara Israel dan Palestina Harus Terus Disuarakan

Solusi dua negara Israel dan Palestina dengan posisi yang setara harus terus disuarakan, demi terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

NEWS | 29 September 2022

PGRI Dorong Penuntasan Tunjangan Profesi bagi 1,6 Juta Guru

PGRI mendorong pemerintah melalui Kemendikbudristek guna menuntaskan 1,6 juta guru yang belum mendapatkan tunjangan profesi.

NEWS | 29 September 2022

Satgas Berupaya Evakuasi Terduga Teroris DPO MIT Poso

Personel kepolisian berusaha mengevakuasi jasad terduga teroris Askara alias Pak Guru yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur.

NEWS | 29 September 2022

Ibunda Brigadir J Harap Penegak Hukum Bekerja Jujur

Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak berharap penegak hukum bekerja dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya.

NEWS | 29 September 2022

Mbah Mijan Sebut Lesti Kejora dan Rizky Billar Jodoh Panjang, Warganet Bereaksi

"Lesti Kejora dan Rizky Billar berjodoh panjang, Mbah doakan yang terbaik," kata Mbah Mijan dalam akun Twitter pribadinya.

NEWS | 29 September 2022

HT Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Mi dan Bakso

Ketua UmumPerindo Hary Tanoesoedibjo (HT) dikukuhkan sebagai ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Mi dan Bakso (Apmiso) Nusantara.

NEWS | 29 September 2022

PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dikeluarkan dari RUU Sisdiknas

PB PGRI meminta pemerintah untuk mengeluarkan Undang-Undang Guru dan Dosen dari Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

NEWS | 29 September 2022

Pertemuan Airlangga dan Puan Akan Buka Peluang Koalisi PDIP-KIB

Pertemuan Airlangga-Puan akan membuka peluang koalisi PDIP dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

NEWS | 29 September 2022

Pakar Hukum Nilai Putri Candrawathi Seharusnya Ditahan

Pakar hukum pidana dari Unsoed, Prof Hibnu Nugroho menilai istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi seharusnya ditahan sebagai bentuk kesamaan di mata hukum.

NEWS | 29 September 2022

Satu Terduga Teroris Poso Berhasil Dilumpuhkan Satgas

Satgas Madago Raya berhasil melumpuhkan satu orang anggota terduga teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PLN Batam Tantang Tectona Bandung di 8 Besar Livoli

PLN Batam Tantang Tectona Bandung di 8 Besar Livoli

SPORT | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings