Negatif Virus Corona, 2 WNI di Diamond Princess Justru Tolak Dievakuasi

Negatif Virus Corona, 2 WNI di Diamond Princess Justru Tolak Dievakuasi
Kapal pesiar Diamond Princess dikarantina di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, karena kekhawatiran akan covid-19. ( Foto: AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 28 Februari 2020 | 20:41 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah akhirnya mengirim tim evakuasi 68 Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal Diamond Princess yang tengah dilanda wabah virus corona. Namun, ternyata masih ada 10 WNI yang tidak jadi dijemput oleh tim evakuasi kapal yang bersandar di Yokohama, Jepang. Sebanyak delapan di antaranya menjalani perawatan di Jepang.

Hal itu diungkapkan Menlu Retno Marsudirini saat menggelar acara pelepasan Tim Evakuasi Kapal Princess Diamond di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (28/2/2020).

"Jadi tim hanya akan menjemput 68 WNI yang merupakan penumpang dan kru kapal yang kini berada di Yokohama, Jepang. Sementara delapan WNI sendiri kini tengah dirawat di beberapa rumah sakit di Jepang karena dideteksi terpapar virus corona, dan kita tentunya berdoa agar mereka bisa kembali sehat dan bisa kembali ke Indonesia. Kita percaya RS di Jepang akan menanganinya dengan sebaik-baiknya," ungkap Retno.

Ditambahkan Retno, tim evakuasi juga tidak memulangkan dua WNI yang merupakan kru Diamond Princess karena mereka menolak.

"Sementara dua WNI kita yang merupakan kru Diamond Princess menyatakan tak ikut kembali ke Indonesia dan ingin tetap menjalankan tugas mereka di kapal tersebut. Mereka menolak ikut pulang bersama 68 WNI yang kita evakuasi meski kondisi mereka dinyatakan sehat dan tidak terpapar virus corona," tambahnya.

Meski 10 WNI tersebut tidak dievakuasi bersama yang lainnya, pemerintah akan tetap melakukan pemantauan kepada mereka.

"Pemerintah sendiri akan tetap melakukan pemantauan kepada mereka meski mereka gagal dipulangkan. Pemerintah Indonesia juga terus melakukan pemantauan kepada seluruh WNI kita yang berada di negara manapun terkait kasus penyebaran virus corona ini," tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri akhirnya mengirim 23 penjemput dan evakuasi kapal pesiar Diamond Princess yang kini tengah berada di Yokohama, Jepang. Tim yang terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, TNI, Perwakilan Kementerian Kesehatan dan kru Pesawat Garuda Indonesia ini akan bertolak ke Yokohama Jepang Jumat (28/2/2020) dan dijadwalkan akan kembali ke Indonesia pada Senin, (1/3/2020).



Sumber: BeritaSatu.com