68 WNI Diamond Princess Dikarantina dengan Sistem Klaster

68 WNI Diamond Princess Dikarantina dengan Sistem Klaster
Seorang pengendara sepeda melintas dengan latar belakang kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina karena penumpangnya terpapar virus korona atau Covid-19 di Yokohama, Jepang, 19 Februari 2020. ( Foto: AFP )
Chairul Fikri / WBP Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:20 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Korona telah menjadi wabah di sejumlah negara. Sebanyak 68 warga negara Indonesia (WNI) di Kapal Princess Diamond akan tiba di Indonesia pada Minggu (1/2/2020) tengah malam dan selanjutnya menjalani proses karantina selama 14 hari di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemkes) Achmad Yurianto menyatakan 68 WNI dari kapal Princess Diamond akan dikarantina dengan sistem kluster.

Baca Juga: Menlu Lepas Tim Evakuasi ABK Diamond Princess

"Maksudnya mereka akan ditanya apakah selama ini berinteraksi aktif dengan penumpang dan ABK yang terinfeksi virus korona atau tidak, kalau pernah mereka akan dikumpulkan lalu dipisahkan serta dibedakan kamarnya dengan yang tidak berinteraksi dengan yang terinfeksi," tegas Achmad Yurianto usai pelepasan Tim Evakuasi Kapal Princess Diamond di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Jumat (27/2/2020).

Baca Juga: Pemeriksaan Spesimen Selesai, 188 ABK World Dream Negatif Korona

Menlu, Retno Marsudirini mengatakan tim penjemput dan evakuasi 68 WNI di Kapal Princess Diamond telah berangkat ke Yokohama, Jepang pada Jumat (28/2/2020) sore. "Setelah sampai ke Indonesia, mereka akan kembali menjalani proses pemeriksaan kesehatan sesuai standar WHO seperti 188 WNI yang kita evakuasi dari kapal pesiar World Dream," ungkap Menlu.



Sumber: BeritaSatu.com