Generali Indonesia Luncurkan Fitur Mengenali Stres dan Pola Tidur

Generali Indonesia Luncurkan Fitur Mengenali Stres dan Pola Tidur
Edy Tuhirman, CEO PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia. (Sumber: Investor Daily/EMRAL)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 4 Maret 2020 | 15:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meluncurkan fitur Sleep and Stress, yang akan membantu nasabah mengenali profil tidur, tingkat ketahanan & toleransi terhadap stres serta potensi gangguan tidur sesuai dengan DNA masing-masing.

Layanan ini merupakan fitur terbaru dari Generali DNA Journal yang juga mampu memberikan analisa variasi genetik terhadap kebutuhan nutrisi, sensitivitas pada kandungan makanan serta hal-hal umum lainnya yang menyangkut stamina dan kesehatan tubuh.

Melalui hasil analisa DNA Journal ‘Sleep and Stress’, nasabah bisa mengatur respon diri untuk mengantisipasi situasi dengan tekanan tinggi (pressure), sehingga stres bisa lebih terkendali dengan baik tanpa mengurangi kualitas kerja. Di sisi lain, hasil analisa ini bisa membantu nasabah mengetahui kebutuhan tidur yang berkualitas, dampak kafein pada tidur serta mengidentifikasi kronotipe atau ‘jam internal’ kapan waktu paling mengantuk dan kapan saat paling berenergi, yang pada akhirnya mampu mengoptimalkan produktivitas. Keseluruhan analisa ini bisa didapatkan hanya dengan memberikan sampel air liur.

“Kehadiran fitur terbaru DNA Journal ‘Sleep and Stress’ semakin melengkapi layanan kami untuk nasabah agar hidup lebih sehat dan bahagia. Stres terkadang tidak disadari dan kita juga kurang memperhatikan kualitas tidur, padahal kedua hal ini bisa memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Dari hasil analisa fitur terbaru ini, nasabah bisa mendapatkan ragam informasi baru tentang keunikan genetik mereka dan membantu mereka memiliki lifestyle dan behavior baru yang cocok dengan karakteristik DNA. Inilah yang menjadi perhatian kami untuk membantu nasabah lebih mengenal diri mereka dan mengurangi resiko sakit,” kata CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman dalam keterangannya hari ini, Rabu (4/3/2020).

Asupan makanan, olahraga, serta tidur dan stres merupakan hal yang saling mempengaruhi satu sama lain untuk menjaga tubuh tetap sehat. Tidak hanya stres yang membuat seseorang sulit tidur, namun asupan makanan yang tidak sehat juga bisa menjadi penyebabnya; sebaliknya kurang tidur mampu meningkatkan stres dan mendorong seseorang makan makanan yang tidak sehat. Selain itu, kurang tidur menyebabkan tubuh tidak bisa beristirahat dan memperbaiki diri yang nantinya akan mengganggu program diet dan pola olahraga. Tidur yang cukup akan membantu metabolisme tubuh dalam mencerna nutrisi dan memaksimalkan kualitas olahraga, begitu pula sebaliknya, semakin baik asupan makanan dan olahraga maka pola tidur juga akan lebih teratur.

Di sisi lain, penelitian menyatakan bahwa pola tidur dan stres berlebihan mampu meningkatkan risiko untuk mengidap penyakit kanker, kardiovaskular, gastrointestinal, dan diabetes. Selain sakit secara fisik, stres yang tidak terkelola juga mampu menyebabkan keletihan mental dan gangguan secara psikologi seperti mudah tersinggung, kehilangan nafsu makan serta libido, dan bahkan stres berlebihan bisa merusak otak seperti berkurangnya ingatan dan menyusutnya volume otak.

Latar belakang inilah yang mendorong Generali menghadirkan rangkaian fitur DNA Journal, yang akan mengidentifikasi karakteristik nasabah melalui 3 DNA Report :

· Nutrigenomic : infomasi genetik mengenai kebutuhan nutrisi serta sensitivitas tehadap karbohidrat, kafein, laktosa, dan vitamin, sehingga nasabah bisa menyesuaikan asupan makanan dan tipe diet yang sesuai.

· Fitness : analisa genetik yang menyangkut kebugaran dan pola latihan, seperti identifikasi kekuatan dan ketahanan tubuh dalam olahraga, risiko cedera, dan durasi recovery setelah berolah raga.

· Sleep & Stress : DNA report yang akan membantu mengoptimalkan kualitas tidur dan mengetahui ketahanan terhadap stress.

Rangkaian Generali DNA Journal juga akan memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan konsultasi gratis dengan para ahli, baik dokter, nutritionist, atau fitness coach, yang akan membantu menginterpretasikan hasil analisa dan mendiskusikan alternatif solusi terbaik untuk hidup yang lebih sehat. Laporan hasil analisis DNA ini akan dikirimkan dalam bentuk jurnal kesehatan digital yang bersifat personal dan rahasia.



Sumber: BeritaSatu.com