Siloam Hospitals Terapkan Langkah Pencegahan Penyebaran Corona

Siloam Hospitals Terapkan Langkah Pencegahan Penyebaran Corona
Ilustrasi deteksi virus korona. (Foto: Antara)
Indah Handayani / FER Jumat, 6 Maret 2020 | 18:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Selama beberapa bulan, dunia internasional diguncang oleh novel corona virus atau covid-19 yang telah menular ke lebih dari 95.000 orang di berbagai negara.

Dengan respons cepat dan tanggap oleh pihak pemerintah dan Kementerian Kesehatan (Kemkes), proses skrining telah terkoordinasi di seluruh rumah sakit (RS) di Indonesia. Dengan adanya konfirmasi 2 kasus positif di Indonesia, kewaspadaan dan upaya pencegahan perlu ditingkatkan untuk memperlambat penyebaran virus corona di Indonesia.

"Berbagai upaya telah dilakukan oleh negara-negara lain dalam mengendalikan penyebaran virus corona. Berdasarkan pembelajaran tersebut, Siloam Hospitals Group telah menerapkan beberapa best practice demi keamanan pasien, pengunjung, tenaga medis, dan komunitas sekitar," ungkap manajemen Siloam Hospitals dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (6/3/2020).

Namun demikian, upaya pengendalian penyebaran covid-19 haruslah dilakukan oleh seluruh masyarakat dan dimulai oleh setiap individu.

Siloam Hospitals memberikan beberapa panduan yang telah diterapkan di setiap rumah sakit dan juga membagikan langkah-langkah yang perlu menjadi perhatian dan prioritas bersama.

Pencegahan di Lingkungan Rumah Sakit

1. Limitasi akses masuk

Akses masuk rumah sakit hanya melalui pintu masuk yang ditentukan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

2. Limitasi jumlah pengunjung

a. Setiap pasien hanya boleh didampingi oleh satu orang.

b. Himbauan untuk membatasi kunjungan ke pasien, termasuk kunjungan rohani.

3. Skrining kondisi pasien sebelum pasien memasuki rumah sakit.

a. Pengukuran suhu tubuh.

b. Pengisian formulir pernyataan kesehatan oleh pasien.

c. Pemeriksaan lebih lanjut di tempat terpisah bagi pasien dalam pemantauan, dalam pengawasan, dan suspect COVID-19.

4. Isolasi

Pasien dengan kriteria pemantauan dan pengawasan ditempatkan di ruangan isolasi sesuai standar WHO.

5. Rujukan untuk uji konfirmasi.

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemkes), pasien suspect akan dirujuk ke rumah sakit yang ditetapkan oleh pemerintah.

Pencegahan di Lingkungan Umum

1. Cuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Hindari menyentuh obyek di area publik (misalnya gagang pintu, rel tangga/eskalator, tombol lift). Penularan virus adalah melalui droplet yang tertinggal di permukaan benda mati yang kita sentuh.

2. Bila sakit, lakukan isolasi diri dengan berdiam di rumah dan membatasi interaksi dengan orang lain.

3. Bekerja sama dengan petugas kesehatan untuk proses skrining yang dilakukan oleh pihak yang berwenang di mana pun berada (misalnya, di rumah sakit, bandara, sekolah, dan lain-lain).

4. Tidak bersalaman/berjabat tangan.

5. Hindari keramaian dan pertemuan dengan banyak orang (misalnya rapat besar, konferensi, dan lain-lain).

6. Jangan panik dan jangan mudah terpancing dengan berita yang tidak bertanggung jawab.



Sumber: BeritaSatu.com