Ini Saran Ahli Gizi untuk Menangkal Virus Corona
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Saran Ahli Gizi untuk Menangkal Virus Corona

Kamis, 26 Maret 2020 | 13:23 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat perlu menerapkan pola hidup sehat dengan gizi seimbang agar bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sebab, dengan daya tahan tubuh yang prima, seseorang tidak akan mudah terinfeksi Covid-19.

“Ini pola hidup sehat. Dasar pemikirannya adalah keseimbangan antara asupan dan kebutuhan Gizi. Saat bicara gizi seimbang, kita perlu mengetahui empat pilar yang mendasarinya,” ujar ahli gizi dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Louisa A Langi kepada SP di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan, empat pilar gizi seimbang itu, pertama, mengkonsumsi aneka ragam pangan. Lalu, kedua, menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Ketiga, melakukan aktivitas fisik dan berolah raga. Kemudian, keempat, mempertahankan dan memantau berat badan yang normal.

Pilar pertama, mengkonsumsi aneka ragam pangan, alasannya karena tidak ada satu jenis pun pangan yang memiliki kandungan gizi komplet kecuali ASI yang dibutuhkan oleh bayi pada usia lahir sampai enam bulan.

Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, memiliki kekayaan pangan sebagai sumber daya alam yang di karuniai Tuhan. Apa saja yang dibutuhkan tubuh, tergambar seperti tumpeng, yang tersusun rapi empat lapis yang mengerucut ke atas.

Lapis pertama adalah makanan pokok, sebagai sumber tenaga, bisa memilih salah satu misalnya nasi, atau jagung, singkong, talas kentang, yang mengandung karbohidrat.

Lapis kedua, yang lebih kecil diameternya terbagi dua, sebagian berisi sayuran dan sebagian berisi buah-buahan. Khusus pada lapisan ini, zat gizinya mengandung vitamin dan mineral oleh WHO disarankan untuk mengkonsumsi paling tidak lima jenis setiap hari.

Misalnya, makanan tradisional Indonesia gado-gado, pecel, bubur Manado, bubur bose, atau gabungan buah-buahan misalnya rujak dll.

Sayuran dan buah-buahan yang mengandung zat anti oksidan sangat dibutuhkan manusia untuk meningkatkan sistim kekebalan tubuh terhadap serangan virus, contoh vitamin merupakan anti oksidan adalah vitamin A dan E. Vitamin2 inilah yang menangkap radikal bebas yang merusak sel2 dalam tubuh hingga menimbulkan penyakit, terutama penyakit kronis, misalnya kanker, stroke dan penyakit jantung.

Selain itu, manfaat mengosumsi makanan yang mengandung vitamin E juga berkaitan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh.

Contohnya buah yang banyak mengandung vitamin C adalah jambu biji. Jambu biji mengandung vitamin C paling tinggi. Lalu pepaya. Setengah buah pepaya mengandung kurang lebih 94 mg vitamin C. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kandungan vitamin C dalam buah jeruk, kiwi, stroberi, nanas, dan mangga.

Contoh sayuran/buah yang mengandung vitamin E seperti bayam. Bayam merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin. Bayam mengandung sekitar 41,4 mg vitamin E, Selain vitamin E, bayam juga mengandung zat antioksi lain yaitu flavonoid dan karotenoid yang berfungsi menangkal radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh.

Kemudian, paprika menyumbang sekitar 10 persen dari jumlah total kebutuhan vitamin E harian. Tak hanya itu, kandungan beta karoten dan zeaxantin menjadikan paprika juga berfungsi menjaga kesehatan jantung.

Lalu, alpukat yang kaya akan kandungan vitamin E yakni sebesar 21 persen dari total kandungan nutrisi di dalamnya. Ini menjadikan alpukat memiliki banyak manfaat bagi tubuh, seperti menjaga kesehatan tulang dan kulit.

Alpukat juga diperkaya oleh zat antiinflamasi pitosterol (beta sitosterol, stigmasterol), dan zat antioksidan karotenoid. Kandungan asam lemak omega-3 pada alpukat juga menjadikan buah ini baik untuk jantung.

Kemudian, tomat. Manfaat tomat dengan vitamin E-nya tersebut antara lain untuk menjaga kesehatan kulit, hingga mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. Tomat juga dinilai efektif dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah terjadinya penggumpalan darah. Sementara itu, tomat juga berperan sebagai fitonutrisi dan antioksidan yang mampu menangkal serangan radikal bebas.

Selain itu ada biji bunga matahari atau biasa dikonsumsi sebagai kuaci. Ini merupakan sumber vitamin E yang baik bagi tubuh. Bahkan, setengah gelas biji bunga matahari sanggup menyumbang 82 persen dari angka total kebutuhan vitamin E harian.

Dikatakan, mengonsumsi biji bunga matahari atau kuaci juga bisa menangkal radikal bebas, menjaga kesehatan jantung, dan mencegah penyakit radang sendi (arthritis).

Lalu ada kacang almond. Jenis kacang yang sering dijadikan komposisi tambahan pada cokelat maupun kue ini ternyata juga menyimpan manfaat vitamin E. Satu gelas kacang almond mengandung sekitar 26,2 mg vitamin E. Kacang almond memiliki banyak manfaat mulai dari mencegah penuaan dini, mengatur kadar kolesterol, hingga melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

Kiwi, buah yang memiliki rasa asam ini identik dengan kandungan vitamin C. Kendati begitu, Anda juga masih bisa mendapatkan manfaat vitamin E dengan mengonsumsi kiwi. Ya, sebuah kiwi menyimpan sekitar 1 mg vitamin E yang bermanfat untuk kulit agar awet muda, juga meningkatkan sistem imun tubuh.

Tak hanya vitamin C dan E, kiwi juga diperkaya dengan sejumlah zat bergizi lainnya seperti kalium, magnesium, dan kalsium.
Lalu ada brokoli. Jenis sayuran satu ini mengandung banyak sekali vitamin dan zat bergizi, tak terkecuali vitamin E.

Kandungan vitamin E pada brokoli sanggup mencukupi 15 persen dari total kebutuhan vitamin E harian.
Manfaat brokoli bagi kesehatan mencakup detoksifikasi, dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang berpotensi menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti jantung.

Selain itu ada minyak zaitun yang mengandung sejumlah vitamin, salah satunya vitamin E. Kandungan vitamin E pada minyak zaitun mencapai 18 persen dari total kandungan nutrisi yang ada di dalam minyak yang berasal dari buah zaitun ini. Minyak zaitun berkhasiat untuk menangkal stres oksidatif yang menjadi awal timbulnya sel kanker.

Wortel yang identik dengan vitamin A ini ternyata merupakan salah satu makanan yang mengandung vitamin E. Satu buah wortel mengandung 5,6 persen vitamin E di dalamnya. Wortel juga diperkaya dengan serat alami sehingga baik untuk pencernaan. Selain itu, kandungan beta karoten pada wortel membantu tubuh untuk memerangi kanker, penyempitan pembuluh darah, dan mencegah penyakit jantung.

Lalu labu yang efektif dalam membantu tubuh menjaga oksidasi darah, menurunkan kadar LDL, dan memperlancar sistem pencernaan oleh karena labu juga kaya akan serat.

Lapisan yang lebih atas berisi protein, baik hewani maupun nabati. Protein hewani terdiri atas ikan, daging ayam, daging sapi dan lainnya, serta protein nabati terdiri atas kacang-kacangan, juga olahan kacang kedelai seperti tempe dan tahu.

Beberapa protein yang mengandung vitamin E seperti, ikan salmon yang memiliki kandungan vitamin E sangat tinggi. Konsumsi 3 ons ikan salmon sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin E harian bagi tubuh.

Ikan salmon juga diperkaya zat antikoksidan yang berfungsi untuk mengurangi stres oksidatif yang memicu pertumbuhan sel kanker, juga meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL) yang menjadi cikal bakal penyakit jantung.

Lalu udang yang mengandung vitamin E. Udang mampu memenuhi 18 persen kebutuhan vitamin E harian. “Mengonsumsi udang secara rutin dapat membuat Anda merasakan berbagai manfaat vitamin E, seperti merawat kesehatan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memperlancar peredaran darah,” tutur Louisa.

Selain itu, udang juga memiliki zat antioksidan karotenoid yang bertugas untuk menangkal radikal bebas sehingga tubuh bebas dari kerusakan sel.

Kemudian ada telur ayam, selain protein kandungan vitamin E pada telur ayam mencapai 1,03 mg atau 7 persen dari total kandungan zat gizi yang dimiliki.

Selain itu, tahu yang sudah jadi makanan sehari hari masyarakat Indonesia. Makanan yang terbuat dari kacang kedelai ini mengandung vitamin E, 5,3 persen untuk setiap 100 gram-nya.

“Mengonsumsi tahu secara rutin akan memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh Anda, seperti menangkal radikal bebas dan merawat kesehatan kulit,” ujar dia.

Lapis teratas berupa kerucut kecil berisi gula, garam, dan minyak. Dengan takaran per harinya, gula terdiri atas 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, minyak sebanyak 5 sendok makan.

Lousia juga memberi petunjuk praktis berapa kita harus makan dalam sehari. Ada petunjuk praktis tentang isi piringku. Sebagian isi piring kita berisi sayuran dan buah (2/6 makanan sayur, 1/6 buah), sebagian makanan pokok dan lauk pauk (2/6 makanan pokok, 1/6 lauk pauk)

Hidup Sehat
Ia menambahkan, pilar kedua adalah membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Harus mencuci tangan sebelum makan. Hal ini menjelaskan bahwa adanya hubungan timbal balik antara infeksi dan status gizi.

Status gizi yang baik bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang tinggi menyebabkan tidak mudah terinfeksi virus maupun bakteri.

Kemudian, pilar ketiga adalah melakukan aktivitas fisik yang teratur. “Dengan melakukan aktivitas fisik teratur, misalnya olahraga senam, jalan kaki, bersepeda dan lainnya selama 30 menit. Sebaiknya dipanas pagi hari, ini juga untuk mematikan virus Covid-19 yang mati pada sinar matahari,” tutur dia.

Ia menambahkan, tujuan aktivitas fisik ini untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh. Bila metabolisme berjalan baik, maka daya tahan tubuh juga baik.

Lalu, pilar keempat adalah mempertahankan dan memantau berat badan ideal atau normal.

Sebaiknya memiliki timbangan untuk memantau BB normal. Hal ini merupakan salah satu indikator, bila berat badan normal, maka telah terjadi keseimbangan zat gizi dalam tubuh. Keseimbangan yang baik juga meningkatkan daya tahan tubuh yang baik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Puan Dukung Cuti Cuti Bersama Natal Dihapus untuk Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

Puan mengatakan, gelombang kedua Covid-19 pascalibur Lebaran 2021 yang lalu harus menjadi pelajaran penting buat semua.

KESEHATAN | 27 Oktober 2021


Menkominfo: Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19

Menteri Komunikasi dan Informatika(Menkominfo) Johnny G Plate mengingatkan kepala daerah supaya waspada kenaikan kasus Covid-19

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Peningkatan Penumpang Pesawat Jadi Pertimbangan Kebijakan Tes PCR

Peningkatan jumlah penumpang penerbangan menjadi dasar pertimbangan pemerintah menetapkan tes PCR sebagai syarat perjalanan

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Kemenkes: Laboratorium Langgar Harga Tes PCR, Dicabut Izin Operasionalnya

Apabila laboratorium masih tidak mengikuti aturan yang ditetapkan maka sanksi terakhir adalah penutupan laboratorium dan pencabutan izin operasional

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Kebut Vaksinasi Luar Jawa-Bali, Peran Swasta Dibutuhkan

Percepatan vaksinasi Covid-19 di luar Jawa dan Bali membutuhkan dukungan pelaku usaha.

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Update Covid-19: Hari Ini 29 Pasien Meninggal

Data yang dilansir Kemenkes, Rabu (27/10/2021) pukul 12.00 WIB, ada 29 pasien yang meninggal karena Covid-19

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Kemenkes Tetapkan Harga Tes PCR Rp 275.000-Rp 300.000

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan harga swab tes PCR Rp 275.000 untuk Jawa-Bali dan Rp 300.000 untuk luar Jawa-Bali.

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Bappenas Dorong Keterlibatan Kaum Muda dalam Upaya Perbaikan Gizi

Bappenas mengingatkan pentingnya keterlibatan kaum muda dalam upaya perbaikan gizi untuk mempercepat progam penurunan stunting.

KESEHATAN | 27 Oktober 2021

Sulit Tidur Nyenyak di Masa Pandemi? Ini Solusinya

Tidur berkualitas menjadi sarana paling tepat untuk menjaga imun tubuh di masa pandemi covid-19.

KESEHATAN | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Elon Musk


# Putri Mako


# Kapolres Nunukan



TERKINI
Peritel Alat Rumah Tangga MR.DIY Hadirkan Toko Ke-300 di Medan

Peritel Alat Rumah Tangga MR.DIY Hadirkan Toko Ke-300 di Medan

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings