Apotek Digital Ini Jadi Solusi Pasien Penyakit Kronis di Tengah Covid 19

Apotek Digital Ini Jadi Solusi Pasien Penyakit Kronis di Tengah Covid 19
Aplikasi apotek digital Lifepack menjadi solusi para penderita penyakit kronis untuk tetap mendapatkan obat tanpa mengantre di apotek. (Foto: ist / ist)
Mardiana Makmun / MAR Kamis, 26 Maret 2020 | 14:00 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com – Pembatasan keluar rumah (sosial distancing) dan jaga jarak 1 meter (phisical distancing) cukup efektif untuk mencegah penyebaran virus corona baru (Covid). Namun hal ini sedikit menyulitkan bagi penderita penyakit kronis untuk berobat rutin ke dokter spesialis dan mendapatkan obat.

Sementara itu, bila tetap memaksa pergi, risiko tertular virus ini sangat tinggi. Apalagi bila penderita penyakit kronis juga terinfeksi Covid 19, peluang untuk sembuh sangat kecil, bahkan bisa mempercepat kematian.

Permasalahan ini mendasari PT Indopasifik Teknologi Medika Indonesia (ITMI) memperkenalkan Lifepack. Lifepack adalah sebuah apotek digital yang menawarkan layanan lengkap dan didukung oleh tim dokter dan apoteker yang berpengalaman. Dengan Lifepack, pasien tidak perlu mengantre membeli obat atau kehabisan obat. Sebelumnya, pada 2019, ITMI meluncurkan Jovee, sebuah aplikasi penyedia suplemen kesehatan yang dibuat sesuai pola hidup pelanggannya.

“Fokus Lifepack adalah membantu pasien agar lebih mudah untuk mendapatkan obat. Tidak perlu pergi mengantre di apotek, apalagi sampai kehabisan obat,” menurut Natali Ardianto, CEO Lifepack dalam keterangan pers.

Natali menjelaskan, aplikasi Lifepack mengimplementasi good pharmacy practice dalam memberikan pelayanan kefarmasian. Menggunakan kemasan khusus agar pasien penderita penyakit kronis lebih praktis untuk mengkonsumsi obat sesuai dengan jadwal. Pengguna Lifepack tidak perlu repot mengatur obat mana dan apa saja yang harus diminum. Lifepack akan membantu mengatur obat sesuai resep dan iter otomatis.

Manfaat yang bisa didapat oleh pasien pengguna Lifepack antara lain: bagi pasien yang tidak memiliki resep, Lifepack akan membantu melalui adanya fitur konsultasi dengan dokter secara online. Lifepack juga fokus kepada penyediaan obat secara langsung dan cepat, pengguna akan mendapatkan obat dalam waktu maksimal 4 jam pengantaran. Penyediaan obat difokuskan kepada penyakit kronis seperti diabetes, jantung, hipertensi, dan stroke.

“Kami harap, dengan adanya Lifepack, kebutuhan obat bagi para orangtua penderita penyakit kronis dapat terpenuhi. Orangtua yang wajib mengkonsumsi obat secara rutin setiap hari tidak perlu kesusahan mengatur obat,” tambah Natali.

Yang membedakan Lifepack dengan aplikasi digital kesehatan lainnya adalah dengan Lifepack, pengguna dapat berlangganan obat untuk penyakit kronis sesuai resep dokter. Selain itu, pengguna akan mendapat reminder untuk minum obat. Aplikasi Lifepack juga akan mencatat riwayat medis dan minum obat.

Lifepack menjamin keaslian obat kepada pasiennya, karena obat berasal dari distributor langsung tanpa melibatkan pihak ketiga. Pasien juga tidak perlu khawatir privasi mereka, karena paket yang diberikan tersegel dengan pengemasan khusus. Selain itu dokter yang terdaftar di Lifepack adalah dokter yang memiliki Surat Izin Praktek (SIP) dan tergabung di Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Saat ini, Lifepack sudah dapat menjangkau masyarakat di wilayah Jakarta dan Tangerang. Layanan Lifepack tidak berbayar. Anda hanya perlu membayar obat saja, tanpa tambahan biaya ongkos kirim. Aplikasi Lifepack tersedia di Playstore atau Appstore. Lifepack juga dapat diakses melalui website resmi www.lifepack.id.



Sumber: BeritaSatu.com